APM Priangan Timur mendorong Kretifitas Konten Budaya Sunda Kuasai Ruang Digital
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

KOTA TASIKMALAYA,RI- Aliansi Pers Mahasiswa (APM) Priangan Timur menggelar diskusi “Nyemah Atikan Penyiaran” di Gedung Bank Indonesia Tasikmalaya, Selasa (21/4/2026), sebagai respons atas menurunnya konten budaya lokal di media sosial.
Ketua APM, Muhamad Irvan Ukasah, menegaskan pentingnya mendorong konten budaya, khususnya bahasa Sunda, agar mampu bersaing di tengah arus algoritma global.
Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Andiyana Slamet, menyebut rendahnya indeks konten budaya sebagai alarm serius. Ia menilai tren konten saat ini mulai menggeser nilai gotong royong menuju budaya instan dan individualistis.
Sementara itu, Diskominfo Jawa Barat dan Pemerintah Kota Tasikmalaya menyatakan dukungan melalui penguatan regulasi, peningkatan kualitas SDM, serta kolaborasi dengan kreator muda.
Adapun dalam diskusi menghasilkan tiga poin utama: afirmasi ruang bagi konten lokal, peningkatan kapasitas produksi konten, dan sinergi antar pemangku kepentingan. APM berkomitmen menjadikannya agenda berkelanjutan demi menjaga eksistensi budaya Sunda d i era digital. FIENS
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar