Breaking News
light_mode
Trending Tags

Komisi A DPRD Pemalang Tolak Rencana Outsourcing Non ASN

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 59
  • print Cetak

Komisi A DPRD Pemalang Tolak Rencana Outsourcing Non-AS

Pemalang, RI – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang memberlakukan sistem outsourcing atau tenaga alih daya untuk tenaga non-ASN (Aparatur Sipil Negara) mendapat reaksi penolakan dari parlemen.

Komisi A DPRD Pemalang yang membidangi pemerintahan secara tegas menolak rencana tersebut karena dinilai tidak manusiawi dan berpotensi bermasalah hukum.

Penolakan keras itu disampaikan Anggota Komisi A DPRD Pemalang, Heru Kundhimiarso dalam Rapat Kerja bersama eksekutif dalam rangka Pembahasan tentang Tenaga Honorer Non Skema, Kamis malam, 15 Januari 2026.

Dalam rapat Kerja yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Pemalang, Fahmi Hakim itu, menghadirkan Asisiten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Kepala BPKPAD, Bapperida, Kabag Organisasi, Kabag Hukum, pihak ketiga (PT.DSM) dan perwakilan tenaga honorer.

“Kami (Komisi A DPRD Pemalang), menolak keras sistem outsourcing atau tenaga alih daya. Kebijakan ini sangat tidak manusiawi karena nantinya akan merumahkan (mem-PHK) ratusan tenaga honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun,” tegas politisi Partai Kabngkitan Bangsa (PKB) yang akarab disapa Kundhi.

Menurut Kundhi, masih ada sebanyak 902 tenaga honorer yang tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kini belum jelas nasibnya karena tidak terakomodir dalam rekruitmen PPPK dan PPPK Paruh Waktu, belum termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

Sementara, rencana sistem outsourcing yang akan diberlakukan Pemerintah Daerah hanya mengakomidr 458 orang.

“Ratusan honorer lainnya nanti mau dikemanakan, dirumahkan atau d-PHK padahal mereka sudah mengabdi bertahun-tahun?” tanya Kundhi.

Padahal menurut Kundhi, dari total anggaran yang sudah dialokasikan di APBD Kabupaten Pemalang Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp. 9,6 miliar, Pemerintah Daerah bisa menggunakan mekanisme PJLP yakni individu yang dipekerjakan oleh pemerintah secara langsung melalui sistem pengadaan mirip kontrak individu khusus non-ASN.

“Komitemen kita (wakil rakyat) jelas, jangan ada yang dirumahkan, ini soal kemanusiaan. Dan mekanisme PJLP bisa mengakomidir semua dan saya kira anggarannya cukup.
Kenapa tiba-tiba eksekutif memutuskan sendiri memakai sistem outsourcing tanpa bicara dengan kami?” tegasnya.

Selain dianggap tidak manusiawi karena merumahkan atau mem-PHK ratusan honorer, jika upah atau gaji minimal tidak setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) atau Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK), maka sistem outsourcing tenaga kerja alih daya berpotensi bermasalah hukum karena tidak sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku.

Mantan aktivis ’98 yang pernah bergabung di organisasi nonpemerintah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) di Jakarta ini memastikan, DPRD berkomitmen terus bersuara keras jika ada kebijakan eksekutif yang tidak berpihak kepada masyarakat.

Penolakan sistem outsourcing non-ASN ini menegaskan peran DPRD Pemalang sebagai lembaga yang hadir dan berdiri di garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan serta kepastian nasib tenaga honorer yang telah lama mengabdi bertahun-tahun bagi pelayanan masyarakat Kota Ikhlas.*

(imam wtw)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Pulsa Internet Dinilai Tidak Memenuhi Syarat (Eligible) Oleh Pemerintah Pusat

    Bantuan Pulsa Internet Dinilai Tidak Memenuhi Syarat (Eligible) Oleh Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 239
    • 0Komentar

