Breaking News
light_mode
Trending Tags

Milad SMPN 2 Kota Probolinggo Implementasikan Kurikulum Merdeka Dengan Menggelar Karya Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
  • visibility 548
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Mengembangkan karakter peserta didik agar memahami, menjiwai dan mengamalkan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari, merupakan satu dari sekian terobosan yang dilakukan oleh SMP Negeri 2 kotaProbolinggo. Terlebih didukung dengan adanya Program Penguatan Profil Pelajar (P5) yang secara detail satuan pendidikan lebih mengutamakan penanaman dan penguatan profil pelajar yang terbagi dalam enam dimensi, yaitu Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berahlak mulia, Mandiri, Bergotong royong, Berkebhinnekaan global, Bernalar kritis serta Kreatif.

Bertepatan dengan memperingati Hari Ulang Tahun SMPN 2 Kota Probolinggo ke 46, lembaga pendidikan ini mengadakan pentas Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Anak Indonesia Hebat Berwarna Berkarakter Warisan Budaya Nusantara dengan tampilan berbagai tampilan seni budaya local, Kamis (20/2/2025).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kota Probolinggo yang diwakili Hanafiah Al Faruq, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter pada bidang Pembinaan Pendidikan dasar, Kepala sekolah, dewan guru serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kadisdikbud mengatakan Kurikulum merdeka merupakan sebuah lompatan besar dalam dunia pendidikan Kebijakan ini memberikan kebebasan yang lebih luas kepada satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, menciptakan lulusan yang berkompeten, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan.ujarnya.

Sementara Kepala sekolah SMPN 2, Drs Rudito M.M menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari kurikulum merdeka berwujud gelar karya P5 dan bertepatan dengan HUT SMP2 kota Probolinggo Sebenarnya kegiatan ini dibagi menjadi empat even. Pertama pada 17 Pebruari yang tepat HUT sekolah ini yang diwujudkan dengan Hotmil Quran, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng. Dan hari ini merupakan puncak kegiatan P5 dan HUT SMP2 ke 46 yang diisi dengan kegiatan kelas 7 yang bertema Gaya Hidup Berkelanjutan dengan melakukan kegiatan sosial dengan melakukan bersih bersih laut dan taman mangrove disekitar areal BJBR pelabuhan Pantai Probolinggo, untuk kelas 8 bertema dengan tema Bhinneka Tunggal Ika Indahnya Keberagaman dengan tampilan hasil karya spektakuler, kemudian kelas 9 bertemakan Bhinneka Tunggal Ika Budayaku Mendunia sedangkan tanggal 21 Pebruari akan kita gelar kegiatan Istighosah.ujar KS Rudito.

Lebih lanjut Rudito menambahkan pada hari Sabtu (22/2) lembaga yang dipimpinnya akan mengadakan giat Jalan santai yang juga disisipi dengan tampilan karya budaya khas kota Probolinggo oleh salah satu kelas berupa tampilan kereta Cokro Budoyo Dukduk sebagai pembuka jalan dalam kegiatan tersebut. Yang pasti,kami fasilitasi semua kreasi dan inovasi dari anak didik sesuai dengan tema masing masing.tambahnya.

Ditempat yang sama, Holili selaku Waka Kesiswaan SMPN2 kota Probolinggo saat ditemui mengatakan kegiatan P5 yang saat ini tengah berlangsung merupakan hasil kreatifitas siswa berupa gelaran seni budaya lokal diantaranya gelaran tari yang di dramakan. Dalam even ini ada 12 kelas yang tampil dengan kreatifitas masing masing diantaranya lilin aroma terapi, kemudian ada tempat duduk yang berasal dari botol bekas. Diharapkan anak anak kedepan mempunyai sebuah inovasi dan mampu memperkenalkan hasil inovasinya pada khalayak serta tetap bersemangat dan mandiri utamanya dalam mengembangkan kreatifitasnya.ungkapnya.

Perlu diketahui, Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam dengan konten yang lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Di dalam kurikulum ini terdapat proyek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Kemudian, dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Proyek ini tidak bertujuan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran. (Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Borong Hasil Tani Mama Papua di Mamba, Bukti Nyata Cinta TNI untuk Rakyat

    Satgas Yonif 500/Sikatan Borong Hasil Tani Mama Papua di Mamba, Bukti Nyata Cinta TNI untuk Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Foto Sirih Menyapa Hati, Gitar Menyatukan Jiwa – Satgas Yonif 500 Sikatan Ciptakan Kedekatan Dengan Nada Dan Kasih Mamba, RI –Suasana hangat dan haru menyelimuti halaman TK Mamba, Pos Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan, Jumat pagi ini. Sebanyak 10 personel TNI dipimpin oleh Serda Pramayoga melaksanakan kegiatan Rosita (Borong Hasil Tani), memborong langsung […]

  • Selamat Tahun Baru 2025

    Selamat Tahun Baru 2025

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Post Views: 255

  • Polres Pasuruan Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Di Randupitu Gempol

    Polres Pasuruan Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Di Randupitu Gempol

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Pada hari Selasa (07/11/2023), Sat Reskrim Polres Pasuruan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Achmad Doni Meidianto, S.T.K., S.I.K., M.H. berhasil mengamankan pelaku pembunuhan seorang Wanita yang terjadi di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Menindak lanjuti hal tersebut, Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. didampingi Kasi […]

  • Masa Jabatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Berakhir, Mas Pj: Pemimpin Perempuan Penuh Gebrakan dan Pembawa Perubahan

    Masa Jabatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Berakhir, Mas Pj: Pemimpin Perempuan Penuh Gebrakan dan Pembawa Perubahan

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 469
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Masa jabatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan berakhir pada 13 Februari 2024. Selama 5 tahun menjabat, ia dikenal sebagai sosok pemimpin perempuan penuh gebrakan dan membawa beragam perubahan positif bagi Jawa Timur. Hal tersebut diungkapkan oleh Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali kuncoro. “Banyak gebrakan dan gagasan yang telah dilakukan […]

  • Kota Mojokerto Raih Nilai Sempurna 100 Persen dalam Penilaian Tindak Lanjut Perbaikan Tata Kelola Pemda oleh KPK

    Kota Mojokerto Raih Nilai Sempurna 100 Persen dalam Penilaian Tindak Lanjut Perbaikan Tata Kelola Pemda oleh KPK

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI- Berdasarkan hasil Penilaian atas Tindak Lanjut (TL) Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Triwulan II Tahun 2026, Pemerintah Kota Mojokerto berhasil meraih indeks capaian 100 persen. Sebagaimana data yang telah dirilis pada Dashboard pemantauan KPK-RI, capaian tersebut menempatkan Kota Mojokerto bersama Kabupaten Bojonegoro sebagai dua pemerintah daerah di […]

  • Kepedulian Kapolres Kediri dan Istri Peluk Bocah Lumpuh Usai Memberikan Bantuan Bikin Trenyuh

    Kepedulian Kapolres Kediri dan Istri Peluk Bocah Lumpuh Usai Memberikan Bantuan Bikin Trenyuh

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 254
    • 0Komentar

    KEDIRI – RI, Seorang bocah berusia 4 tahun di Kabupaten Kediri bernasib malang. Bocah laki-laki bernama Adira Kayana Aldari yang tinggal di Jalan Toyoresmi, Dusun Prambatan, Desa / Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri tersebut menderita penyakit lumpuh dan tuna wicara. Orang tua Adira Kayana Aldari, Syamsul arifin dan Ruly Puji Rahayu, harus bolak balik ke rumah […]

expand_less