Dilantik, KONI Kabupaten Probolinggo Target 15 Besar Porprov Jatim
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 36 menit yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 resmi dilantik. Di bawah kepemimpinan Reno Handoyo, KONI Kabupaten Probolinggo mendapat target untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah hingga mampu menembus 15 besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Kamis (1/10/2026). Pengurus KONI Kabupaten Probolinggo dilantik langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur Muhammad Nabil.
Reno Handoyo sebelumnya telah ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar pada 1 Agustus 2026.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menghadiri pelantikan pengurus KONI Kabupaten Probolinggo. (Foto : Kominfo/Mujiono)
Usai pelantikan, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Muhammad Nabil dan Reno Handoyo. Pataka KONI Jawa Timur kemudian diserahkan kepada Ketua KONI Kabupaten Probolinggo sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru.
Kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan mampu memperkuat pembinaan olahraga prestasi secara terarah dan berkelanjutan. Selain pembinaan atlet, penguatan kualitas pelatih, koordinasi dengan cabang olahraga (cabor) serta sinergi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendorong pencapaian prestasi.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memberikan apresiasi terhadap kepengurusan KONI sebelumnya yang telah membawa Kabupaten Probolinggo berada di peringkat 19 dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Timur. Namun, Bupati Haris berharap kepengurusan baru dapat meningkatkan capaian tersebut.
“Saya harap kepengurusan KONI yang baru ini nantinya mampu merangkai semangat bersama untuk benar-benar membuat Kabupaten Probolinggo sarat dengan prestasi olahraga hingga ke 15 besar,” harapnya.
Menurutnya, prestasi olahraga bukan satu-satunya tujuan pembinaan. Aktivitas olahraga juga memiliki peran dalam membangun karakter generasi muda. Karena itu, dukungan terhadap atlet dan cabor perlu terus diperkuat.

“Memang prestasi ini penting, tetapi olahraga dapat membangun karakter yang tidak lepas dari peran teman-teman cabor. Terus melakukan dukungan sekaligus memberikan semangat bagi anak-anak kita yang telah memiliki prestasi dalam bidang olahraga,” jelasnya.
Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur Muhammad Nabil menyerahkan pataka ke Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Reno Handoyo. (Foto : Kominfo/Mujiono)
Bupati Haris meminta kepengurusan KONI yang baru memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, organisasi olahraga dan berbagai pihak terkait.
Selain pembinaan, perhatian terhadap kesejahteraan dan penghargaan bagi atlet serta pelatih berprestasi sangat penting agar ekosistem olahraga di Kabupaten Probolinggo semakin berkembang.
“Semoga KONI Kabupaten Probolinggo semakin sukses semuanya dan KONI Kabupaten Probolinggo mampu membawa Probolinggo SAE, sekaligus menjadi daerah dengan atlet-atlet yang bermental juara,” harapnya.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus KONI Kabupaten Probolinggo. (Foto : Kominfo/Mujiono)
Sementara Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur Muhammad Nabil menekankan pentingnya peran pengurus KONI dalam membawa nama baik daerah melalui prestasi olahraga. Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara KONI dengan Pemkab Probolinggo, termasuk dalam memperkuat pembinaan berbagai cabang olahraga.
“Satu hal yang saya sampaikan, semua akan bisa dilakukan dalam bidang keolahragaan dan dipersilahkan ditambah lagi cabor-cabor untuk berpartisipasi ke depannya dalam event Porprov yang kurang lebih sembilan bulan ke belakang di Kota Surabaya,” ungkapnya.
Kepengurusan baru KONI Kabupaten Probolinggo pun diharapkan tidak hanya memperkuat koordinasi internal dengan seluruh cabor, tetapi juga membangun kerja sama yang lebih luas dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur Muhammad Nabil dan Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Reno Handoyo menandatangani berita acara pelantikan. (Foto : Kominfo/Mujiono)
Dengan kepemimpinan Reno Handoyo hingga 2030, pembinaan atlet dan pelatih menjadi salah satu pekerjaan utama untuk meningkatkan daya saing olahraga Kabupaten Probolinggo, baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.(suh)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar