Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ki Ngabehi Soerodiwirjo: Pendiri Persaudaraan Setia Hati

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 211
  • print Cetak

SAMPANG, RI – Mengenal lebih jauh sejarah Ki Ngabehi Soerodiwirjo,pendiri Persaudaraan Setia Hati / SH.

1869: Kelahiran Ki Ngabehi Soerodiwirjo

Ki Ngabehi Soerodiwirjo (nama kecilnya Masdan) lahir pada hari Sabtu Pahing. Beliau merupakan keturunan dari Bupati Gresik-Surabaya. Ayahnya bernama Ki Ngabehi Soeromiharjo sebagai Mantri Cacar Ngimbang (Lamongan) yang mempunyai 5 (lima) putera yaitu:

  1. Ki Ngabehi Soerodiwirjo (Masdan)
  2. Noto (Gunari), di Surabaya
  3. Adi (Soeradi), di Aceh
  4. Wongsoharjo, di Madiun
  5. Kartodiwirjo, di Jombang

Saudara laki-laki dari ayahnya bernama R.A.A. Koesoemodinoto menjabat sebagai Bupati Kediri. Seluruh keluarga ini adalah keturunan dari Batoro Katong di Ponorogo, Putra Prabu Brawijaya Majahapit.

1883: Pendidikan

Pada saat itu Ki Ngabehi Soerodiwirjo lulus sekolah rakyat 5 tahun (umur 14 tahun). Selanjutnya beliau ikut uwonya “Mas Ngabehi Soeromiprojo, yang menjabat sebagai Wedono Wonokromo, kemudian pindah dan menjabat lagi sebagai Wedono Sedayu-Lawas, Surabaya.

1884: Karir

Pada tahun tersebut setahun setelah menyelesaikan pendidikan formal setingkat SD, beliau telah berumur 15 tahun dan magang menjadi Juru Tulis op het Kantoor van de Controleur van Jombang. Selain bekerja, beliau tetap meneruskan belajar di Pesantren ……….. (Jombang). Dari Pesantren inilah, Eyang Suro mulai mendalami ilmu agama dan pencak silat sekaligus. Kombinasi ini terus menjadi pola belajar yang beliau dapatkan selepas dari pesantren.

1885: Pengembangan Pencak Silat

Pada tahun berikutnya, dimana usia beliau telah menginjak 16 tahun, beliau magang di kantor Kontrolir Bandung, dan dari sini beliau belajar Pencak-Silat dari Pendekar-pendekar Prinangan, sehingga didapatlah jurus-jurus seperti: Cimande Cikalong Cipetir Cibeduyut Cimelaya Ciampas Sumedangan.

1886: Pengembangan Pencak Silat di Betawi

Pada usia 17 tahun, beliau pindah ke Betawi (Jakarta), dan disana beliau memanfaatkan untuk memperdalam Pencak-Silat, akhirnya sampai menuasai jurus-jurus seperti: Betawen Kwitang Monyetan Permainan Toya (Stok spel).

1887: Pengembangan Pencak Silat di Bengkulu dan Padang

Pada usia 18 tahun, beliau ikut Kontrolir Belanda ke Bengkulu, disana beliau belajar Pencak-Silat yang mana gerakannya mirip seperti jurus-jurus di daerah Jawa Barat. Pada pertengahan tahun tersebut, beliau ikut Kontrolir Belanda pindah ke Padang, dan tetap bekerja pada bidang pekerjaan yang sama. Di daerah Padang Hulu dan Padang Hilir, beliau tetap memperdalam pengetahuannya di bidang Pencak-Silat.

1897: Pernikahan

Pada umur 28 tahun, beliau jatuh cinta kepada seorang gadis Padang. Puteri dari seorang ahli kebatinan yang berdasarkan agama Islam (Tasawuf). Untuk mempersunting gadis ini, beliau harus memenuhi bebanan, dengan menjawab pertanyaan dari gadis pujaannya yang berbunyi “SIAPAKAH SESUNGGUHNYA MASDDAN” dan “SIAPAKAH SESUNGGUHNYA SAYA INI ?” (gadis pujaan itu ?). Karena beliau tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan pikirannya sendiri, maka beliau berguru kepada seorang ahli Kebatinan yang bernama Nyoman Ida Gempol.

1898: Pernikahan dan Karir

Pada usia 29 tahun, beliau bersama istrinya pergi ke Aceh, dan bertemu adiknya (Soeradi) yang menjabat sebagai Kontrolir DKA di Lho Seumawe. Di daerah ini, beliau mendapatkan jurus: Jurus Kucingan Jurus Permainan Binja.

1900: Kembali ke Betawi

Ki Ngabehi Soerodiwirjo kembali ke Betawi bersama isteri, dan beliau bekerja sebagai Masinis Stoom Wals. Kemudian Ki Ngabehi Soerodiwirjo bercerai, dimana Ibu Soerodiwirjo kembali ke Padang, dan beliau pindah ke Bandung.

1903: Pendirian Persaudaraan Setia Hati

Beliau mendirikan Persaudaraan “SADULUR TUNGGAL KECER – LANGEN MARDI HARDJO” pada hari Jum’at Legi 10 Syuoro 1323 H.

Pernikahan Kedua

Untuk kedua kalinya, beliau melangsungkan pernikahan dengan Ibu Sarijati yang saat itu berusia 17 tahun, dan diperoleh putera dari pernikahannya sebanyak 3 (tiga) orang putera dan 2 (dua) orang puteri, dimana semuanya meninggal sewaktu masih kecil.

1912: Pensiun dari Polisi

Beliau berhenti dari Polisi Dienar bersamaan dengan meluapnya rasa kebangsaan Indonesia, yang dimulai sejak tahun 1908. Beliau kemudian pergi ke Tegal dan ikut seorang paman dari almarhum saudara Apu Suryawinata, yang menjabat sebagai Opzichter Irrigatie.

1914: Kembali ke Surabaya

Beliau kembali lagi ke Surabaya dan bekerja pada D.K.A. Surabaya. Selanjutnya, beliau pindah ke Madiun di Magazijn D.K.A. dan menetap di Desa Winongo Madiun.

1917: Perubahan Nama Persaudaraan

Persaudaraan “DJOJOGENDOLO CIPTO MULJO” diganti nama menjadi Persaudaraan “SETIA-HATI” Madiun.

1933: Pensiun

Beliau pensiun dari jabatannya dan menetap di desa Winongo Madiun.

1944: Wafat

Beliau memberikan pelajaran yang terakhir di Balong Ponorogo. Kemudian, beliau jatuh sakit dan akhirnya wafat pada hari Jum’at Legi 10 November 1944 jam 14:00 (Bulan Selo tanggal 24 tahun 1364 H), di rumah kediaman beliau di Winongo. Dimakamkan di Pesarean Winongo dengan Kijing batu nisan granit, serta dikelilingi bunga melati.

“SEMOGA ARWAH BELIAU DITERIMA DISISI TUHAN YANG MAHA ESA”

Sehabis pemakaman dibacakan ayat Suci Al Qur’an oleh Bapak Naib Jiwan untuk memenuhi pesan terakhir Ki Ngabehi Soerodiwirjo sebelum wafat dan diambilkan ayat “Lailatul Qadar” (Temurunnya Wahyu Illahi).

(G. Nas/dari berbagai sumber)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKPSDMD Kota Cimahi Bangun Sistem Informasi SILAPPAK ABADI.

    BKPSDMD Kota Cimahi Bangun Sistem Informasi SILAPPAK ABADI.

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Cimahi, RI, – Untuk Peningkatan Kompetensi serta Dongkrak Nilai IP-ASN, “Saat ini BKPSDMD Kota Cimahi sedang membangun sebuah sistem informasi layanan pelatihan dan peningkatan kompetensi ASN berbasis digital, yang diberi nama SILAPPAK ABADI. Sistem informasi ini diyakini akan sangat berguna dan sangat membantu untuk meningkatkan kompetensi ASN. Sebagaimana kita ketahui, setiap ASN memiliki hak pengembangan […]

  • Danramil 0819/14 Gondang Wetan Hadiri Pembukaan Pusdiklatcab Bina Wiyata Nanggala KMD Penggalang tahun 2023

    Danramil 0819/14 Gondang Wetan Hadiri Pembukaan Pusdiklatcab Bina Wiyata Nanggala KMD Penggalang tahun 2023

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Kapten Inf Kariono, Danramil 0819/14 Gondang Wetan hadiri Pembukaan Pusdiklatcab Bina Wiyata Nanggala Penggalang tahun 2023 “Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD)” Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pasuruan di SDN Wonosari Kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan. Senin(26/06/23) KMD yang digelar Kawartir ranting Gondang Wetan ini dihadiri M. Hidayatulloh S. STP. MT., Camat […]

  • APLIKASI ‘KUDU SEKOLAH’ MAJU DALAM KIPP SINOVIK 2021

    APLIKASI ‘KUDU SEKOLAH’ MAJU DALAM KIPP SINOVIK 2021

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 332
    • 0Komentar

    PEKALONGAN – RI, Resmi menjadi salah satu aplikasi yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada Mei 2019 lalu, dengan tujuan untuk memajukan pelayanan publik yang berbasis e-goverment, aplikasi ‘Kudu Sekolah’ maju dalam Kompetisi Nasional Inovasi Pelayanan Publik SINOVIK 2021. Dimana pada hari ini, Rabu (7/7/2021), Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M., telah mengikuti wawancara dan melakukan […]

  • Dandim 1202/Skw Pimpin Korp Rapot Pensiun PNS Makodim 1202/Singkawang

    Dandim 1202/Skw Pimpin Korp Rapot Pensiun PNS Makodim 1202/Singkawang

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    SINGKAWANG, RI – Dalam rangka memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang memasuki masa pensiun, Dandim 1202/Singkawang, Letkol Arm Ferdy Pongsamma R, S.H., memimpin langsung kegiatan Korp Rapot Pensiun untuk PNS Makodim 1202/Singkawang, Ibu Maidinah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Makodim 1202/Singkawang, Jl. Alianyang, Kel. Pasiran, Kec. Singkawang Barat, Kota Singkawang.Selasa,(04/03/2025). Acara […]

  • Pangdam XII/Tpr Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Sintang

    Pangdam XII/Tpr Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Sintang

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    ​SINTANG,RI – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., meninjau pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Balai Agung, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Selasa (10/3/2026). ​Pembangunan koperasi ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kalimantan Barat. ​ ​Peninjauan Pangdam ini dilakukan […]

  • ASN Kota Mojokerto Sambut Baik Gerakan “Bike to Work” Setiap Hari Jumat

    ASN Kota Mojokerto Sambut Baik Gerakan “Bike to Work” Setiap Hari Jumat

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI- Gerakan Bersepeda ke Kantor (Bike to Work) yang digagas Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mendapat sambutan positif dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. Sejumlah ASN menilai kebijakan tersebut mampu memotivasi pegawai untuk lebih aktif berolahraga sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan emisi kendaraan bermotor. “Sangat memotivasi untuk berolahraga, khususnya bersepeda. Namun, […]

expand_less