Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kemarau Belum Berakhir, 659 Warga Kubu Raya Terima 10.000 Liter Air Bersih

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 45
  • print Cetak

Kemarau msh berlangsung pembagian. Air bersih melalui polres Kubu raya terus berlangsung

 

KUBU RAYA,RI– Kemarau panjang terus menghimpit masyarakat Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Saat sumber air semakin terbatas, kebutuhan air bersih melonjak dan menjadi persoalan mendesak. Di sisi lain, lahan yang mengering, terutama kawasan gambut, turut meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di tengah kondisi tersebut, Polres Kubu Raya kembali menyalurkan 10.000 liter air bersih siap konsumsi kepada sedikitnya 659 warga di empat lokasi, yakni Jalan Sungai Raya Dalam, Rumah Bugis Baroga Ogi, Jalan Wonodadi 2, Desa Arang Limbung, serta Desa Jawa Tengah.

Air bersih itu bersumber dari hasil pengolahan air PT Alas Kusuma. Penyaluran dilakukan Polres Kubu Raya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya dan berkolaborasi dengan Forum Pembaharuan Kebangsaan (FPK) Provinsi dan Kabupaten Kubu Raya.

Distribusi air tidak semata-mata menjadi respons atas warga yang kesulitan mendapatkan air. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadapi dampak kemarau yang berpotensi meluas ke berbagai sektor, mulai dari kebutuhan dasar masyarakat hingga ancaman karhutla dan gangguan terhadap lahan pertanian.

Kondisi ini menjadi semakin penting diperhatikan karena kekeringan berkepanjangan dapat membuat sumber air menyusut, sementara lahan gambut yang kehilangan kelembapannya menjadi lebih rentan terbakar. Jika kebakaran terjadi dan meluas, dampaknya dapat kembali dirasakan masyarakat melalui asap dan memburuknya kualitas lingkungan.

Karena itu, Polres Kubu Raya bersama pemerintah daerah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan ekstrem. Pemetaan mencakup daerah yang rawan karhutla, wilayah yang mengalami kesulitan air bersih, hingga kawasan pertanian yang berisiko terdampak kekeringan dan gagal panen.

Pendataan tersebut juga diarahkan untuk mengantisipasi dampak sosial. Terbatasnya akses terhadap kebutuhan dasar, jika tidak ditangani secara tepat, dapat memicu persoalan baru di tengah masyarakat.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, kepolisian melakukan pendataan terhadap wilayah dan jumlah masyarakat yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih sebagai bagian dari langkah antisipasi.

“Dalam mengantisipasi krisis air bersih, Polres Kubu Raya melakukan pendataan wilayah dan jumlah masyarakat yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih. Data ini menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait,” kata Ade, Kamis (17/9/26).

Menurut Ade, koordinasi lintas instansi diperlukan agar distribusi air bersih benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kepolisian juga memastikan kegiatan penyaluran berlangsung tertib.

“Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar distribusi air bersih siap konsumsi tepat sasaran. Pengamanan juga dilakukan agar proses distribusi berjalan tertib dan tidak menimbulkan persoalan atau konflik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Di tingkat desa, Bhabinkamtibmas dioptimalkan untuk memantau perkembangan kondisi masyarakat secara berkala. Informasi dari lapangan digunakan untuk menginventarisasi wilayah terdampak, termasuk desa dan kelurahan, lahan gambut, kawasan pertanian dan perkebunan, sumber air, embung, sumur bor, hingga fasilitas umum yang mengalami dampak kekeringan.

Pemantauan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD, BMKG, pemerintah daerah, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Perumda/PDAM, serta instansi terkait lainnya.

Antisipasi juga diarahkan pada dampak ekonomi yang mungkin muncul selama krisis air dan kekeringan. Polres Kubu Raya melakukan pemantauan terhadap kemungkinan penimbunan maupun permainan harga kebutuhan pokok dan air bersih.

“Selain persoalan ketersediaan air, kami juga melakukan pemantauan terhadap potensi penimbunan atau permainan harga kebutuhan pokok dan air bersih. Jangan sampai kondisi masyarakat yang sedang menghadapi kekeringan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan dengan cara yang merugikan warga,” kata Ade.

Bagi masyarakat yang menghadapi kemarau panjang, persoalan air bukan hanya tentang ada atau tidaknya air untuk diminum. Ketika sumber air menyusut, kebutuhan rumah tangga, aktivitas pertanian, perkebunan, hingga kehidupan sosial ikut berada dalam tekanan.

Karena itu, distribusi air, pemetaan wilayah, pendataan warga, pengawasan, dan koordinasi lintas instansi dilakukan sebagai rangkaian antisipasi menghadapi dampak kemarau panjang. Pendekatan tersebut diharapkan memungkinkan penanganan dilakukan lebih awal sebelum kesulitan air meluas.

Sebanyak 10.000 liter air bersih siap konsumsi yang disalurkan di empat lokasi menjadi salah satu langkah konkret menghadapi tekanan kemarau yang masih berlangsung di Kubu Raya. Di tengah sumber air yang kian terbatas, distribusi air bersih bersama stekholder terkait menjadi upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terlayani.

Muly / Juan

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikap Tegas Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Penyertaan Modal Harus Ditunda Demi Akuntabilitas

    Sikap Tegas Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Penyertaan Modal Harus Ditunda Demi Akuntabilitas

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Probolinggo kepada Perseroan Daerah Bahari Tanjung Tembaga. Dalam forum resmi tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PKB, H. Abdul Mujib, S.Pd.I, menyampaikan pandangan kritis […]

  • PT Kutai Timber Indonesia Diduga Jadi Lokasi Perselingkuhan, Seorang Istri Resmi Laporkan Suami ke Polres Probolinggo

    PT Kutai Timber Indonesia Diduga Jadi Lokasi Perselingkuhan, Seorang Istri Resmi Laporkan Suami ke Polres Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 378
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Dugaan kasus perselingkuhan yang melibatkan dua karyawan PT Kutai Timber Indonesia (KTI) Mayangan, Kota Probolinggo, berujung pada laporan polisi. Seorang perempuan berinisial ND, didampingi kuasa hukum dari LBH Justisia Arunakara Indonesia, resmi melaporkan suaminya yang berinisial LAM ke Mapolres Probolinggo atas dugaan tindak pidana perzinahan sebagaimana diatur dalam Pasal 411 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana […]

  • Pertemuan Anggota Persit Kartika Candra Kirana  cabang XLIV Kodim 0422/LB Koorcab rem 043 PD II-Sriwijaya

    Pertemuan Anggota Persit Kartika Candra Kirana cabang XLIV Kodim 0422/LB Koorcab rem 043 PD II-Sriwijaya

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Liwa,RI – Pertemuan Anggota Persit Kartika Candra Kirana cabang XLIV Kodim 0422/LB Koorcab rem 043 PD II-Sriwijaya yang dipimpin oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Diana Beni Setiawan, yg dihadiri oleh Ketua pembina Letkol CZI Beni Setiawan ST., dan Pembina harian Persit Kodim 0422/LB Kapten Inf Suroto serta seluruh anggota Persit dari ranting jajaran […]

  • Gubernur LSM LIRA Jatim Desak Penegakan Hukum yang Tegas atas Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa di Lemah Kembar, Probolinggo

    Gubernur LSM LIRA Jatim Desak Penegakan Hukum yang Tegas atas Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa di Lemah Kembar, Probolinggo

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Probolinggo,RI- Kasus dugaan penyalahgunaan dana desa di Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, semakin mengemuka dan menarik perhatian publik. Kepala Desa Lemah Kembar dilaporkan oleh Gubernur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung lInformasi Rakyat (LIRA) Provinsi Jawa Timur ke Polres Probolinggo Kota terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa. Proses pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Kepala Desa […]

  • Pemkot Tasikmalaya Adakan Doa Bersama Menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 H

    Pemkot Tasikmalaya Adakan Doa Bersama Menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 H

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    KOTA TASIKMALAYA,RI-Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 H yang berlangsung di Masjid Agung Tasikmalaya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Pj. Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, 15 juni 2026 Wali Kota dalam […]

  • Koramil 0911/Cimahi Utara dan Koramil 0904/Batujajar Kodim 0609/Cimahi Bersama Masyarakat Kerjabakti

    Koramil 0911/Cimahi Utara dan Koramil 0904/Batujajar Kodim 0609/Cimahi Bersama Masyarakat Kerjabakti

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 693
    • 0Komentar

    Komandan resort Militer (Danramil) 0911/Cimahi Utara Kapten Caj (K) Susilowati memimpin pasukan untuk siap-siap melaksanakan kerjabakti pembersihan sungai Ciawitali bersama masyarakat Cimahi, RI, – Personel Koramil 0911/Cimahi Utara dan Koramil 0904/Batujajar Kodim 0609/Cimahi bekerjasama dengan warga masyarakat melaksanakan kegiatan karja bakti pembersihan sungai dari sampah dan rumput liar disepanjang sungai Ciawitali, dengan motto ‘Kemanunggalan TNI-Rakyat’. […]

expand_less