Laskar Pelangi Ikon Wista Pulau Belitong
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
- visibility 433
- print Cetak

BELITUNG TIMUR,RI – Kabupaten Belitung Timur menjadi semakin terkenal dengan lahirnya sebuah Novel LASKAR PELANGI kemudian yang diangkat menjadi sebuah film layar lebar maupun dijadikan sebuah film berseri di TV besar Nasional buah karya Andria Hirata pemuda asli Belitung Timur, karya tulis begitu booming hingga seantero negri bahkan mendunia yang diterjemahkan kedalam 37 bahasa dunia sehingga Novel tersebut semakin terkenal dan banyak penggemarnya di seluruh dunia.
Film tersebut dengan mengambil shooting di pulau Belitung dimana tempat lahirnya Novel tersebut kecamatan Gantung dan sekitarnya daerah aslinya Laskar Pelangi lahir dari buah kerya Andrea Hirata putra asli setempat, yang endingnya shooting nya di Pantai Tanjung Tinggi yang berpasir putih bersih air lautnya yang jernih kebiruan serta dihiasi batu granit raksasa yang membentang disepanjang pantai hingga ketengah laut sehingga menambah keindahan eksotis pemandangannya yang menjadikan latar belakangi semakin menarik dan indah dari film Laskar Pelangi.
Helmi M Fadhil wartawan senior Belitung Timur mengatakan, Novel LASKAR PELANGI yang lahir dari karya tulis putra asli Belitung Timur tersebut sehingga membawa Pulau Belitung melejit lebih dikenal oleh dunia, sehingga turis domestik maupun turis asing dari berbagai belahan duniapun berdatangan untuk mengetahui dan penasaran seperti apa Negri LASKAR PELANGI dan seperti apa indahnya alam pulau Belitong dengan pantainya yang begitu mempesona.(21/2/2024).
” Kabupaten Belitung Timur tempat lahirnya Novel LASKAR PELANGI, tepatnya di kota kecil kecamatan Gantong disinj lah novel tersebut mulai berangkat dari tangan trampil cerdas yang diangkat dari riwayat pribadinya Andrea Hirata sejak dari semasa sekolah dasar Muhammadiyah Gantong penuh semangat walau hanya sebuah sekolah yang hampir roboh yang ditopang kiri kanan agar tidak roboh namun semangat tekun walau hanya beberapa orang siswa salah satunya adalah Andrea Hirata sang penulis Novel legendaris LASKAR PELANGI yang mendunia” ungkap Helmi.
Selanjutnya Helmi menjelaskan Belitung Timur mempunyai garis pantai yang panjang yang berpasir putih bersih dan berkilau karena pasir tersebut adalah merupakan bahan dasar pasir kwarsa bahan baku daripada pembuatan kaca/beling, maka tak heran jika pasir terlihat berkilau bersinar dikala matahari menyinarinya.
“Pantai adalah sebuah sumber daya alam (SDA) Kabupaten Belitung Timur dengan kekayaan keindahan alamnya tersebut merupakan potensi yang luar biasa dan patut disyukuri oleh masyarakat karena merupakan kekayaan alam dan merupakan sumber ekonomi bagi masyarakat dan daerah, ekonomi masa depan yang tak akan lekang dimakan waktu menjadi sumber pendapatan Asli Daerah (PAD) masa kini dan masa depan” jelasnya
Kemudian juga Helmi memaparkan beberapa pantai yang cukup teekenal yang ada di Belitung Timur diantaranya, Pantai Serdang Kecamatan Manggar, Pantai Nyiur melambai Kecamatan, Pantai Tanjung Mudong Kecamatan Manggar, Pantai Burong Mandi Kecamatan Damar, Pantai Tambak Kecamatan Damar, Pantai Bukit Batu Kecamatan Damar, Pantai Pering Kecamatan Kelapa Kampit, Pantai Batu Pulas Kecamatan Kelapa Kampit, Pantai Punai Kecamatan Simpang Pesak, Pantai Batu Buyung Kecamatan Simpang Pesak, Pantai Bedaun Kecamatan Simpang Pesak dan masih sangat banyak pantai yang indah berpasir putih yang belum tergarap.
“Pantai Punai yang terletak di Desa Tanjung Kelumpang Kecamatan Simpang Pesak adalah sebuah pantai yang dihiasi pohon nyiur melambai dan pohon Pinus berpasir putih, batu granit raksasa di sepanjang garis pantai disekitarnya yang terletak di bagian selatan kabupaten Belitung Timur, di Desa Tanjung Kelumpang Kecamatan Simpang Pesak tersebut merupakan pantai yang sangat terkenal dan merupakan salah satu destinasi wisata pantai andalan Kabupaten Belitung Timur dengan fasilitas yang sudah ada seperti cotage tempat menginap, perahu serta fasilitas lainnya berpotensi besar untuk digarap hingga menjadikan sebuah kawasan wisata unggulan andalan karena memang pantainya yang menghadap ke selatan serta tidak jauh dari ibu kota Jakarta, garis lurus keselatan ke Pantai Ancol Jakarta hanya beberapa jam dengan Speed boat dan hanya 50 menit penerbangan dari Bandara internasional Soekarno Hatta (CKG) Jakarta ke Bandara HAS Handjoedin (TJQ) Belitung” paparnya.
Helmi menutup bincang-bincang nya dikatakan Kabupaten Belitung Timur yang berada tepat terdepan ALKI 1 (Alur Laut Kepulauan Indonesia satu) yang artinya merupakan jalur perjalanan laut yang sangat ramai dominan dan bisa menjadikan persinggahan kapal atupun turis, tentu saja sangat berpeluang untuk dijadikan sumber pendapatan bagi daerah (PAD) dan bisa dijadikan masyarakat Belitung Timur menjadi kehidupan yang lebih sejahtera dimasa kini dan yang akan datang. (Hadi)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar