Breaking News
light_mode
Trending Tags

Persidangan Sengketa Tanah Ibno Hajar Penggungat Menghadirkan Saksi Sekdes Desa Kebunan

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 50
  • print Cetak

Persidangan Sengketa Tanah Ibno Hajar Penggungat Menghadirkan Saksi Sekdes Desa Kebunan.

Sumenep – RI, persidangan sengketa tanah Ibno Hajar yang digugat oleh Jumat di pengadilan Negeri Sumenep 6sudah pada tahap pembuktian berkas perkara dan saksi, yang dilaksanakan sekira pukul 2.15 Wib berjalan lancar dan kondusif kamis 17/09/26.

Penggugat atas nama Jumat melalui kuasa hukumnya menghadirkan saksi sekdes desa kebunan, dalam persidangan saksi penggugat membawa data DKHP tahun 2019 dan 2024 sementara saksi memberikan penjelasan terkait sengketa tanah antara tergugat satu saudara Ibno Hajar dan tergugat dua BPN Sumenep.

Dalam persidangan hakim memberikan kesempatan kepada saksi penggugat untuk menjelaskan apa yang ia ketahui dalam kasus sengketa tanah saudara Jumat dan Ibno Hajar,saksi yang berstatus sekdes desa kebunan menerangkan bahwa tanah milik saudara Jumat bersebelahan dengan tanah milik saudara Ibno Hajar kemudian saksi menjelaskan dan menunjukkan data DKHP yang ia bawah pada hakim dan kedua belah pihak kuasa hukum penggugat dan tergugat dengan detil menjelaskan setelah selesai dipersilahkan duduk kembali dan hakim bertanya lagi pada saksi peggugat apakah di didesa Kebunan ada tanah milik perhutani dengan tegas menyatakan tidak ada tanah hutan di desa kebunan walaupun faktanya di desa kebunan banyak tanah TN dan tanah perhutani sehingga membuat diruangan sidang saling memandang dan kaget , lalu hakim bertanya lagi pada saksi apa yang menjadi dasar warga desa kebunan memiliki tanah saksi menjawab berdasarkan data DkHP yang ada didesa dan surat SPPT.

Menurut kuasa hukum tergugat Agus Suprayitno, SH.,MH bahwa data yang disampaikan saksi penggugat kurang lengkap seharusnya saksi membawa buku liter C desa karena saksi sebagai perangkat desa apa lagi statusnya sekdes desa setiap laporan dan pembuatan surat- surat penting sekdes berperan aktif sebagai wakil kepala desa karena data, kami punya DKHP tahu 2012 atas nama Jumat tidak ada sama sekali baru muncul DKHP tahun 2019 sedangkan Jumat membeli sebidang tanah pada saudara Juddin di tahun 1979 ini kan janggal menurut kami ,”tegasnya.

Lebih lanjut Agus menyatakan tidak masalah saksi memberikan penjelasan seperti itu sah-sah saja mari kita ikuti proses hukum semuanya kita serahkan pada putusan hakim karena hakim juga punya pertimbangan dan penilaian sendiri kita tunggu saja.

Sementara dari pihak tergugat dua BPN Sumenep yang dihadiri kasi sengketa memberikan penjelasan bahwa setiap warga yang akan mengajukan sertifikat tidak usa usa pakek pepel dan liter C cukup pakek SKT dan keterangan dari desa dua saksi dan SPPT dalam persidangan pihak BPN tidak banyak penjelasan dan tidak menunjukkan data,Prihal ini menggampangkan para mafia tanah sehingga banyak kasus dimasyarakat apabila tidak punya pepel bisa mengajukan sertifikat.

Padahal syarat yang di ajukan untuk mendaftarkan tanah di BPN Sumenep tidak lepas dari leter C yang ada di desa atau pepel keluaran ipeda yang dipegang oleh masyarakat,namun hal itu tidak di ungkap di persidangan okeh pihak BPN jangankan hal tersebut bahkan alas hak yang diajukan oleh penggugat atau alas hak yang dijual penggugat sebagian untuk pembebasan jalan lingkar Utara oleh penggugat tidak dipublikasikan ke pengadilan Negeri Sumenep pada hal sudah diminta pada saat persidangan sebelumnya.

Pertanyaannya ada apa dengan petugas BPN Sumenep kok tidak berani mengungkap fakta,pada hal sudah ada produk BPN berupa peta bidang yang dikeluarkan oleh BPN terkait jalan lingkar yang di jual oleh penggugat apakah sudah masuk angin ataupun semacamnya sehingga data yang seharusnya di ungkap malah seolah ditutup rapat oleh BPN Sumenep.

Sementara Ibno Hajar sebagai tergugat menyampaikan pada awak media bahwa sebenarnya penggugat saudara Jumat sudah kami laporkan ke polres Sumenep ada bukti Lpnya,dengan LP/B/510/XI/2025/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur saya laporkan tindak pidana penggelapan hak atas tanah.

Lanjut Ibno waktu saya laporkan saudara Jumat ke polres ke Pidum pada tahun 2025 Jumat dipanggil oleh penyidik mengaku beli tanah pada mantan kades Rahmad Salam pada tahun 1997 dengan keterangan AJB setelah diminta oleh penyidik Jumat tidak bisa menunjukan AJB tersebut sampai sekarang dan anak dari mantan kades Rahmad Salam juga dipanggil sebagai saksi oleh penyidik dan di BAP ia mengaku bahwa bapaknya tidak pernah punya tanah di dusun longgara dan tidak pernah menjual tanah ke Jumat sedangkan di pengadilan Jumat mengaku beli ke Jukdin jadi Jumat berubah rubah penyampaiannya sementara kami bertanya ke mantan sekdes desa kebunan memberikan keterangan ke saya bahwa dari tahun1990 menjabat sekdes di desa kebunan sampai tahun 2021 atas nama Jumat tidak pernah beli tanah dan tidak punya di desa kebunan Jumat kan bukan asli warga desa kebunan tapi warga asli Batang- batang begitu kata mantan sekdes,”tegas Ibno Hajar.

Lebih lanjut Ibno berharap semoga keadilan berpihak ke saya karena data saya asli dari nenek moyang bukan Abal abal karena sudah hampir 5 tahun saya berjuang demi memperjuangkan dan mempertahan hak kami dari keduanorang tua masih hidup sampai sekarang kedua duanya meninggal,”harapnya.
(M)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Stabilitas Wilayah, Kapolres Pasuruan Apresiasi Langkah Humanis Polsek Beji Rangkul Perguruan Silat

    Dukung Stabilitas Wilayah, Kapolres Pasuruan Apresiasi Langkah Humanis Polsek Beji Rangkul Perguruan Silat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI- Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, memberikan apresiasi terhadap langkah preventif dan humanis yang dilakukan Polsek Beji dalam menjaga kondusivitas wilayah. Menurutnya, pendekatan dialogis dan partisipatif merupakan kunci untuk membangun keamanan berbasis masyarakat. “Kami ingin setiap polsek menjadi ruang dialog. Keamanan bukan semata tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama. Saya dukung penuh inisiatif Kapolsek […]

  • Buka MTs Ronas Street Parade, Bupati Ikfina Harapkan Jadi Ajang Asah Kreatifitas Anak

    Buka MTs Ronas Street Parade, Bupati Ikfina Harapkan Jadi Ajang Asah Kreatifitas Anak

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 359
    • 0Komentar

    MOJOKERTO,RI –  Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati membuka festival drumband yang berlangsung di MTs Roudlotun Nasyiin, Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Minggu (12/2). Melalui MTs Ronas Street Parade ini, Bupati Ikfina berharap bisa menjadi ajang untuk mengasah motorik dan kreatifitas anak. “Agenda ini baru pertama kali digelar, mudah-mudahan bisa berlangsung rutin. Karena melalui kegiatan ini bisa melatih […]

  • Bersinergi 3 Pilar Sampaikan Himbauan Kamtibmas Dan Protokol Kesehatan

    Bersinergi 3 Pilar Sampaikan Himbauan Kamtibmas Dan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Salah satu upaya dalam membantu Pemerintah Daerah, Jajaran Koramil dari Kodim 0819/Pasuruan secara rutin ikut melaksanakan Patroli Tiga Pilar di Wilayah Pasuruan guna pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Demikian halnya yang dilaksanakan oleh Personel TNI dari Koramil 22/Purwodadi. Jum’at malam (02/01/2021). Patroli yang digelar kali ini melibatkan semua unsur terkait baik […]

  • Tasyakuran HUT yg ke 15 Organisasi Cinta Tanah Air Indonesia Korcam Kemlagi.

    Tasyakuran HUT yg ke 15 Organisasi Cinta Tanah Air Indonesia Korcam Kemlagi.

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 414
    • 0Komentar

    MOJOKERTO,RI- Menjelang 15 tahun Tasyakuran HUT Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia Yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan Dan Kemanusian atau di ringkas PCTA Indonesia dirayakan pada 21 Maret 2025 di seluruh Indonesia. Beberapa kegiatan daerah telah siap dilaporkan untuk dievaluasi, kepengurusan yang terbentuk DPD (Dewan Pimpinan Daerah) tingkat Provinsi se Indonesia berjumlah 33 DPD. Kegiatan Tasyakuran […]

  • Polres Sumenep Galakkan Gerakan Pembagian Kitab Suci Kepada Umat Beragama di Wilayah Hukum Polres Sumenep

    Polres Sumenep Galakkan Gerakan Pembagian Kitab Suci Kepada Umat Beragama di Wilayah Hukum Polres Sumenep

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 285
    • 0Komentar

    “Tujuan Galakkan Gerakan Pembagian Kitab Suci ini adalah untuk menjalin sinergitas sekaligus sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dengan harapan agar lebih mudah menyampaikan pesan-pesan Harkamtibmas sehingga pelayanan Kepolisian dapat terjaga dengan baik,” ungkap Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko,S.H.,S.I.K.,M.H. Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan pemberian Kitab Suci ini untuk meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan […]

  • Babinsa Koramil 422-05/Belalau Berjibaku Bersama Warga  Padamkan Api Yang Membakar Rumah

    Babinsa Koramil 422-05/Belalau Berjibaku Bersama Warga Padamkan Api Yang Membakar Rumah

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 301
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT,RI – Sinergi Babinsa 422-05/Belalau Serda Febriansyah bersama Bhabinkamtibmas dan warga dengan sigap tejun langsung mendatangi TKP bantu pemadaman Api di rumah Ibu satikoh RT 2 pemangku 2 pekon Suka Mulya kecamatan Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat.Minggu 02/02/2020. Babinsa mengatakan, Diduga, penyebab kebakaran atau sumber api berasal dari hubungan arus pendek atau korleting arus […]

expand_less