Musim Panen Kopi Datang, Wabup Jember: OPD Harus Serius Mendampingi Petani
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
- visibility 286
- print Cetak

Foto: Wakil Bupati Jember Djoko Susanto saat panen kopi secara simbolis di kawasan Perhutani, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember
JEMBER,RI – Wakil Bupati (Wabub) Kabupaten Jember Djoko Susanto, menghadiri tasyakuran Petik kopi panen perdana bareng Forum Silaturahmi Petani Gunung Gumitir (FSPG), di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Rabu (14/5/2025) pagi.
Turut hadir dalam acara ini, Muspika Kecamatan Silo, Perhutani kph Jember, Dinas Koperasi, Forum Silaturahmi Petani Gunung Gumitir, serta tamu undangan.
Pada kesempatan itu, Djoko Susanto mengapresiasi stakeholder yang berkontribusi untuk kemajuan petani kopi.
“Saya sampaikan terimakasih kepada pihak perhutani yang telah memfasilitasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan Perhutani buat menanam kopi,” jelasnya.
Selain itu. kata Djoko Susanto, Perhutani sangat berkomitmen menjaga kelestarian hutan, di sisi lain kata dia, hutan juga bisa dikelola masyarakat dengan prosedur yang ada.
“Perhutani tidak semata-mata hanya mementingkan lingkungan dan karbon, tapi ternyata punya nilai ekonomi untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Oleh sebab itu, Djoko mengimbau dinas terkait turun tangan untuk memperhatikan aktivitas petani, membangun Sdm serta mengelola potensi kemajuan petani.
“Saya ingatkan kepada OPD terkait, untuk mendampingi masyarakat mulai dari menanam sampai penjualan nya,” pintanya.
Di tempat yang sama, Suyono waka. Adm Perhutani membenarkan bahwa, pihaknya telah membuat perjanjian kerja sama dengan petani dalam pengelolaan lahan di kawasan perhutani.
“Jadi, kita didalam kawasan hutan memang kita kerjasama kan dengan masyarakat sekitar hutan, dulu namanya LMDH, yang sekarang menjadi kelompok tani hutan,” katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, salah satu bentuk MOU tersebut sepenuhnya tanggungjawab pihak perhutani.
“Pendampingan terhadap petani sepenuhnya tanggungjawab kami,” ucapnya.
Selain itu kata Suyono, ada kewajiban yang harus di penuhi para petani pasca mereka panen.
“Dan, itu. akan kita setorkan ke negara, untuk pendapatan negara bukan pajak,” pungkas Suyono (Agung).
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar