Breaking News
light_mode
Trending Tags

Masjid Istiqlal Trend Setter Pemberdayaan Perempuan

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
  • visibility 298
  • print Cetak

JAKARTA – RI, Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat, Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) menyelenggarakan Seminar Internasional melaui Zoom Meeting, (11/12/2020) dengan tema “Perempuan sebagai Agen Pemberdayaan di Era New Normal”. Women’s Mosque of Istiqlal merupakan visi besar Istiqlal untuk mengangkat isu-isu terkait relasi antara perempuan, Masjid dan kebudayaan Umat Islam dalam skala Nasional dan Internasional.

Seminar Internasional yang dipandu langsung oleh Pengurus Struktural BPMI, Rosita Tandos, MA, MComDev, Ph.D, ini menghadirkan keynote speech Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, SE, M.Si dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Sedangkan Narasumbernya adalah Tenaga Ahli Utama Presiden, Prof. Dr. Ruhaini Dzuhayatin; Staf Ahli Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Titi Eko Rahayu, SE, M.AP; Directur of GPS, Monash Univ Melbourne, Australia, Prof Jacqui True; dan Prof. Etin Anwar dari Hobart College & Reducate, Amerika. Turut hadir dalam acara ini Asdep Keseteraan Gender Bidang Ekonomi, Muhammad Ihsan, S.Ag, MA; Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Asep Saepudin; dan Pejabat Struktural di Lingkungan BPMI.

Menteri PPPA dalam paparannya menyampaikan pesan tentang pentingnya peran perempuan Indonesia dalam ketahanan kesehatan dan ekonomi dimasa pandemi. ”Perempuan memiliki resilensi dan daya juang untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan orang-orang di sekitarnya,” demikian ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan data bahwa sebagian Pelaku Usaha Mikro dan Perintis UMKM di masa pandemi dan tingginya partisipasi para pekerja perempuan dan sebagai kunci peningkatan penghasilan serta sebagai pendorong kemajuan Bangsa. “Untuk itu Pemerintah menginisiasi pusat pembelajaran Keluarga di seluruh Indonesia. Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap perempuan masih menjadi masalah serius di Indonesia,” imbuh Menteri I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Di era digital, kekerasan melalui internet banyak terjadi, yang oleh karena itu perempuan perlu melek digital. “BPMI dengan jaringan Nasional dan Internasional diharap untuk ikut berperan dalam mengangkat isu anak dan perempuan.” ujar Menteri PPPA berharap.

Imam Besar Masjid Istiqlal memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya kasus perceraian di Keluarga Indonesia. Kasus ini banyak menimpa Rumah Tangga yang umurnya di bawah lima tahun dan sejak beberapa tahun terakhir grafiknya selalu menanjak. “Yang menjadi Korban dari perceraian adalah perempuan dan anak. Ketika terjadi perceraian lahir orang miskin baru karena perempuan umumnya tidak mempunyai kepemilikan aset seperti Sertifikat Rumah dan sebagainya,” ungkap Prof. Nasaruddin Umar.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa anak dari Korban perceraian, Broken Home, juga punya potensi yang tinggi dalam penyalahgunaan Narkoba, menjadi anak jalanan dan tindakan kriminal. Itu semua terjadi karena egoisme para orang-tua. “Oleh karena itu, New Istiqlal berfungsi untuk pemberdayaan Umat dan trend setter perubahan Masjid di Indonesia” tegas Imam Besar Istiqlal itu.

Pada sesi berikutnya, pembicara lainnya, Prof. Dr. Ruhaini Dzuhayatin mengungkapkan bahwa perempuan harus menjadi Center Of Excellent dari proses Inseminasi pengembangan narasi-narasi Islam yang moderat progresif dan ramah terhadap perempuan. Permasalahan perempuan dan dinamikanya pasang surut sebagai realitas soial yang dinamis. Istiqlal dituntut untuk mengadakan penguatan wacana perempuan sebagai agen perubahan.

“Permasalahan terkait perempuan muncul dari lima akar masalah, yaitu: Theological Legitimacy, Cultural Validity, Social Qualifications Of Women, Political Engagement Dan Personal Otonomy,” jelas Ruhaini.

Lebih lanjut beliau meminta agar status Ulama perempuan mendapat pengakuan dalam Social Qualifications dan diakui Legitimacy karena proses yang ditempuh perempuan dan laki-laki relatif sama.

Titi Eko Rahayu memaparkan tentang strategi Kementerian PPPA dalam pemberdayaan masa Covid-19 dengan pendekatan mainsteaming dan sinergi potensi. Salah satunya adalah program Desa Ramah Keluarga yang bekerjasama dengan Kementerian Desa. Menurutnya hal ini adalah upaya mewujudkan miniatur SDGs di tingkat Desa. Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) atau pembangunan berkelanjutan adalah agenda 2030 yang merupakan kesepakatan pembangunan berkelanjutan berdasarkan Hak Asasi Manusia dan Kesetaraan.

Adapun Prof. Jacqui True menyampaikan beberapa hasil data riset terkait perempuan dan kekerasan. Menurutnya peluang untuk perempuan direkrut menjadi Anggota Kelompok pemikiran ekstrem sama besarnya dengan kesempatan menjadi agen perubahan. Jacqui True menyayangkan banyaknya perempuan Indonesia yang menganggap isu perubahan perempuan sebagai agen deradikalisme sebagai sesuatu yang tidak penting. Menurutnya, partisipasi perempuan dalam pengarusutamaan gender menjadi penting agar tidak lagi banyak penafsiran yang bias gender.

Pembicara terakhir, Prof. Etin Anwar mengangkat masalah Womens Mosque in America terutam Masjid Indonesia di New York dalam tiga masalah. Deskriminasi di tengah Covid, tantangan Muslimah menghadapi peraturan Masjid dan bagaimana Lembaga Perempuan menangani ketidaksetaraan gender dan memperjuangkan keadilan. Menurutnya, deskriminasi wanita Muslim bukan hanya oleh Non Muslim tetapi juga dilakukan oleh laki-laki Muslim.

Salah satu kasus adalah pelarangan wanita untuk mendatangi Masjid di Dallas selama masa Covid-19 dengan alasan yang tidak bisa dilegitimasi. Peraturan ini menunjukkan Steorotype bahwa perempuan adalah makhluk yang lemah. Selain itu Etin Anwar menyorot masalah pelibatan dan partisipasi perempuan pada kegiatan di Masjid yang masih sangat terbatas.

Berdasarkan Narasumber yang diperoleh dari Wilson Lalengke selaku Ketua (PPWI) dan Penasehat di Group Forum Wartawan Nasional (FWN). (A’IDIN & TIM)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Manis Mata Laksanakan Kegiatan Jumat Curhat Bersama Tokoh Masyarakat Kecamatan Manis Mata

    Polsek Manis Mata Laksanakan Kegiatan Jumat Curhat Bersama Tokoh Masyarakat Kecamatan Manis Mata

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI – Dalam rangka mempererat hubungan dan meningkatkan kemitraan antara Polri dengan masyarakat, Polsek Manis Mata Polres Ketapang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama tokoh masyarakat Kecamatan Manis Mata, pada Jumat (06/12/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung di aula kantor Kecamatan Manis Mata tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Manis Mata, IPTU Meinardus Yudiansyah serta dihadiri para […]

  • Nominasi 4 besar Kelurahan Gedongan Pelaksana Gotong Royong Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2021

    Nominasi 4 besar Kelurahan Gedongan Pelaksana Gotong Royong Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2021

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 252
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO – RI, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Wakil Wali Kota Achmad Rizal Zakaria bersama Ketua TP PKK Kota Mojokerto Nur Chasanah, menyambut kedatangan Tim Penilai Lapangan Pelaksana Gotong Royong Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Pendopo Graha Praja Wijaya Balai Kota Mojokerto Jalan Gajah Mada No. 145. Kamis (27/5). Kedatangan Tim […]

  • Herman Hofi: Pembiaran Pencemaran di Kubu Raya Cederai Hak Konstitusional Warga!

    Herman Hofi: Pembiaran Pencemaran di Kubu Raya Cederai Hak Konstitusional Warga!

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Pengamat Kebijakan Publik Dr.Herman Hofi Munawar,SH Menyoroti,Pencemaran Lingkungan yang terjadi telah sangat meresahkan warga khusus nya warga di Desa Kubu Padi dan sekitarnya. Persoalan pencemaran lingkungan ini bukan sekadar isu lingkungan biasa akan tetapi ini adalah potret bahwa selama ini yang di dengung dengungkan pembangunan berbasis lingkungan hanyalah hisapan jempol belaka. […]

  • Pemdes Benua Ratu Salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap 4

    Pemdes Benua Ratu Salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap 4

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BENGKULU, RI- Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT- DD) Benua Ratu kembali disalurkan Jumat, 08-November 2024, bertempat di Balai Desa Benua Ratu. Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Burlianto selaku kepala Desa Benua Ratu, Perangkat Desa BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, juga Pendamping Desa, Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DD ) diberikan sebesar Rp 900.000,- […]

  • Narkoba Jenis Pil Carnophen di Kabupaten Tuban Makin Marak dan Masif, BNN Bersama Polda Jatim Wajib Tau

    Narkoba Jenis Pil Carnophen di Kabupaten Tuban Makin Marak dan Masif, BNN Bersama Polda Jatim Wajib Tau

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Tuban, RI – Narkoba salah satu perusak dan mengancam generasi bangsa,hal ini, para mafia bandar wajib di berantas oleh pihak penegak hukum bersama BNN. Peredaran Narkoba di Kabupaten Tuban Jawa Timur, semakin merajalela, Selasa 12 Maret 2024 Para mafia bandar Narkoba di Tuban terus meracuni masyarakat, berbagai usia muda sampai tua pun ikut mengkonsumsi, beredar […]

  • Tim Lemdiklat Polri Kaji Implementasi Diktukba di SPN Polda Jatim

    Tim Lemdiklat Polri Kaji Implementasi Diktukba di SPN Polda Jatim

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur menerima kunjungan kerja dari Tim Pengkajian Gabungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Kamis (13/11/2025). Kunjungan ini difokuskan untuk melakukan evaluasi dan pengkajian mendalam terhadap pelaksanaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri serta kontribusi hasil didik Tahun Anggaran 2025. Tim pengkaji yang hadir terdiri dari Widyaiswara […]

expand_less