Forkopimda Samosir Hadiri Diskusi Publik Warkop Jurnalis Pasca Putusan MK
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 35
- print Cetak

SAMOSIR,RI- Warkop Jurnalis Samosir mengadakan Diskusi Publik dalam rangka Penguatan Kebebasan Pers Pasca Putusan MK dan Syukuran Hari Pers Nasional ke-80 Tahun 2026 di Rumah Makan Sederhana, Kecamatan Pangururan, Jumat (13/2/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Kominfo Samosir Imanuel Sitanggang, perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Samosir, Kasi Humas AKP R Simarmata mewakili Kapolres Samosir, perwakilan Kajari Samosir, Danramil 0210/ TU Pangururan, Ka. Bawaslu, perwakilan Kalapas Samosir, perwakilan Samsat Pangururan, Ormas GRIB Jaya, LSM dan organisasi wartawan, Apdesi, MKKS, serta undangan lainnya.
Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Pers Pasca Putusan MK” ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diskusi konstruktif antara insan pers, pemerintah daerah dan lintas sektoral.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Samosir menyampaikan bahwa Hari Pers Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas peran strategis pers sebagai pilar keempat demokrasi.
“Demokrasi yang sehat tidak mungkin terwujud tanpa pers yang merdeka, profesional, dan bertanggung jawab. Pers memiliki fungsi vital dalam menjaga keseimbangan kekuasaan, menyuarakan kepentingan publik, serta membangun kesadaran kritis masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, juga disampaikan apresiasi terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025 yang ditetapkan pada 19 Januari 2026. Putusan tersebut dinilai sebagai tonggak penting dalam penguatan kebebasan pers karena menegaskan pembatasan tegas terhadap potensi kriminalisasi wartawan dalam sengketa pemberitaan.
Pemerintah Kabupaten Samosir menyambut baik putusan tersebut karena sejalan dengan komitmen daerah dalam mendorong keterbukaan informasi publik, komunikasi pemerintahan yang transparan, serta terciptanya iklim demokrasi yang sehat dan inklusif.
Dalam konteks pembangunan daerah, pers dinilai memiliki peran penting sebagai penyampai informasi pembangunan secara objektif dan berimbang, media edukasi publik dalam menangkal hoaks dan disinformasi, kontrol sosial yang konstruktif terhadap kebijakan pemerintah, serta mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan capaian dan tantangan pembangunan.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang terbuka, dialogis, dan saling menghormati dengan insan pers. Kritik yang disampaikan secara profesional akan dipandang sebagai bagian dari upaya bersama membangun Kabupaten Samosir yang lebih baik.
Kegiatan yang digagas Warkop Jurnalis Samosir ini diharapkan dapat terus menjadi ruang diskusi yang sehat dan mencerdaskan, sekaligus memperkuat demokrasi di tingkat lokal serta melahirkan ide dan solusi atas persoalan yang sedang berkembang di Kabupaten Samosir.
Ketua Warkop Jurnalis, Hotdon Naibaho, menyampaikan bahwa bukti komitmen dari Diskusi Publik untuk memperkuat kualitas pers lokal, perlu menghadirkan Dewan Pers dan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sehingga wartawan di Samosir memiliki pemahaman yang kuat tentang kode etik dan standar kompetensi serta pendalaman materi jurnalistik agar wartawan semakin memahami standar kerja profesional serta tanggung jawab dalam menghasilkan karya pemberitaan.
Dukungan tersebut juga datang dari Kasi Humas Polres Samosir, AKP R Simarmata. Menurutnya, kegiatan pendalaman materi jurnalistik dapat memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan insan pers sekaligus meminimalkan potensi kesalahpahaman dalam penyampaian informasi kepada publik.
Rencana tersebut mendapat respons positif dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir. Kepala Dinas Kominfo, Immanuel Sitanggang menilai peningkatan kapasitas wartawan menjadi kebutuhan penting di tengah arus informasi yang semakin cepat.
“Rencana menghadirkan Dewan Pers dan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kabupaten Samosir sudah ada dalam agenda saya,” tegasnya.
(Jackson Pandiangan)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar