Breaking News
light_mode
Trending Tags

PemKot Cimahi Menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pangan Segar Cimahi (PANGSI)

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • visibility 151
  • print Cetak

CIMAHI, RI – Pada bulan suci Ramadan dan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, harga pangan dan bahan pokok di berbagai daerah seringkali mengalami lonjakan. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kota Cimahi menggelar Gerakan Pangan Murah Pangan Pokok (Sembako) dan Pangan Segar Cimahi (GPM PANGSI) sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Dalam GPM ini, berbagai bahan pokok yang dijual mencakup beras, minyak goreng, telur, daging ayam, daging sapi, serta berbagai sayur mayur.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, menjelaskan bahwa GPM merupakan salah satu strategi untuk menanggulangi inflasi di Kota Cimahi. “Kami berharap GPM ini menjadi solusi untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap terjaga menjelang lebaran, serta memastikan inflasi di Kota Cimahi tidak melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, yaitu 3,5 persen,” ujarnya.

Selama bulan Ramadhan ini GPM diadakan di beberapa titik strategis di Kota Cimahi, termasuk di halaman Kantor P3DW (Samsat Cimahi). Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, Adhitia menjelaskan bahwa pihaknya ingin memastikan kegiatan ini mudah diakses oleh masyarakat. “Kami memilih tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat, sehingga manfaat dari GPM dapat dirasakan secara maksimal,” tambahnya.
Tujuan dilaksanakan GPM ini bertujuan:
Pengendalian Inflasi Daerah dengan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dalam rangka mencegah dan menanggulangi terjadinya masyarakat rawan pangan.

Penyediaan pangan serta upaya stabilisasi pasokan, stok dan harga pangan agar stabil antar waktu dan antar daerah, pemenuhan kebutuhan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) masyarakat yang mengalami keadaan darurat dan kerawanan pangan.
Upaya Pembinaan ke Pelaku Usaha Pangan dengan diBina, diBela dan diBeli (B3) terhadap para Pelaku Usaha Pangan Daerah (KTNA, KWT-KWT, Gapoktan, CHC, Pengusaha Pangan) yang semuanya ber-KTP Cimahi, kecuali Perum Bulog.

Untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) seperti beras, telur, daging ayam, daging sapi, minyak kelapa gula pasir, terrigu dan lain-lain. dalam rangka mencegah dan menanggulangi terjadinya masyarakat rawan pangan terutama Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan saat Bulan Suci Ramadhan dan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Kalender Penyelengaraaan Gerakan Pangan Murah Pangan Pokok dan Segar Cimahi ini diagendakan 30 kali dalam Tahun 2025 baik di gelar di Pemkot Cimahi maupun di luar Pemkot di Kelurahan-Kelurahan, dengan anggaran : APBD Kota Cimahi 24 kali; APBD Provinsi 5 kali dan APBN 1 kali. Hari ini ke-5 kali dari rencana pelaksanaan GPM Tahun 2025.

Ia juga menyebutkan, kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi dan Dinas Ketahanan Pangan serta Peternakan Provinsi Jawa Barat, agar upaya untuk menstabilkan harga pangan dapat dilakukan lebih efektif. “Kami memberikan bantuan berupa fasilitasi distribusi pangan (FDP) sebesar Rp2.000 per kilogram untuk setiap komoditas pokok masyarakat sebanyak 3.500 kg. Dengah hal ini diharapkan dapat membuat harga pangan lebih rendah dari harga pasaran,” ungkapnya.

Adhitia mengungkapkan bahwa untuk menjamin kualitas, beberapa bahan makanan yang dijual merupakan produk frozen yang telah terjamin keamanannya. “Kami juga menurunkan beras SPHP dari Bulog Kantor Cabang Bandung sebanyak 10 ton beras dengan harga yang terjangkau, yakni Rp 58.000 per 5 kg,” jelasnya.

Selain itu juga untuk komoditas Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas)
GPM tidak hanya bertujuan untuk menyediakan pangan yang murah, tetapi juga untuk mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga oleh oknum-oknum tertentu. Walaupun saat ini tidak ada pembatasan jumlah pembelian, Adhitia menekankan pentingnya etika dalam berbelanja. “Kami ingin masyarakat membeli dengan bijak. Jika ada yang membeli dalam jumlah besar tanpa alasan yang jelas, tentu kami akan mencurigainya, tegasnya.

Selain itu, Adhitia menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap praktik perdagangan yang tidak fair. “Kami akan berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan Perindustrian untuk mengawasi harga. Jika ditemukan kenaikan harga yang tidak wajar, kami akan melakukan pembinaan kepada para pedagang dan segera melakukan sidak dan operasi pasar” jelasnya.

Adhitia berharap bahwa dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat tidak akan kesulitan dalam memperoleh pangan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. “Kami berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Cimahi, terutama di bulan suci yang penuh berkah ini,” Paparnya.

GPM diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berbelanja dengan bijak dan menjaga kesetabilan ekonomi lokal. Dengan kolaborasi dan kesadaran bersama, diharapkan Kota Cimahi dapat menghadapi tantangan inflasi dengan lebih baik.Pungkasnya R.Harry KP.

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reuni STM Raden Patah Tahun 1989/1990 Mojokerto

    Reuni STM Raden Patah Tahun 1989/1990 Mojokerto

    • calendar_month Minggu, 4 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Mojokerto – RI, Reuni dilaksanakan di Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto dan diikuti kurang lebih 30 sampai 50 orang Alumni Siswa STM Raden Patah tahun 1989/ 1990 lancar dan kondusif tetap melaksanakan Protokol Kesehatah, Minggu (4/7/21). Dalam kesempatan ini Ketua Alumni H. Fatoni menyampaikan, marilah kita junjung persatuan dan kesatuan juga kerukunan […]

  • Proyek 40 Miliar Di Jalan Soekarno-Hatta Disorot Akibat Tiang Listrik Mengganggu Akses Jalan

    Proyek 40 Miliar Di Jalan Soekarno-Hatta Disorot Akibat Tiang Listrik Mengganggu Akses Jalan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Proyek peningkatan infrastruktur di Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo, dengan nilai anggaran sekitar Rp 40 miliar, kini menjadi sorotan publik. Proyek yang bertujuan memperbaiki kualitas jalan dan fasilitas pendukung di kawasan tersebut justru mendapat kritik karena adanya tiang listrik yang dianggap tidak tepat penempatannya dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Sejumlah media menayangkan Berita bahwa tiang […]

  • Koramil 0819/14 Gondang Wetan Bersama Masyarakat Menggelar Khotmil Qur’an

    Koramil 0819/14 Gondang Wetan Bersama Masyarakat Menggelar Khotmil Qur’an

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Dalam rangka mempererat hubungan tali silaturahim antara TNI dan Masyrakat serta Toga di Wilayah Kecamatan Gondang Wetan, Koramil 0819/14 Gondang Wetan menggelar kegiatan rutin Khotmil Qur’an Yaitu mengaji dengan membaca 30 juz secara bersama – sama. Khotmil Qur’an ini dilaksanakan di Makoramil 0819/14 Gondang Wetan, tepatnya di Jalan Raya Gondang Wetan Desa […]

  • Ketua LSM AMPP Geram Terkait Masih Eksisnya Padepokan Dimas Kanjeng

    Ketua LSM AMPP Geram Terkait Masih Eksisnya Padepokan Dimas Kanjeng

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Probolinggo,RI- Sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait masih eksisnya Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Gading Wetan kecamatan Gading yang dinyatakan merupakan komunitas sesat sejak beberapa tahun lalu,memantik kegusaran masyarakat. MUI Kabupaten Probolinggo memperingatkan pemerintah daerah agar tidak mengabaikan eksistensi padepokan yang penuh kontroversial ini. Pernyataan MUI ini disampaikan saat audiensi dengan PJ Bupati Probolinggo, Ugas […]

  • 1000 KPM PKH Dinyatakan Lulus Mandiri, Gus Ipul : PKH bukan Bantuan Permanen

    1000 KPM PKH Dinyatakan Lulus Mandiri, Gus Ipul : PKH bukan Bantuan Permanen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    1000 KPM PKH Dinyatakan Lulus Mandiri. Gus Ipul : PKH bukan bantuan permanen.‎‎Pemalang, RI – PKH bukan bantuan permanen, melainkan jaringan sementara untuk mendorong kemandirian keluarga.‎‎Pernyataan tersebut disampaikan Mensos RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam acara graduasi 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pemalang Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin […]

  • Atasi Kesulitan Air, Satgas TMMD 121 Kodim 0815/Mojokerto Bangun Sumur Bor

    Atasi Kesulitan Air, Satgas TMMD 121 Kodim 0815/Mojokerto Bangun Sumur Bor

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 316
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. TNI AD Manunggal Air merupakan program utama Kasad dalam mengatasi kesulitan masyarakat secara nasional, terkait dengan hal tersebut, Satgas TMMD Reguler 121 bersama Distan Kabupaten Mojokerto membangun sumber air bor di Dusun Bandung Wetan, Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (26/07/2024). Pembangunan sumur bor ini merupakan harapan masyarakat di Dusun […]

expand_less