Breaking News
light_mode
Trending Tags

Event Organizer Festival Tao Toba Joujou 2026 Larang Wartawan Samosir Untuk Dokumentasi di Panggung

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 132
  • print Cetak

Event Organizer Festival Tao Toba Joujou 2026 Larang Wartawan Samosir Untuk Dokumentasi di Panggung

 

Pangururan, RI – Festival Tao Toba Joujou 2026 diadakan Tanggal 6 – 8 Agustus 2026 kemarin, yang merupakan kolaborasi Bank Indonesia Sibolga bersama EKRAF dan Pemerintah Kabupaten Samosir di Waterfront City Segmen V Pangururan, Kabupaten Samosir berlangsung meriah.

Namun sangat disayangkan, EO (Event Organizer) dari Festival Tao Toba Joujou 2026 melarang wartawan Samosir untuk photo dokumentasi di panggung.

Peristiwa ini dialami oleh Samsir Apranto Sitanggang, wartawan dari Deliksumut.com, yang bertugas di Kabupaten Samosir, ketika untuk poto dokumentasi kegiatan festival di panggung yang berlangsung pada hari Sabtu sore (8/08/2026) sekitar pukul 15. 16 WIB, dilarang salah satu kru dari EO (Event Organizer) tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, beberapa wartawan yang bertugas di Samosir yang berada di lokasi Festival Tao Toba Joujou 2026 ingin mengklarifikasi dan menjelaskan ke Dinas Kominfo Samosir , Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, Humas Bank Indonesia Sibolga dan pihak dari EO selaku panitia penyelenggara yang terkait tentang mekanisme akses media dalam kegiatan tersebut.

Ketua SMSI Kabupaten Samosir, Tetty Marlina Naibaho menyampaikan, jika terdapat pembatasan akses terhadap area tertentu, termasuk panggung, aturan tersebut seharusnya disampaikan sejak awal atau konferensi pers sebelum festival berlangsung kepada seluruh wartawan yang melakukan peliputan.

“Kalau memang ada ketentuan media harus terdaftar atau menggunakan badge, seharusnya mekanisme itu disampaikan secara terbuka dari sejak awal kepada seluruh wartawan yang datang meliput,” ungkap Tetty.

Dia menambahkan, pembatasan akses dapat dipahami apabila berkaitan dengan keamanan atau keterbatasan kapasitas lokasi. Namun, aturan tersebut harus jelas dan diberlakukan secara adil kepada seluruh media.

“Jika memang demi keamanan atau keterbatasan kapasitas panggung, tentu bisa dipahami. Tetapi harus ada aturan yang jelas dan diberlakukan secara adil kepada seluruh media,” ucapnya.

Sekitar pukul 16.46 WIB, beberapa wartawan mendampingi Samsir Sitanggang mendatangi kru dari event organizer ke lokasi festival yang melarang Samsir Sitanggang untuk poto dokumentasi pada saat kegiatan berlangsung untuk mempertanyakan kejadian tersebut.

Samsir Sitanggang mempertanyakan kepada kru yang melarang tersebut, atas dasar apa larangan tidak boleh untuk poto dokumentasi untuk dirinya di panggung festival.

Menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Samsir Sitanggang dan wartawan yang lain yang berada di lokasi, Irawan Tanjung mewakili dari EO (Event Organizer) Action menjawab, yang diperbolehkan mengambil dokumentasi dari atas panggung harus berasal dari media yang telah terdaftar dan menggunakan badge dari panitia.

“Yang meliput kegiatan harus resmi dan pakai badge dari panitia,” ujar Irawan.
Samsir kemudian mempertanyakan alasan pembatasan tersebut, karena pada waktu bersamaan terdapat sejumlah orang yang diperbolehkan berada di atas panggung untuk mengambil dokumentasi.

Irawan Tanjung juga menjelaskan bahwa pihak yang mendapat akses merupakan media yang telah masuk dalam daftar koordinasi panitia.

“Karena mereka sudah terdaftar di panitia,” ujarnya.

Malam harinya setelah selesainya festival sesuai yang dijanjikan Irawan Tanjung sekitar pukul 23.30 WIB, beberapa wartawan meminta klarifikasi kepada Rani Eranica Sembiring selaku humas kegiatan dari Bank Indonesia Sibolga, Irawan Tanjung mewakili dari Event Organizer Action serta Kepala bidang Togarma Naibaho mewakili dari Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.

Togarma Naibaho berkata, bahwa wartawan memang tidak diperbolehkan naik ke atas panggung karena demi keamanan dan keselamatan.
“Bahkan dari kominfo juga tidak diperbolehkan naik ke panggung untuk dokumentasi, karena sudah memang begitu peraturan dari Event Organizer Action tersebut”, pungkasnya.

Rani Eranica Sembiring juga menambahkan, dari humas juga tidak diperbolehkan naik ke atas panggung untuk poto dokumentasi selama festival berlangsung karena itu memang peraturan dari EO.

