Breaking News
light_mode
Trending Tags

Komisi II DPRD Kota Probolinggo Evaluasi Penerapan PDRD, Dishub Dorong Penataan Parkir dan Percepatan Digitalisasi Pendapatan Daerah

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Komitmen untuk memperkuat tata kelola pendapatan daerah terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Probolinggo bersama DPRD. Sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan evaluasi kebijakan daerah, Komisi II DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait evaluasi atas penerapan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Probolinggo, Kamis (11/06/2026), tersebut menghadirkan sejumlah perangkat daerah guna menyampaikan perkembangan pelaksanaan kebijakan serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

RDP digelar sebagai forum untuk menelaah sejauh mana implementasi regulasi PDRD berjalan efektif dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain menjadi sarana penyampaian laporan dari organisasi perangkat daerah, agenda tersebut juga dimanfaatkan untuk menggali solusi atas berbagai hambatan teknis maupun administratif yang masih ditemui dalam proses pelaksanaan di lapangan.

Dalam pembahasan tersebut, sektor perhubungan menjadi salah satu perhatian utama, khususnya terkait pengelolaan retribusi parkir yang dinilai masih memiliki ruang untuk ditingkatkan. Komisi II DPRD menilai bahwa penguatan sistem pengelolaan parkir tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan, tetapi juga berpengaruh terhadap penataan kawasan perkotaan, kenyamanan masyarakat, dan kualitas pelayanan publik.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo, Pudi Adji Tjahjo Wahono, S.Sos., M.Si., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa terdapat sejumlah kondisi yang memengaruhi optimalisasi penerimaan dari sektor parkir. Salah satu persoalan yang disampaikan berkaitan dengan pola parkir yang dipengaruhi oleh wilayah administrasi dan kebijakan yang berbeda antar daerah.

Menurut Pudi, terdapat kendaraan yang memasuki wilayah Kota Probolinggo namun tidak dikenakan retribusi parkir tertentu karena sebelumnya telah terdaftar dalam sistem parkir berlangganan dari wilayah lain. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena berpengaruh terhadap potensi penerimaan yang seharusnya dapat masuk sebagai pendapatan daerah.

“Sekarang wilayah hukumnya berbeda, ada kendaraan yang ketika masuk kota tidak dikenakan parkir karena sudah masuk sistem berlangganan dari wilayah lain. Ini menjadi salah satu tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ungkap Pudi dalam forum RDP.

Ia menambahkan bahwa persoalan tersebut memerlukan penyesuaian sistem dan pola pengawasan yang lebih efektif agar tidak menimbulkan kebocoran potensi pendapatan. Menurutnya, diperlukan koordinasi lintas sektor serta pendekatan yang lebih adaptif terhadap dinamika mobilitas kendaraan yang terus berkembang.

Selain persoalan sistem, Dishub juga menghadapi tantangan dari sisi ketersediaan lahan parkir. Hingga saat ini, aktivitas parkir di sejumlah titik masih banyak memanfaatkan badan jalan karena keterbatasan ruang parkir yang tersedia. Kondisi tersebut dinilai belum ideal karena selain berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, juga menyulitkan proses pengawasan dan penarikan retribusi secara maksimal.

Pudi menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap sejumlah lokasi yang dinilai memungkinkan untuk dikembangkan menjadi kantong-kantong parkir baru. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem parkir yang lebih tertata sekaligus mengurangi praktik parkir tidak terkelola.

“Kami terus mencari dan menyiapkan lokasi yang memungkinkan dijadikan tempat parkir. Harapannya dengan fasilitas yang lebih baik, pengelolaan parkir dapat lebih tertib dan potensi pendapatan yang selama ini hilang bisa diminimalkan,” jelasnya.

Tidak hanya melakukan penataan fisik, Dishub Kota Probolinggo juga tengah mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan sektor perparkiran. Digitalisasi dinilai menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan transparansi, akurasi pencatatan transaksi, serta mempermudah pengawasan terhadap penerimaan retribusi.

Dalam kesempatan tersebut, Pudi menyampaikan bahwa proses pengadaan dan pengembangan sistem saat ini masih berlangsung melalui aplikasi Inaproc. Tahapan tersebut menjadi bagian dari mekanisme yang ditempuh pemerintah untuk menghadirkan sistem yang terintegrasi dan dapat mendukung pelayanan yang lebih modern.

“Ini masih berproses melalui aplikasi Inaproc. Mudah-mudahan dalam dua sampai tiga bulan ke depan sudah dapat direalisasikan sehingga perangkat yang dibutuhkan bisa segera dipasang dan berjalan untuk mendukung digitalisasi,” ujarnya.

Ia berharap ketika sistem tersebut mulai diterapkan, proses pengelolaan parkir dapat dilakukan secara lebih efektif dan akuntabel. Kehadiran teknologi diharapkan mampu menekan potensi kebocoran pendapatan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran layanan parkir.

Melalui forum RDP ini, Komisi II DPRD Kota Probolinggo menegaskan pentingnya evaluasi yang berkelanjutan terhadap implementasi PDRD. Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar untuk memperkuat kebijakan yang telah berjalan serta mendorong percepatan inovasi di setiap perangkat daerah.

Dengan adanya kolaborasi antara DPRD dan perangkat daerah, pengelolaan pajak dan retribusi di Kota Probolinggo diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat serta mampu menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 Salurkan Bantuan Besar untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Aceh Tamiang

    Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 Salurkan Bantuan Besar untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Aceh Tamiang

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    ACEH,RI-Batalyon Dhira Brata Alumni Akpol 1990 yang diwakili Brigadir Jenderal Polisi Mashudi, S.I.K., S.H., M.Hum. (Kepala Pusat Inafis Bareskrim Polri), bersama Brigjen Pol (Purn) Purwoko Y., Brigjen Pol (Purn) Fajarudin, dan Kombes Pol Ponadi, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang yang saat ini terdampak parah banjir bandang dan longsor. Aceh Tamiang menjadi salah […]

  • Batik Kota Mojokerto Eksis di Kancah Nasional, Tampil di Indonesia Fashion Week (IFW) 2024

    Batik Kota Mojokerto Eksis di Kancah Nasional, Tampil di Indonesia Fashion Week (IFW) 2024

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 573
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Setelah sebelumnya sukses tampil di Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto berkolaborasi dengan desainer APIKMEN menampilkan batik Kota Mojokerto dalam event bergengsi Indonesia Fashion Week (IFW) 2024. Dengan mengangkat tema “The Magnificent Of Majapahit” koleksi yang ditampilkan menonjolkan semangat eksplorasi budaya, keagungan, serta kejayaan Kerajaan Majapahit dalam […]

  • Bupati Pemalang Akan Menindak, Terkait Kerumunan Di Kantor Kelurahan Pelutan

    Bupati Pemalang Akan Menindak, Terkait Kerumunan Di Kantor Kelurahan Pelutan

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 460
    • 0Komentar

    PEMALANG-RI, Kerumunan para warga Kelurahan Pelutan Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah, Kerumunan tersebut adalah antrian beras program dari Kementrian Sosial/Kemensos, Hingga memadati area kantor Kelurahan Pelutan pada hari Jum’at siang 13 Agustus 2021, Dikatakan para warga dari lingkungan Kelurahan Pelutan, inisial TL dan RK yang mewakili warga lainnya, ” Sebetulnya kami tidak bermaksud […]

  • Terkait Dugaan Pemerasan Puluhan Kades Datangi Mapolres Pemalang

    Terkait Dugaan Pemerasan Puluhan Kades Datangi Mapolres Pemalang

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 360
    • 0Komentar

    PEMALANG – RI, Belum lama ini Jum’at 19 Juni 2020, puluhan Kepala Desa se-Kabupaten Pemalang mendatangi Mapolres. Mereka bersama-sama datang dengan menggunakan kendaraan roda empat yang berlainan. Gerakan itu dilakukan atas dasar adanya beberapa Kades yang diduga mendapatkan perlakuan tindakan tidak menyenangkan. Tindakan dugaan pemerasan kepada 91 Kades diduga dilakukan oleh 4 orang Oknum Wartawan. […]

  • Warga Amankan Oknum Sekdes Yang Bertamu Tengah Malam

    Warga Amankan Oknum Sekdes Yang Bertamu Tengah Malam

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 313
    • 0Komentar

    PEMALANG – RI, Ratusan warga menggruduk Kantor Balai Desa Karangmoncol, Kecamatan Randudongkal, pada Senin pagi (22/2/2021). Warga menuntut agar dua orang Oknum Perangkat Desa tersebut segera dicopot dari jabatannya, lantaran diduga kuat telah melakukan perselingkuhan. Oknum laki-laki berinisial WAH yang menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) yang diduga berselingkuh dengan seorang wanita LAS yang menjabat sebagai […]

  • Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi

    Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    CIMAHI,RI- Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi hadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, bertempat di Convention Hall Cimahi Techno Park. Kota Cimahi Acara ini menandai peralihan kepemimpinan dari Arif Raharjo, kepada pejabat baru, Nurintan sebagai Kajari Kota Cimahi. Wali Kota Cimahi, Letkol. (Purn) Ngatiyana, mengatakan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi […]

expand_less