Kehangatan di Tengah Pegunungan Intan Jaya: Mama Yulistin Datangi Pos TNI Membawa Hasil Kebun Sebagai Tanda Terima Kasih
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Senin, 3 Nov 2025
- visibility 95
- print Cetak

INTAN JAYA,RI- Suasana penuh keakraban dan haru tampak di TK Mamba, Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan, saat Mama Yulistin Maiseni, warga Kampung Mamba, Distrik Sugapa, datang membawa hasil kebun berupa sayur-sayuran dan jeruk segar untuk diserahkan kepada para prajurit. Kedatangan Mama Yulistin bukan tanpa alasan, ia datang untuk menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Satgas yang telah membantunya sembuh dari sakit melalui pelayanan kesehatan gratis beberapa waktu lalu. 03/11/2025
Dalam momen penuh kehangatan itu, Kapten Arh. Supriono, selaku Pabintal Satgas Yonif 500/Sikatan, bersama sepuluh personel lainnya menyambut kedatangan Mama Yulistin dengan tangan terbuka. Mereka berbincang akrab di atas meja sederhana yang dipenuhi hasil bumi, simbol kearifan dan ketulusan masyarakat Papua.
“Kami sangat terharu melihat ketulusan hati Mama Yulistin. Apa yang beliau bawa hari ini bukan sekadar hasil kebun, tapi wujud kasih dan rasa persaudaraan yang tulus antara masyarakat Papua dan prajurit TNI,” ujar Kapten Arh. Supriono.
Sambil menikmati secangkir minuman bersama, para prajurit juga menyerahkan bantuan makanan dan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga Mama Yulistin. Kegiatan komunikasi sosial (Komsos) ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat Papua bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merangkul, melayani, dan membangun kepercayaan.
Mama Yulistin pun dengan suara lembut menyampaikan rasa syukurnya:
“Saya datang bawa hasil kebun ini tanda terima kasih. Dulu saya sakit, bapak-bapak tentara yang tolong obati saya sampai sembuh. Tuhan berkati semua tentara yang baik hati.”
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Satgas Yonif 500/Sikatan kembali menegaskan komitmennya untuk selalu berada di hati rakyat, menjadi sahabat bagi masyarakat Papua dalam suka maupun duka.
“TNI kuat karena bersama rakyat, dan di Intan Jaya, persaudaraan itu tumbuh di atas tanah yang penuh kasih,” tutup Kapten Supriono dengan senyum hangat.( red Yonif 500 Sikatan /mjb, tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar