Nakhoda Baru Disdukcapil dan Inspektorat Cimahi Resmi Dilantik, Fokus pada Transparansi.
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 56
- print Cetak

CIMAHI,RI– Aula Gedung A Pemkot Cimahi menjadi saksi penguatan struktur birokrasi Kota Cimahi. Pada Jumat (13/02/2025), Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi resmi melantik jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Fungsional, serta Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sebagai langkah penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas layanan publik.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan. Dua posisi strategis kini memiliki nahkoda baru: Tri Lospala Candra, S.STP. resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sementara Risnandar, S.E. dipercaya mengisi posisi Inspektur Kota Cimahi. Selain keduanya, 13 Pejabat Fungsional dan satu Kepala SKB turut dilantik dalam kesempatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan bahwa jabatan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah pengabdian yang akan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan. Ia menuntut birokrasi yang solutif, bukan sekadar terjebak dalam rutinitas administratif yang kaku.
“Kepada Kepala Disdukcapil yang baru, pelayanan administrasi kependudukan adalah wajah pemerintah. Tidak boleh lambat, apalagi berbelit. Pastikan tidak ada praktik yang mencederai kepercayaan publik,” tegas Ngatiyana.
Instruksi serupa dialamatkan kepada Inspektur Kota Cimahi. Ngatiyana menekankan bahwa Inspektorat harus menjadi benteng pertahanan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui pengawasan internal yang objektif dan berintegritas.
Proses pengisian jabatan ini dipastikan telah menempuh jalur formal yang ketat. Berdasarkan mekanisme open bidding yang dimulai sejak Desember 2025, seluruh tahapan dilakukan secara transparan dan akuntabel, melibatkan tim seleksi independen dari unsur akademisi, Pemerintah Provinsi, hingga BKN.
“Saya akan menilai Saudara bukan dari lamanya menjabat, melainkan dari capaian yang terukur. Target harus tajam, program harus tepat sasaran, dan dampaknya harus nyata dirasakan warga Cimahi,” imbuhnya.
Pelantikan ini diharapkan mampu menyuntikkan energi baru bagi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan unit teknis lainnya. Fokus utamanya jelas: menghadirkan pelayanan kependudukan yang cepat dan bebas pungutan, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang menjadi percontohan bagi daerah lain. Pungkasnya. R. Harry KP
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar