Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gelombang Aksi Unjuk Rasa Kembali Hantam BPN Sumenep

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
  • visibility 316
  • print Cetak

SUMENEP – RI, Di hari Rabu tanggal 28 September 2022 di Jalan Payudan Barat depan Kantor Badan Pertanahan Negara Kabupaten Sumenep kembali dipadati oleh ratusan massa dari berbagai Kecamatan di Sumenep yang merasa telah terintimidasi dan menjadi Korban para Oknum Mafia Tanah.

Lantaran tidak kunjung adanya kejelasan atas polemik yang berkembang dalam dugaan adanya Mafia Tanah. Bahkan Pengunjuk Rasa sambil menggotong keranda mayat pertanda matinya keadilan bagi para pencari keadilan.

Forum Masyarakat Sumenep Peduli (FMSP) mewakili suara masyarakat Sumenep kembali berunjuk rasa menuntut adanya kejelasan atas Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan oleh Kantor Pertanahan Sumenep. Hal tersebut terkait dengan pendaftaran yang dilakukan Perkumpulan Wakaf Panembahan Sumolo (PWPS) untuk mengukur ulang tanah Markas Kodim 0827 Sumenep.

Koordinator Forum Masyarakat Sumenep Peduli (FMSP) Nurahmat,SH., memimpin Aksi Demonstrasi dengan tuntutan “Berantas dan Adili Para Mafia Tanah”. Dia menyampaikan orasinya terkait pemberantasan Mafia Tanah yang menjadi atensi Pemerintah Pusat saat ini.

Nurrahmat mewakili suara masyarakat Sumenep yang diduga menjadi Korban ulah Mafia Tanah terutama masalah pengajuan pengukuran tanah Markas Besar KODIM Sumenep yang tak kunjung terlaksana.

“Kami minta kejelasan atas SOP yang diterapkan oleh pihak Kantor Pertanahan Sumenep ini terkait pendaftaran yang dilakukan (PWPS) untuk mengukur ulang tanah Makodim itu. Sebab kami menilai ada indikasi Oknum Kepala Kantor Pertanahan ini yang bermain,” ucap Nurahmat dalam orasinya.

Dia menghimbau Kepala Kantor Pertanahan Sumenep keluar menemui para Pengunjuk Rasa.

“Kami meminta Kepala Kantor Pertanahan keluar untuk menemui kami dan menjelaskan atas apa saja tuntutan kami. Apakah pendaftaran yang dilakukan PWPS sudah melalui tahap pemeriksaan terhadap berkas-berkas yang diajukan?,” imbuhnya.

Dalam aksi heroik itu juga dihadiri oleh Kepala Desa Kebunagung Sumenep “Bustanul Adfa”, kehadirannya mewakili masyarakat Kebunagung yang banyak menjadi Korban atas Prilaku para Oknum Mafia Tanah selama ini.

Disela-sela aksi berlangsung Tanu (panggilan akrab Kades Kebunagung) sempat menyampaikan statementnya, “BPN memutuskan penundaan pengukuran tanah Makodim dengan alasan karena juga adanya pengajuan pengukuran dari pihak PWPS (Perkumpulan Wakaf Panembahan Sumolo) atas tanah Makodim ini suatu keputusan yang salah. Seharusnya pihak BPN melaksanakan apa yang telah dimohon oleh pihak Kodim dan jika muncul gugatan dari pihak lain barulah BPN boleh melakukan penundaan,” jelasnya.

Akhirnya para Pengunjuk Rasa hanya ditemui Kasi Pengukuran Kantor Pertanahan Sumenep Rozak. Dia mengatakan Kepala Kantornya sedang berada di Jogja menghadiri undangan rapat. Dia sudah tidak ada di Kantor sejak seminggu lalu.

“Bapak (Kepala Kantor Pertanahan, Red) sedang ke luar kota untuk menghadiri rapat seminggu yang lalu,” tegasnya.

Namun pengakuan Rozak ini diduga adalah bohong, karena Ketua LBH Forpkot Sumenep Herman Wahyudi dengan tegas pula memberikan kesaksiannya bahwa Kepala Kantor Pertanahan Sumenep kemarin Selasa (27 September 2022) masih berada di Sumenep bukan seminggu yang lalu pergi ke Jogja.

“Ini bukti chat saya bertemu dengan Kepala BPN Sumenep kemarin,” ujarnya sambil menunjukkan bukti chatting nya.

Massa membubarkan diri dengan teratur tanpa menimbulkan gesekan fisik meskipun merasa dikibulin tapi tak menyurutkan semangat dalam menegakkan keadilan…Say you latter again ucapan yang pantas buat mereka..!!.

Hingga berita ini diterbitkan, Awak Media tetap menunggu konfirmasi dari pihak terkait atas masalah tersebut. Awak Media akan tetap mengikuti dan mengawal terkait kasus ini di lapangan. (M.one/YD)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut Beserta Jajaran Laksanakan Upacara Peringatan HDKD ke-77

    Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut Beserta Jajaran Laksanakan Upacara Peringatan HDKD ke-77

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Tapanuli Utara, RI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut laksanakan upacara Hari Kementerian Hukum dan HAM RI ke 77 Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Tahun 2022 di lapangan upacara Rutan Kelas IIB Tarutung, Jumat (19/8/2022). Untuk pertama kalinya HDKD ke – 77 diperingati pada tanggl 19 Agustus 2022 yang semula […]

  • Pimpin Upacara Bendera, Danramil Magersari Ingatkan Dampak Negatif Narkoba

    Pimpin Upacara Bendera, Danramil Magersari Ingatkan Dampak Negatif Narkoba

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 328
    • 0Komentar

    MOJOKERTO,RI – Upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin dan setiap tanggal 17 dalam setiap bulan merupakan sebagai salah satu sarana untuk mengingat sejarah perjuangan bangsa dan menumbuhkembangkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme. Selain itu upacara merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang mencakup nilai-nilai penanaman sikap disiplin, kerja sama, rasa percaya diri, dan […]

  • HUT ke-26 DWP: Wali Kota Mojokerto Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Menuju Generasi Emas 2045

    HUT ke-26 DWP: Wali Kota Mojokerto Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Menuju Generasi Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Foto HUT ke-26 DWP: Wali Kota Mojokerto Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Menuju Generasi Emas 2045. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) digelar dengan khidmat di Ruang Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto pada Jumat (12/12). Tahun ini, DWP mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan […]

  • Dampak Covid-19, Pemkab Akan Berikan Insentif Kepada Santri Banyuwangi

    Dampak Covid-19, Pemkab Akan Berikan Insentif Kepada Santri Banyuwangi

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 302
    • 0Komentar

    BANYUWANGI – RI, Virus Corona atau Covid-19 yang terus berkembang dan tersebar ke berbagai Daerah telah menimbulkan dampak ekonomi yang begitu besar bagi semua kelompok masyarakat, khususnya yang kurang mampu menengah ke bawah. Maka dari itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyiapkan insentif untuk Santri Banyuwangi dari keluarga kurang mampu, baik yang mondok di dalam […]

  • PENYEDIAAN DAN REHABILITASI RUMAHBAGI KORBAN BENCANA DI KABUPATEN NGANJUK

    PENYEDIAAN DAN REHABILITASI RUMAHBAGI KORBAN BENCANA DI KABUPATEN NGANJUK

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Nganjuk,RI- Bencana merupakan suatu peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam danmengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam,non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia,kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis. Bencana Alammerupakan bencana yang diakibatkan peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkanoleh alam, antara lain berupa gempa bumi, tsunami, […]

  • Ketua DPRD Kota Cimahi Mengapresiasi Musrenbang RPJPD Kota Cimahi 2025 – 2045

    Ketua DPRD Kota Cimahi Mengapresiasi Musrenbang RPJPD Kota Cimahi 2025 – 2045

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad ZulkarnainCimahi,RI. – Kota Cimahi -Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Zulkarnain sangat mengapresiasi setinggi-tingginya dengan di gelarnya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 20 (dua puluh) tahun mendatang. Ungkapan Achmad Zulkarnain yang akrab dipanggil kang Zul ini, diungkapkan usai acara pembukaan […]

expand_less