DPKS Gelar Rapat Triwulan Bersama Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Ini Pesannya
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
- visibility 259
- print Cetak

SUMENEP,RI – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meminta seluruh anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) untuk terus secara intens melakukan monitoring dan evaluasi ke sejumlah Sekolah.
“DPKS harus terus memantau kondisi di sekolah untuk membenahi data pendidikan sekolah yang ada di Kabupaten Sumenep,ucap Bupati disela sela pertemuan Senin 15 /01/2024.
Bupati mengatakan bila DPKS terus intens turun ,maka tujuan untuk mendapatkan data komprehensif demi tercapainya big data yang dibutuhkan akan tercapai.
“Hal tersebut dilakukan demi tercapainya pendidikan berkualitas, selain itu dapat menguatkan jalinan komite sekolah yang telah dibentuk di semua tingkatan, baik sekolah, kecamatan dan kabupaten,”ucapnya.
Menurutnya, dengan pembentukan komite sekolah di tingkat kecamatan dan Kabupaten itu harus tetap dijaga kesolidannya agar tetap satu tujuan bersama, menuju pendidikan di Sumenep lebih bermutu dan berkualitas.
“Solid itu penting untuk selalu dijaga dan dirawat, sebab bila kita berangkat sendiri-sendiri itu sudah tentu memiliki tujuan masing-masing, maka akan susah untuk mencapai pendidikan yang berkualitas,” harapnya.
Sementara itu, Ketua DPKS, Mulyadi menuturkan sejumlah agenda yang bakal dilaksanakan oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep untuk tahun 2024. Salah satunya adalah kegiatan Rakor pendidikan.
“Salah satu acara yang akan kita gelar pada tahun 2024, dan mendapatkan apresiasi oleh beliau (Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo) adalah Rakor Pendidikan yang akan melibatkan komite sekolah,” tandasnya.
Turut hadir dalam rapat triwulan itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH , MH Kabag Humas dan Protokol Setdakab, Abd Kahir, SE, MSi, Ketua DPKS, Mulyadi, Wakil DPKS Syamsuri, SH, Sekretaris dan Wakil, Amir Syarifudin dan Busri, Bendahara Ahmad Nawawi.
Selain itu juga tampak hadir, Koordinator Komisi Informasi, Achmad Junaidi dan Slamet Wahedi, Komisi Kajian Dr. Slamet serta Komisi Investigasi Dewan Pendidikan Dr. Mohammad Ridwan. (M/Red)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar