Oknum Penghujat Harus Sadar dan Dewasa: PSHT Cabang Sampang Buktikan Kualitas Lewat UKT Sabuk Putih
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- visibility 132
- print Cetak

PSHT Cabang Sampang Buktikan Kualitas Lewat UKT Sabuk Putih
SAMPANG, RI – Di tengah maraknya stigma negatif dan serangan opini di media sosial, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sampang, Pusat Madiun, memberikan jawaban berkelas melalui tindakan nyata. Pada Minggu (01/02/2026), organisasi ini menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dari Sabuk Hijau ke Sabuk Putih bagi 68 siswa di Balai Latihan Kerja (BLK) Sampang.
Langkah ini sekaligus menjadi pesan keras bagi para oknum penghujat agar lebih dewasa dalam menilai, serta berhenti menggeneralisasi setiap permasalahan hukum atau perilaku oknum sebagai kesalahan organisasi secara keseluruhan.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini dirancang untuk “Mengupas Anggapan” keliru yang selama ini berkembang di masyarakat. Melalui rangkaian tes fisik yang berat, ujian teknik yang presisi, hingga materi kerohanian yang mendalam, PSHT ingin menegaskan bahwa mereka adalah kawah candradimuka bagi pembentukan karakter.
Anggapan bahwa setiap pesilat yang membuat onar identik dengan organisasi tertentu, atau mengaitkan perilaku buruk dengan suku Jawa, adalah sebuah stigma dangkal yang harus diluruskan dengan bukti prestasi dan kedisiplinan anggota di lapangan.
Dalam prosesi ini, para siswa diingatkan bahwa sabuk putih yang mereka kejar melambangkan kesucian. Ini bukan sekadar kenaikan pangkat, melainkan fase tertinggi bagi seorang siswa sebelum nantinya disahkan menjadi Warga (Pendekar) PSHT Tingkat I.
Penekanan pada materi kerohanian bertujuan agar setiap anggota tetap rendah hati, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, dan mampu mengendalikan diri di tengah masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa sistem pendidikan di dalam PSHT sangat menjunjung tinggi etika dan hukum.
Sesi terakhir UKT diakhiri dengan pendadaran dan tes mental di pantai Damarwulan dan Sambung Masal, yang diwarnai dengan cuaca mendadak angin dan hujan lebat. Namun, para siswa dan warga PSHT tetap semangat menyelesaikan ujian, menjadikan momen ini sebagai oleh-oleh berharga bagi mereka.
Pihak panitia dan jajaran pengurus pun memastikan transparansi kegiatan melalui akun resmi @humaspshtcabangsampang agar masyarakat dapat melihat langsung proses pembinaan yang dilakukan.
Dengan terlaksananya UKT ini, PSHT Cabang Sampang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpikir lebih jernih dan objektif. Menjadi pendekar bukan berarti menjadi jagoan di jalanan, melainkan menjadi pelindung dan penebar kedamaian, sekaligus membungkam keraguan publik dengan integritas yang nyata.
(G. Nas)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar