Gubernur Jawa Timur Meresmikan Masjid Kampus IKHAC Pacet Mojokerto
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Minggu, 7 Mar 2021
- visibility 322
- print Cetak

MOJOKERTO – RI, Gubernur Jawa Timur “Khofifah Indar Parawansa” menghadiri prosesi Pernikahan Ananda dr. Zahrotu Ramadhan Putri Prof. Dr. KH. Asep Syaifuddin Chalim sekaligus meresmikan Masjid Kampus IKHAC yang berada di Desa Bendungan Jati Pacet Mojokerto, Jum’at (05/03/2021).
Sebelum peresmian Masjid Kampus IKHAC dilaksanakan terlebih dahulu dilangsungkan prosesi Akad Nikah antara Dr. Zahrotu Ramadhan dan Dr. Muhammad Fadli Fajriansyah.
Gubernur Jawa Timur “Khofifa Indar Parawansa” mengungkapkan bahwa Pernikahan kedua Mempelai unik pasalnya bertempat di Masjid yang akan diresmikan, semoga Allah SWT memberi keanugrahan serta kebarokahan kepada kedua Mempelai dalam membangun Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah, serta meneruskan cita-cita Leluhur,” ungkapnya.
Turut hadir dalam Peresmian Masjid Kampus IKHAC tersebut, Wakil Menteri Agama, Kanwil Jawa Timur, Kanwil Jawa Barat, Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati dan Wali Kota Mojokerto, Bupati Jombang, Bupati Sidoarjo, Bupati Gresik, serta Tokoh-tokoh Agama.

Peresmian Masjid Kampus IKHAC yang bersamaan Resepsi Pernikahan dr. Zahrotu Ramadhan, Putri dari Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, dengan dr Muhammad Fadly Fajriansyah ini, menjadi amat istimewa dan barokah, karena bersamaan dengan Masjid yang akan diresmikan pada hari itu.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah berharap Masjid Kampus IKHAC ini dapat menciptakan sinar keislaman dan keimaman yang kuat. Serta menjadi ketakwaan yang kuat bagi semua Pelajar dan Mahasiswa Kampus serta masyarakat sekitar.
Selain berfungsi sebagai tempat Ibadah, Khofifah juga berharap Masjid Kampus IKHAC dapat dijadikan sebagai Pusat Kegiatan untuk berdiskusi dan mengembangkan keilmuan keislaman. Masjid Kampus IKHAC juga bisa dijadikan untuk pengembangan karakter para Pelajar dan Mahasiswa, di antaranya mengenai kedisiplinan.
Sedangkan Kyai Asep, sapaan Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim menjelaskan bahwa didirikannya Masjid Kampus IKHAC sebagai penunjang pembentukan karakter Agamis yang berkualitas bagi semua warga di lingkungan Kampus. Masjid di lingkungan Kampus ini sangat penting bagi penguatan pendidikan Imtaq dan Imtak di Perguruan Tinggi. (Bams)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar