Gebrakan “Pasar Hepi 2026”: Strategi Pemkot Cimahi Amankan Harga Pangan Jelang Ramadan
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 99
- print Cetak

Wakil Wali Kota Cimahi Aditia Yudisthira, SE, Ak, CA
CIMAHI,RI- Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kota Cimahi mengambil langkah proaktif dengan menggelar Festival Pasar Hepi 2026 pada Jumat (13/2/2026). Tak sekadar seremoni, ajang ini dibarengi dengan inspeksi mendadak (sidak) kolaboratif untuk menjamin stabilitas harga pokok di pasar-pasar utama.
Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana,S.A.P memimpin langsung monitoring di Pasar Atas Barokah, sementara Wakil Wali Kota Aditia Yudisthira, SE,. Ak,. CA meninjau aktivitas di Pasar Cimindi. Kehadiran mereka didampingi oleh Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga Provinsi Jawa Barat guna memastikan rantai distribusi pangan tetap sehat.
Dalam tinjauannya, Ngatiyana menyoroti pentingnya peran distributor dalam menjaga tren kenaikan harga agar tidak melambung liar. “Kami mengapresiasi dukungan Satgas Saber. Harapan kami, temuan di lapangan hari ini ditindaklanjuti hingga ke hulu, baik di distributor maupun rumah potong hewan, sehingga masyarakat bisa beribadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani harga pangan,” ungkapnya.
Salah satu poin unik dalam gerakan ini adalah penguatan program ASN Bercitra (Aparatur Sipil Negara Kota Cimahi Bersama Cintai Pasar Rakyat). Melalui program ini, seluruh ASN diwajibkan berbelanja di pasar tradisional setiap hari Jumat. Langkah ini bertujuan menciptakan suntikan ekonomi langsung bagi para pedagang kecil di tengah fluktuasi harga global.
Di sisi teknis, perwakilan Satgas Saber, Wirdhanto, mengungkapkan adanya anomali pada beberapa komoditas. Daging sapi paha atas ditemukan menyentuh angka Rp140.000/kg (melampaui HET Rp130.000/kg), sementara daging ayam melonjak ke kisaran Rp40.000–Rp42.000/kg.
“Kami sudah memberikan teguran langsung kepada pedagang yang menjual di atas harga acuan. Namun, fokus utama kami adalah menelusuri sumber kenaikan di tingkat pemasok agar stabilitas harga kembali terjaga,” tegas Wirdhanto. Selain daging, kenaikan tipis juga terjadi pada telur ayam yang kini berada di harga Rp31.000/kg.
Wakil Wali Kota Aditia Yudisthira yang hadir di Pasar Cimindi menambahkan bahwa Festival Pasar Hepi 2026 merupakan simbol optimisme ekonomi lokal. Menurutnya, festival ini berfungsi ganda: sebagai ajang promosi pasar tradisional sekaligus instrumen kontrol sosial untuk memastikan stok pangan aman dan harga tetap terjangkau.
Dengan sinergi antara Pemkot Cimahi, Satgas Saber Jabar, dan kesadaran para pedagang, diharapkan gejolak harga pangan dapat diredam sebelum memasuki puncak kebutuhan di bulan Ramadan dan Idulfitri mendatang. R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar