Breaking News
light_mode
Trending Tags

LSM GMBI Kenalkan Kearifan Lokal Jawa kepada 30 Anak Yatim di Warung Kangen Djadoel

  • account_circle Pom py
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • visibility 2
  • print Cetak

LSM GMBI Kenalkan Kearifan Lokal Jawa kepada 30 Anak Yatim di Warung Kangen Djadoel

Lamongan, Ri – Di tengah derasnya arus teknologi dan kehidupan serba instan, LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Gresik mengajak anak-anak yatim dan piatu mengenal kembali kehidupan masyarakat Jawa pada masa lalu.

Sebanyak 30 anak yatim dan piatu diajak menikmati suasana tempo dulu sekaligus mendapatkan edukasi budaya dan motivasi di Warung Kangen Djadoel, Gang Gayam, RT 01/RW 01, Desa Mantup, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan tersebut dikemas dalam rangkaian santunan yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran mengenai nilai-nilai kehidupan, budaya, adat, dan kearifan lokal masyarakat Jawa.

Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Mohammad Hudin, S.Pd., mengatakan generasi muda perlu memahami akar budaya di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Menurut dia, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas diri, bukan justru membuat generasi muda kehilangan karakter dan nilai-nilai kehidupan.

“Anak-anakku sekalian, zaman kalian saat ini adalah zaman teknologi atau zaman modern. Semuanya tersaji secara instan melalui teknologi. Oleh sebab itu, anak-anak harus menguasai teknologi, bukan kita yang dikuasai oleh teknologi,” kata Mohammad Hudin.

Belajar dari Kehidupan Masa Lalu

Pemilihan Warung Kangen Djadoel sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Tempat tersebut menghadirkan suasana kehidupan masyarakat Jawa pada era 1980-an melalui berbagai ornamen dan peralatan tradisional.

Anak-anak dapat melihat langsung sejumlah benda yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, mulai dari bangunan dan perabot berbahan kayu, atap anyaman bambu, gebyok, lesung, meja dan kursi tempo dulu, hingga sumur timba.

Di sekitar lokasi juga terdapat tanaman pertanian, termasuk padi, yang menggambarkan kehidupan masyarakat pedesaan yang masih dekat dengan alam dan aktivitas pertanian.

Sebelum mengikuti sesi edukasi dan motivasi, para peserta terlebih dahulu melaksanakan salat Magrib berjamaah. Setelah itu, mereka menikmati hidangan bersama sembari mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan Mohammad Hudin.

Ia memperkenalkan filosofi Jawa “Nrimo Ing Pandum, Rekoso Ing Makaryo” sebagai salah satu nilai kehidupan yang relevan untuk dikenalkan kepada generasi muda.

Filosofi tersebut mengandung pesan untuk tetap bersyukur atas apa yang diberikan Tuhan sekaligus tidak berhenti bekerja keras dalam menjalani kehidupan.

“Anak-anak yatim dan piatu kita perkenalkan peradaban zaman dulu dengan filosofi Nrimo Ing Pandum. Selalu bersyukur, hidup adem ayem, tentrem, serta gemah ripah loh jinawi atau berkecukupan,” ujarnya.

Teknologi Harus Diimbangi Moral

Mohammad Hudin menilai penguasaan teknologi menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda. Namun, kemampuan tersebut harus dibarengi dengan moral, adab, budaya, serta nilai keagamaan.

“Bagaimana kita menguasai teknologi? Dengan menjaga moral tetap pada sendi budaya, adat dan adab sebagai orang Jawa atau kearifan lokal. Menjaga ketakwaan kepada Allah SWT juga menjadi kunci utama melalui ibadah sesuai syariat Islam,” katanya.

Menurutnya, mengenalkan budaya masa lalu bukan berarti mengajak anak-anak meninggalkan kemajuan zaman. Sebaliknya, sejarah dan budaya dapat menjadi pijakan agar generasi muda mampu menghadapi masa depan tanpa kehilangan identitas.

Usai sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu. Prosesi berlangsung khidmat dengan lantunan sholawat yang diikuti bersama oleh para peserta.

Setelah menerima santunan, anak-anak diberi kesempatan berkeliling menikmati berbagai koleksi benda tempo dulu yang ada di Warung Kangen Djadoel. Mereka juga mengabadikan momen tersebut melalui foto bersama.

Anak-anak Diperkenalkan pada Peralatan Pertanian Tradisional

Salah seorang peserta, Bagus, mengaku mendapat pengalaman baru setelah melihat secara langsung berbagai peralatan yang sebelumnya hanya diketahui dari cerita.

“Sangat senang bisa melihat alat pembajak sawah (brojol) yang menggunakan hewan untuk menarik alat bajak. Selain bajak sawah, ada lampu petromax, telepon jadul dan macam-macam lainnya. Banyak sekali. Sangat senang,” ungkap Bagus.

Ia juga mengapresiasi perhatian LSM GMBI Distrik Gresik yang mengajak anak-anak mengikuti kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Pak Muhammad Hudin. Kami selalu mendapatkan perhatian. Semoga LSM GMBI yang berada di Gresik selalu diberikan kesehatan, rezeki dan umur panjang untuk terus berjuang dalam amal makruf. Amin,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Tidak sekadar berbagi santunan, kegiatan ini juga membawa pesan bahwa kemajuan teknologi dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan. Generasi muda didorong untuk mampu menguasai perkembangan zaman, namun tetap memiliki karakter, kepedulian sosial, serta menghargai akar budaya dan nilai kehidupan yang diwariskan generasi sebelumnya. (Rdwn)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memalukan!!Oknum Kades Mesum Dengan Istri Orang Terancam Dilapor Kan Warnga Ke Kecamatan

    Memalukan!!Oknum Kades Mesum Dengan Istri Orang Terancam Dilapor Kan Warnga Ke Kecamatan

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 363
    • 0Komentar

    JAMBI –  RI, Pemerintah Kabupaten Muara Bungo mengancam akan memecat Oknum Kades berinisial A.H (Rio) Dusun Kuamang Jaya yang tertangkap basah oleh warga yang menduganya sedang berbuat mesum dengan seorang wanita bersuami. “Laporan yang saya terima, ‘A.H’ (Rio) digerebek masyarakat dengan pasangan selingkuhnya SW, Kepala Kampung 2 terlihat bersama Datuk RIO ‘AH’ di Kantor Rio Dusun […]

  • Cegah Tindak Kriminal, Polsek Jati Polres Blora Patroli Toko Emas, Antisipasi Gangguan Polisi Polsek Jati Patroli Ke Toko Emas

    Cegah Tindak Kriminal, Polsek Jati Polres Blora Patroli Toko Emas, Antisipasi Gangguan Polisi Polsek Jati Patroli Ke Toko Emas

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 439
    • 0Komentar

    BLORA – RI, Untuk mewaspadai tindak kejahatan dan gangguan Kamtibmas lainnya di Wilayah Kabupaten Blora, Polres Blora Polda Jawa Tengah melaksanakan kegiatan rutin Kepolisian yang ditingkatkan, salah satunya adalah Patroli ke obyek vital dan pusat keramaian masyarakat. Patroli dilakukan dari tingkat Polres hingga Polsek Jajaran di 16 Kecamatan. Hal itu seperti yang dilakukan oleh satu […]

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Komsos di Silatuga, Masyarakat Nyatakan Komitmen Jaga Kamtibmas

    Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Komsos di Silatuga, Masyarakat Nyatakan Komitmen Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sugapa – , RI –Pada hari Selasa, 23 September 2025, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan Pos TK Silatuga menggelar kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat Kampung Silatuga, Distrik Sugapa. Kegiatan yang dipimpin oleh Komandan TK Silatuga, Lettu Inf. Diyan Saputro, melibatkan 15 personel dan berlangsung penuh keakraban. Dalam pertemuan itu, tokoh masyarakat setempat, sdr. […]

  • Wali Kota Mojokerto Resmikan SPPG Mentikan, Perkuat Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

    Wali Kota Mojokerto Resmikan SPPG Mentikan, Perkuat Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Wali Kota Mojokerto Resmikan SPPG Mentikan, Perkuat Dukungan Program Makan Bergizi Gratis Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mentikan Prajurit Kulon yang berlokasi di Jalan Prapanca Cakarayam Gang 5 Nomor 9 pada Jumat (6/1). SPPG ini merupakan milik mitra Arwanto Arie sebagai bagian dari dukungan terhadap […]

  • PemKot Cimahi Menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pangan Segar Cimahi (PANGSI)

    PemKot Cimahi Menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pangan Segar Cimahi (PANGSI)

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 159
    • 0Komentar

    CIMAHI, RI – Pada bulan suci Ramadan dan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, harga pangan dan bahan pokok di berbagai daerah seringkali mengalami lonjakan. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kota Cimahi menggelar Gerakan Pangan Murah Pangan Pokok (Sembako) dan Pangan Segar Cimahi (GPM PANGSI) sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli […]

  • Sambut 1 Muharram 1444 H, Ribuan Santri Padati Masjid Al-Muhtarom

    Sambut 1 Muharram 1444 H, Ribuan Santri Padati Masjid Al-Muhtarom

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 402
    • 0Komentar

    KABUPATEN PEKALONGAN – RI, Ribuan santri serta perwakilan dari Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Pekalongan memadati halaman Masjid Al-Muhtarom Kajen dalam kegiatan Gebyar Muharram 1444 Hijriah yang berlangsung pada hari Sabtu (30/07/22). Dalam kegiatan tersebut  digelar Khataman Al Qur’an (Khotmil Qur’an), dan pertunjukan oleh para Santri. Kegiatan  dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian […]

expand_less