Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jeritan Warga Amanuban Selatan dan Noebeba atas Kondisi Jalan yang Memprihatinkan

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 65
  • print Cetak

Jeritan Warga Amanuban Selatan dan Noebeba atas Kondisi Jalan yang Memprihatinkan

TIMOR TENGAH SELATAN, RI – Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Kecamatan Amanuban Selatan dan Kecamatan Noebeba hingga saat ini masih jauh dari kata layak.

Selama puluhan tahun, jalur vital sepanjang perbatasan dua kecamatan ini dilaporkan belum pernah tersentuh aspal sama sekali. Kondisi ini kian diperparah dengan ketiadaan jembatan penghubung yang memadai di titik-titik krusial.


​Bagi masyarakat setempat, melintasi jalan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan pertaruhan nyawa. Karakteristik tanah yang labil dan sangat licin saat diguyur hujan membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, sangat rentan mengalami kecelakaan fatal.

​”Kondisinya sangat membahayakan jika hujan deras turun, jalanan berubah menjadi bubur lumpur yang tak bisa dilalui, Kami seperti terisolasi dari dunia luar,” ungkap salah satu warga setempat.

​Dampak dari buruknya infrastruktur ini menjalar ke segala sektor kehidupan masyarakat empat desa anara lain, desa Polo, desa Batnun, desa Kiubaat dan desa Oepliki. ​ekonomi Terhambat karena arus distribusi hasil bumi warga menuju pasar terhenti total saat cuaca buruk, menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi petani.

Pelayanan kesehatan bagi warga desa menjadi tidak stabil. Karena sulitnya akses ambulans atau kendaraan menuju puskesmas/RSUD, banyak masyarakat yang akhirnya terpaksa memilih pengobatan alternatif meskipun dalam kondisi darurat medis. Kondisi ini sangat berisiko bagi ibu hamil dan pasien kritis.

​Anak-anak sekolah dan aparatur desa seringkali harus bertaruh nyawa menyeberangi luapan air karena ketiadaan jembatan.

​Masyarakat di dua kecamatan ini menaruh harapan besar dan mendesak Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) serta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera bertindak.

​Warga meminta agar pemerintah tidak lagi menutup mata dan segera mengalokasikan anggaran khusus untuk pengerasan dan pengaspalan jalan penghubung Amanuban Selatan – Noebeba.

​Membangun jembatan permanen agar akses transportasi tidak terputus saat banjir, ​memberikan kepastian pembangunan demi keselamatan jiwa dan peningkatan taraf hidup masyarakat di pedalaman Timor.

​Jangan tunggu ada korban jiwa lebih banyak lagi sebelum infrastruktur ini diperbaiki. Keadilan pembangunan harus dirasakan oleh setiap warga, termasuk mereka yang berada di pelosok Amanuban Selatan dan Noebeba.

Red

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggap Bencana, Anggota Polri Dan BPBD Serta Masyarakat Bersihkan Material Tanah Longsor Di Jalur Wisata Tembus Sarangan

    Tanggap Bencana, Anggota Polri Dan BPBD Serta Masyarakat Bersihkan Material Tanah Longsor Di Jalur Wisata Tembus Sarangan

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 242
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI,  Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Magetan menyebabkan bencana tanah longsor dan pohon tumbang di beberapa titik di Kecamatan Plaosan Magetan pada Kamis (26/5).  Dari hasil pemantauan laporan Kamtibmas Kewilayahan telah terjadi tanah longsor di Jalan Raya Sarangan – Plaosan tepatnya di atas Telaga Wahyu Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.  Kapolsek Plaosan […]

  • Riset Gender Dan Birokrasi, Tim Riset BRIN Lakukan Wawancara Dengan Wali Kota Mojokerto 

    Riset Gender Dan Birokrasi, Tim Riset BRIN Lakukan Wawancara Dengan Wali Kota Mojokerto 

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 344
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima kunjungan Tim Riset Gender dan Birokrasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Sabha Pambojana Rumah Rakyat pada Sabtu (28/1/2023). Kepada tim riset dari BRIN yang terdiri dari Herie Saksono, Yanuar Farida Wisma Yanti Evi Maya Savira, Melati Ayuning Pranasari, wali kota yang biasa disapa Ning […]

  • Pj Wali Kota Nurkholis Dorong Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah

    Pj Wali Kota Nurkholis Dorong Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Sampah yang tidak dikelola dengan baik, menjadi problematika serius yang mengancam kelestarian lingkungan hidup dan keberlangsungan mahluk hidup di dalamnya. Mengingat sampah dan pemanasan global memiliki hubungan yang erat. Hal inilah yang disampaikan Penjabat Wali Kota Probolinggo, Nurkholis saat membuka Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah, Senin (19/8) di aula Dinas Lingkungan […]

  • PJI Kediri Raya, Appernas Jaya Kediri Raya dan FKBN Mengunjungi Rumah Keswa ODGJ

    PJI Kediri Raya, Appernas Jaya Kediri Raya dan FKBN Mengunjungi Rumah Keswa ODGJ

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 348
    • 0Komentar

    KEDIRI – RI, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI)  Kediri Raya, Appernas Jaya Kediri Raya, dan FKBN (Forum Kader Bela Negara) mengunjungi dua Panti Rumah Kesehatan Jiwa ODGJ, Sabtu (3/8/2022). Puluhan Relawan bergabung membawa bantuan berupa beras, kopi, gula, air minum dan sabun mandi ke Panti ODGJ Susuh Bango Ringinrejo dan Yayasan Al Ghazali di Wates. Mewakili […]

  • Pastikan Keamanan Imlek, Polres Pasuruan Sterilisasi Tempat Ibadah

    Pastikan Keamanan Imlek, Polres Pasuruan Sterilisasi Tempat Ibadah

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 234
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI –Polres Pasuruan melakukan sterilisasi di sejumlah tempat ibadah untuk memastikan keamanan perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Klenteng Bangil. Kapolres PasuruanAKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., turun langsung memantau kesiapan personel dalam menjaga kelancaran perayaan Imlek. Sterilisasi dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan sebelum […]

  • Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Warga Pekon Turgak Kecamatan Belalau Lampung Barat, Berhasil Diringkus

    Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Warga Pekon Turgak Kecamatan Belalau Lampung Barat, Berhasil Diringkus

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 351
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT – RI, Unit Reskrim Polsek Sekincau Polres Lampung Barat berhasil  ungkap kasus tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI NO.1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU RI NO.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak, Dasar LP / B-54 […]

expand_less