Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dugaan Aktivis Anti Pemerintah Sumenep Berkomplot dengan Mafia Tanah

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
  • visibility 360
  • print Cetak

Didapati Dalam Sebuah Rumah Mewah Saat Disita Polda

Sumenep, RI – Beredarnya Video berdurasi 30 detik yang dikirim oleh Asli  Pelapor yang memasukkan H. Sugianto dalam tahanan berlapis baja yaitu  Bapak Tiv Lazaro yang ada di barisan terdepan saat penyitaan dan penyegelan police line  sejumlah aset milik H. Sugianto yang saat ini lagi gencar gencarnya viral di berita on line dan media sosial WG | whatsapp group. (4/5/2024)

Temuan yang diabadikan melalui video yang sudah beredar luas Kini menjadi akhir sebuah kehancuran dari perilaku kesombongan aktivis anti pemimpin daerah yang sudah  menganggap dirinya hebat melebihi Firaun. Dimana tidak ada seorangpun yang lebih hebat darinya bahkan menganggap tidak ada yang bisa menandingi sepak terjangnya.

Padahal sudah jelas pepatah mengatakan Diatas Gunung Masih ada langit. Diatas langit ada Aras Allah yang akan menghancurkan setiap kesombongan yang ada dimuka bumi. Karena kesombongan adalah Jubah Allah yang hanya ia tuhan semua makhluk semesta alam yang pantas memakainya.

Gass.. Seorang aktivis pemerhati kebijakan publik yang bekerja sama dengan Mafia kejahatan luar biasa, yang sudah mendapatkan sejumlah fasilitas Fantastis, diantaranya mobil  rumah mewah (mepet sawah) dan kantor bayangan untuk mengelabui polisi yang sudah disegel Polda Jatim kini meledak menjadi buah bibir masyarakat seantero jagat maya.

Walaupun semua itu cuman sekedar dipimjamkan atau cuma disuruh pakai saja. Atau sebuah pemberian dari Boss mafia tanah.  Wallahualam Bissawab. Jika aktivis tersebut mempunyai sedikit saja rasa hormat pada dirinya yaitu mempunyai rasa malu walaupun sekecil zarrah pastinya berpikir apabila Boss Mafia tanah yang meminta pertolongan. Sudah sengsara hancur luluh lantak kare sudah game over.

Harusnya rasa malu sebagai aktivis itu menjadi sebuah benteng pertahanan Kredibilitas agar tetap terhormat. karena perhelatan antara penjahat sudah usai dimenangkan oleh Polisi Jawa. Sementara untuk apa masih larut dan berdiam diri menempati dan menikmati kemewahan aset dan fasilitas milik Boss Mafia tanah yang sudah tumbang di tangan polisi Jawa tersebut.

Terbongkarnya seorang aktivis yang bekerjasama dengan pelaku kejahatan korupsi ketika Tim penyidik Polda Jatim menyita satu unit rumah mewah di perumahan Bumi Sumekar Asri di Jalan Anggrek Perum BSA yaitu Perumahan elit deretan Pejabat amperan,  didapati penghuninya seorang aktivis yang dikenal sering mengkritik kebijakan pemerintah.

Aktivis yang beroposisi dengan Pemerintah dimaksud hampir tiap hari membuat bising dengan sound system bergaya ala Van Houten koar koar di medsos WG mengkritik kebijakan pemerintah,  ternyata dirinya memiliki perilaku bejat yang tidak bisa dijadikan panutan masyarakat.

Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik Jebolan Pondok Pesantren Lirboyo kediri Rasyid Nahdiyin ketika dimintai komentarnya, terkait kejadian tersebut,  menyampaikan kepada media kompas one.

” Kita juga tidak bisa menyalahkan orang tua jika anak kita tidak memiliki minimal budaya malu, bisa jadi karena pergaulan atau faktor keadaan yang mendorong untuk melakukan suatu hal yang menurut mereka biasa, karena mungkin sejak kecil tidak pernah terdidik dengan budaya malu.” Jelas Rasyid

Rasyid menyimpulkan “Ini bukan persoalan kejahatan pencuri ayam, sapi, atau kendaraan, tapi kejahatan luar biasa  yang disebut dengan extra ordinary crime yang membawa dampak merugikan masyarakat banyak, ekonomi dan tingkat kemiskinan kita makin meningkat akibat perbuatan kejahatan ini.”

Rasyid menambahkan “Negara dirugikan ratusan milyar,  sedang uang negara itu milik kita semua selaku masyarakat Indonesia, jika kita bergabung satu komplotan dengan kejahatan ini bagaimana nasib anak anak kita kedepannya sebagai penerus bangsa” ucapnya

“Saya tidak mau bicara banyak takut salah menafsirkan, saya hanya menghimbau kepada teman teman media dan aktivis, mari kita budayakan malu,  karena budaya malu itu merupakan benteng diri kita dari terjerat kepada perlakuan bejat, ingin kaya bekerja keras,  ingin jadi pejabat sekolah dan belajar yang pintar. Dan jangan suka menyalahkan apalagi meremehkan orang lain. ” tutup Rasyid.
(M/Red)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Sumenep Siagakan 350 Personil Gabungan Saat Operasi Ketupat Semeru 2022

    Polres Sumenep Siagakan 350 Personil Gabungan Saat Operasi Ketupat Semeru 2022

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 236
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Polres Sumenep menyiagakan 350 Personil Gabungan dalam pengamanan  Operasi Ketupat Semeru dalam rangka menyambut arus Mudik Lebaran 2022 yang mulai digelar pada hari Jum’at 22 April 2022. Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya,S.I.K.,S.H.,M.H., menyampaikan bahwa Kepolisian telah menyiapkan tiga Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2022, hari ini kita sudah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi […]

  • Bupati Lamandau Panggil Dunia Usaha, Rapat Pemulihan Ekonomi

    Bupati Lamandau Panggil Dunia Usaha, Rapat Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 312
    • 0Komentar

    LAMANDAU – RI, Dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemerintah Kabupaten Lamandau melaksanakan kegiatan Rapat Bersama dengan dunia usaha di Aula BKD Lamandau, 7 Oktober 2020. Kegiatan dihadiri Bupati Lamandau, Hendra Lesmana, Asisten II, Loderman, Distanakan, Tiryan Kuderon, Dinsos, Endang Rustiningsih, DLHK, Ir.Sunarto dan juga dihadiri sekitar 26 Dunia Usaha yang ada di Wilayah Kabupaten […]

  • Polres Probolinggo Pastikan Aksi Damai KC FSPMI Berjalan Aman dan Kondusif

    Polres Probolinggo Pastikan Aksi Damai KC FSPMI Berjalan Aman dan Kondusif

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Polres Probolinggo melaksanakan pengamanan secara maksimal terhadap kegiatan aksi damai yang digelar oleh Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kabupaten Probolinggo di Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (18/12/2025). Massa menyampaikan aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan buruh, penetapan UMK dan UMSK yang layak, serta perbaikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Probolinggo. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Probolinggo […]

  • KUD TANI JAYA KEMLAGI KAB. MOJOKERTO MENGUCAPKAN HARI KOPERASI NASIONAL

    KUD TANI JAYA KEMLAGI KAB. MOJOKERTO MENGUCAPKAN HARI KOPERASI NASIONAL

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Post Views: 674

  • Tiga Tersangka Judi Online yang Ditangkap di Kamboja Sudah di RI, Langsung Ditahan

    Tiga Tersangka Judi Online yang Ditangkap di Kamboja Sudah di RI, Langsung Ditahan

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 306
    • 0Komentar

    BANTEN – RI, Bareskrim Polri memulangkan dan menangkap tiga orang Tersangka judi dalam jaringan atau Online. Ketiga Tersangka masuk ke Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Kamboja. Hal itu disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (15/10/2022). “Bapak Kapolri memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerja keras […]

  • <em>Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-23, Ratusan Supporter Garuda Padati Mapolres Pasuruan</em>

    Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-23, Ratusan Supporter Garuda Padati Mapolres Pasuruan

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 286
    • 0Komentar

    PASURUAN – Ratusan masyarakat umum yang merupakan warga Kecamatan Bangil dan warga Desa sekitar, beramai-ramai hadir untuk Nonton Bareng (Nobar) Semifinal Piala AFC U-23 Asian Cup 2024 Timnas Indonesia menghadapi Uzbekistan, yang bertempat di lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Senin (29/4/2024) pukul 21.00 WIB. Selama pertandingan berlangsung, para Squad Garuda Indonesia yang berkumpul […]

expand_less