Dian Sinaga wartawan dari Mistar id. sangat menyayangkan sikap dan profesionalisme humas Bank Indonesia dan Event Organizer Action tersebut
Dia bertanya kepada Rani Eranica Sembiring dan Irawan Tanjung, kenapa tidak ada dibuat tulisan maupun spanduk yang yang melarang bahwa wartawan tidak bisa naik ke atas panggung untuk poto dokumentasi selama acara berlangsung.

“Seperti di SPBU, dituliskan dilarang merokok, maka semua pengendara bermotor maupun yang lainnya yang memasuki area SPBU tidak ada yang merokok. Begitu juga seperti ini, sebelum festival berlangsung, kenapa tidak ada tulisan seperti itu”, jelasnya.

Irawan Tanjung juga menjawab dan berkata, memang sudah seperti itu peraturannya.

Dian Sinaga lanjut bertanya, peraturan dari mana dasar kalian ?
“Peraturan dari kantor kami sendiri”, jawab Irawan.

Mendengar jawaban dari Humas Bank Indonesia Sibolga Rani Eranica Sembiring dan Irawan Tanjung yang merupakan perwakilan EO (Event Organizer) Action tersebut, beberapa wartawan yang berada di lokasi sangat menyayangkan tindakan dan kecewa atas profesionalisme kerja dari Humas Bank Indonesia dan Event Organizer Action pada saat Festival Tao Toba Joujou 2026 tersebut yang melarang wartawan naik ke panggung untuk poto dokumentasi.
(Jackson Pandiangan)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Meninjau Banjir Di Perak Jombang

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Meninjau Banjir Di Perak Jombang

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 274
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Hari ini, Sabtu (6/2/2021), Gubernur jawa timur Khofifah bersama Bupati Jombang Munjidah Wahab serta BBWS Brantas dan Jasa Tirta turun langsung meninjau kawasan banjir di Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Khofifah turun mengecek jalanan utama Kecamatan Bandar Kedungmulyo yang lumpuh karena terendam banjir sekitar 40 sentimeter. Meski diguyur hujan, Khofifah tetap turun mengecek banjir […]

  • Warga Desa Jadung Keluhkan Realisasi BSPS 2024 di Duga Menyimpang dari Juknis

    Warga Desa Jadung Keluhkan Realisasi BSPS 2024 di Duga Menyimpang dari Juknis

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI – Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2024 di Desa Jadung Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep menuai sorotan sejumlah warga penerima bantuan mengaku hanya menerima sebagian material bangunan dan uang tunai yang nilainya diduga tidak sesuai dengan ketentuan dalam petunjuk Teknik (juknis) Kementerian pekerjaan umum dan perumahan Rakyat (PUTR).Temuan ini di ungkap setelah […]

  • Fasum Tidak Dibangun, Pengembang Perum Eshan Hanan Residence Disinyalir Ingkar Janji

    Fasum Tidak Dibangun, Pengembang Perum Eshan Hanan Residence Disinyalir Ingkar Janji

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 469
    • 0Komentar

    BATANG – RI, Warga perumahan Eshan Hanan Residence yang berlokasi di Desa Cempoko Kuning, Kecamatan Batang Kabupaten Batang, Jateng mengeluhkan tidak dibangunnya Fasilitas Umum (Fasum) oleh pihak pengembang perumahan tersebut. Keluhan tersebut disampaikan oleh puluhan warga yang membeli perumahan bersubsidi tersebut, Senin (13/06/2022). “Keluhan kami sebagai warga, yang pertama agar Fasilitas umum seperti Mushola segera […]

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan ada enam Tersangka tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Keenamnya yakni AHL (Dirut PT LIB), AH (Ketua Panitia Pertandingan), SS (Security Officer), Wahyu SS, (Kabag Ops Polres Malang), H (Brimob Polda Jatim), dan PSA, (Kasatsamapta Polres). “Berdasarkan gelar dan alat bukti permulaan yang cukup maka ditetapkan saat […]

  • Kegiatan Penguatan Kapasitas Kewilayahan Kota Palu

    Kegiatan Penguatan Kapasitas Kewilayahan Kota Palu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    PALU,RI- Pemerintah Kota Palu kembali melaksanakan kegiatan penguatan kapasitas kewilayahan yang berlangsung pada Selasa (10/03/2026) di Kantor Kecamatan Palu Timur. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh unsur kelurahan se-Kecamatan Palu Timur sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman, koordinasi, serta kinerja aparatur kewilayahan dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut Staf Ahli Wali […]

  • Dalam Aniversarynya Ke 21 Lembaga Swadaya Masyarakat GMBI Pasuruan Raya Dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan

    Dalam Aniversarynya Ke 21 Lembaga Swadaya Masyarakat GMBI Pasuruan Raya Dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 400
    • 0Komentar

    PASURUAN, RI – Menginjak usia 21 Tahun, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) menggelar anniversary, anniversary tersebut digelar di Joglo Kejayan, Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan, Sabtu (18/03/2023). Peringatan anniversary saat ini sangat meriah dan berkesan, pasalnya hiasan karangan bunga dengan bertuliskan ucapan anniversary ke-21 LSM GMBI tampak memadati tempat acara. Salah satu […]

expand_less