    BANTEN – RI,  Bantuan pulsa internet untuk program Belajar Daring (Dalam Jaringan) bagi Siswa SMA/SMK se-Banten selama pandemi Covid-19 senilai Rp11 miliar batal disalurkan pada APBD Perubahan 2020. Informasi yang dihimpun, bantuan pulsa internet oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten rencananya dianggarakan melalui mekanisme dana hutang dari Pemerintah Pusat. Namun, PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) selaku […]

  • IWOI Kalbar Tunggu Komitmen Kapolda Kalbar Tangani PETI

    IWOI Kalbar Tunggu Komitmen Kapolda Kalbar Tangani PETI

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – AS cukong tambang emas ilegal di Kalbar tak tersentuh hukum. DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Provinsi Kalbar mendesak Kapolda Kalbar untuk bertindak. Syafarudin Delvin, Ketua DPW IWOI Provinsi Kalbar, Senin (5/5/2025) usai mendatangi Mapolda Kalbar bersama pengurus IWOI Kalbar. Agenda kunjungan itu untuk menindaklanjuti surat permohonan audiensi ke Kapolda Kalbar, terkait […]

  • Wakapolda Kalbar Pimpin Apel Konsolidasi, Antisipasi Karhutla di Kuburaya

    Wakapolda Kalbar Pimpin Apel Konsolidasi, Antisipasi Karhutla di Kuburaya

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Pontianak, RI – Polda Kalbar – Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meningkat akibat cuaca ekstrem, Wakapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Roma Hutajulu, memimpin langsung apel konsolidasi di Lapangan Parkir Qubu Resor pada Selasa pagi.(17/09) Kabidhumas Polda Kalbar Kombespol Raden Petit Wijaya,S.I.K.,M.M kepada awak media menyampaikan bahwa Apel ini dihadiri oleh jajaran […]

  • Kasat Binmas Polres Merangin Pimpin Upacara Di SMAN 1 Merangin

    Kasat Binmas Polres Merangin Pimpin Upacara Di SMAN 1 Merangin

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 351
    • 0Komentar

    JAMBI – RI, Bertempat di Lapangan Upacara SMN 1 Merangin pukul 07.30 WIB, Kasat Binmas Polres Merangin Bapak AKP. Nursan Subagyo menjadi Pembina Upacara. Suatu kehormatan bagi Keluarga Besar SMAN 1 Merangin atas kehadiran AKP. Nursan Subagyo di damping Rekannya. Upacara ini merupakan agenda rutin Polres Kabupaten Merangin. Dalam arahannya AKP. Nursan Subagyo menyampaikan jalannya […]

  • Rilis Resmi KJJT Terkait Nama KJJT Dicatut : ‘Kami Lebih Menghargai Yang Beradap, Dari Pada Yang Biadap’

    Rilis Resmi KJJT Terkait Nama KJJT Dicatut : ‘Kami Lebih Menghargai Yang Beradap, Dari Pada Yang Biadap’

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Surabaya, RI – Komunitas media lokal di Kabupaten Sampang, Madura yang mengatasnamakan KOMPAK’S (Komunitas Media Penegak Keadilan’ Sampang) ‘meradang’ bakal dilaporkan polisi. Nama KOMPAK’S tersiar di Kota Pahlawan Surabaya, komunitas itu dengan sengaja mencatut nama Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) di dalam surat audensi yang ditujukan kepada Polres Sampang. Tidak hanya KJJT yang dicatut, ada […]

  • Polresta Banyuwangi Ungkap 105 Ragam Kasus Dan 78 Pelaku Kejahatan Selama Operasi Sikat Semeru 2020

    Polresta Banyuwangi Ungkap 105 Ragam Kasus Dan 78 Pelaku Kejahatan Selama Operasi Sikat Semeru 2020

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 236
    • 0Komentar

    BANYUWANGI – RI, Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap 105 ragam kasus Kriminal selama Operasi Sikat Semeru tahun 2020. Dalam Operasi yang digelar selama 12 hari tersebut, Polisi juga berhasil menangkap 78 orang Pelaku Tindak Kejahatan. “Operasi ini kita laksanakan sejak tanggal 6 sampai 17 Juli 2020. Kita berhasil ungkap 105 kasus dengan 78 orang sebagai Tersangka. […]

expand_less