Pastikan Harga Minyak Goreng Curah Sesuai Het Yang Ditetapkan Forkompimda Sumenep
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
- visibility 445
- print Cetak

SUMENEP – RI, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep Chinur Rasyid,SE., Msi., bersama Forkopimda Sumenep melakukan pengecekkan harga dan memastijan persediaan minyak goreng curah di beberapa agen dan Distributor yang ada di Pasar Anom Sumenep Madura Jawa Timur, Jumat 27 Mei 2022.
“Harga minyak goreng curah yang ada di beberapa Pasar di harapkan tidak membebani daya beli masyarakat,” kata Mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air kepada Awak Media.
Karena harga saat ini, sudah cukup stabil, jika nantinya subsidi akan di cabut oleh pemerintah harapannya adalah untuk tidak membebani masyarakat. Seperti yang telah di sampaikan Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, S.I.K., SH., MH., “bahwa harga minyak goreng curah saat ini masih normal di bawah Rp 15.500. Kemudian menurut pantauan kami di lapangan untuk stock masih cukup banyak di Sumenep,” jelasnya.

“Penjualan minyak goreng curah di tingkat pengecer, harga masih dibawah Rp. 15.500. Mereka (pengecer) menjual dengan harga Rp 14.800. Kalau untuk menjual harga minyak goreng kemasan pemerintah telah menetapkan dengan mekanisme pasar,” tambahnya.
Di tempat yang sama Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, SIK., SH., MH., dalam keterangan Persnya mengatakan, jika dalam penjualan minyak goreng di wilayah Kabupaten Sumenep perkilonya di angka Rp 14.200.
“Hal tersebut masih dibawah angka yang ditetapkan, yaitu di angka HET Rp 15.500. Ini harapannya minyak goreng di terima oleh Konsumen, sampai dengan rumah tangga, tidak melebihi angka HET nya yang sudah ditekan,” kata Kapolres Sumenep.
Kemudian saya menghimbau juga kepada Rekan-rekan pedagang, pengecer, agar mempedomani penjualan minyak goreng tidak melebihi harga eceran tertinggi. Kemudian untuk stick minyak goreng di Wilayah Kabupaten Sumenep.
“Alhamdulillah, stock minyak goreng curah sangat nemadahi. Kita laksanakan pengecekan dari beberapa simple ada 6 ton sampai 7 ton itu baru habis diangka 7 hari dan ada juga habis 3 hari. Bahwa stock minyak goreng di Wilayah Kabupaten Sumenep masih cukup,” ujarnya.
Kapolres juga menghimbau, “kepada seluruh Distributor dan Pengecer. Harapannya minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi yang ditetepkan pemerintah,” pungkasnya. (M. One – SPD)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar