Masyarakat Nyamplong Ondung Resa dengan Adanya Kapal Porsen Yang Beroperasi di Perairan Kangean
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
- visibility 106
- print Cetak

Kapal Porsen Yang Beroperasi di Perairan Kangean
SUMENEP,, RI- dengan maraknya kapal Porsen yang beroprasi di perairan Kangean sangat menganggu dan meresahkan para nelayan khususnya di dusun nyamplong Ondung Kec. Arjasa Kangean kab Sumenep Madura Jawa timur ratusan kapal Porsen hingga kini pemerintah dan instansi terkait belum menunjukkan tanda-tanda tanda keseriusan dalam penegakan dan tindakan atas pengaduan dan laporan masyarakat nelayan atas hadirnya kapal Porsen tersebut.
Keresahan masyarakat semakin meningkat secara ekologis,kawasan laut Nyamplong Ondung memiliki karakteristik khas dengan terumbu karang yang kaya akan biodiversitas keberadaan kapal Porsen dengan alat tangkap skala besar dinilai berpotensi menggangu keseimbangan ekosistem laut. Dalam kajian ilmu kelautan aktivitas penangkapan dengan intensitas tinggi akan menimbulkan risiko overfishing dan degradasi habitat yang dalam jangka panjang mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan.
Dari perspektif sosial ekonomi, nelayan tradisional yang hanya mengandalkan perahu kecil dan alat tangkap sederhana semakin sulit bersaing dalam hasil tangkapan yang semakin menurun berbanding terbalik dengan meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari hari.Hal ini menciptakan kondisi ketidak Adilan struktur di sektor perikanan antara nelayan lokal dengan armada besar.
Buhari salah satu tokoh masyarakat yang peduli dan sekaligus sebagai nelayan menceritakan keresahannya atas fenomina ini setiap kali pulang melaut hasinya semakin sedikit dengan adanya kehadiran kapal porsen membuat para nelayan kecil terjepit kalau kondisi ini terus dibiarkan dirinya bisa kehilangan pekerjaan untuk menghidupi keluarganya,”ucapnya.
Buhari menilai diamnya pemerintah walaupun kami sudah mengadu sehingga memperburuk keadaan menurutnya tanpa regulasi yang ditegakkan dan pengawasan nyata nelayan kecil akan terus menjadi korban.
“Kami menunggu tindakan nyata dari pihak terkait bukan hanya janji, laut ini milik kita bersama bukan untuk dikuasai kapal besar,”jelasnya.
Dari hasil pantauan Tim Sidik Kasus Radar Indonesia Rabu malam 17/9/25 sedikitnya lebih dari 50 kapal Porsen masih tampak beroperasi di perairan sekitar nyamplong ondung lampu- lampu kapal terlihat terang benderang hingga dini hari dengan aktivitas yang menunjukkan proses pengkapan ikan berskala besar kondisi tersebut semakin memperkuat kekwatiran nelayan kecil yang khawatir ruang tangkap mereka semakin terdesak.
Hingga berita ini ditayangkan pihak- pihak terkait tidak memberikan respon sehingga menjadi pertanyaan besar bagi publik tentunya dengan hadirnya kapal Porsen yang begitu banyak berkeliaran,” siapa yang berada dibalik ini semua sementara pihak-pihak instansi terkait dan pemerintah akan membiarkan kapal-kapal ini terus menguasai perairan Kangean sementara pemerintah memilih bungkam dan tutup mata.
(**)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar