Breaking News
light_mode
Trending Tags

Penipu Jago Ngomong, Jago Debat Layak Dipilih?!

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 18 Des 2023
  • visibility 590
  • print Cetak

Surabaya – RI – Selasa 12/12/2023 lalu saya kedatangan kawan lama di Pos 2 PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia) di Skut Café, Jl. Sidosermo 2 Airdas No. 11 Surabaya. Seorang Marinir berbintang 2 yang relatif baru purna tugas, Mayor Jenderal Marinir Purnawirawan, Kasirun Situmorang. KS, sebutan kerennya saat berdinas aktif, dikenal ketegasannya saat berdinas dan dibanggakan oleh para anggotanya dimanapun KS berdinas.

Saat ini KS dilibatkan dalam Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk calon Presiden No. 2, Prabowo-Gibran. KS minta saya membantu tugasnya sebagai Tim Kampanye Calon Presiden. Namun saya tanggapi langsung, saya tidak mau terlibat politik praktis, termasuk secara vulgar menunjukkan condong ke salah satu Calon Presiden dan Wapres.

Karena didesak terus, sayapun sempat terpancing bersikap. Kepada KS saya hanya sampaikan kemirisan saya terhadap peran media pers mainstream, baik TV maupun media siber yang cenderung tendensius dan “menceng” atau miring dalam membentuk opini publik. Masyarakat cenderung digiring dalam situasi pola pemikiran “pembodohan” yang kadang bahkan sama sekali tidak rasional. Media sosial apalagi. Lebih parah.

Sebagai jurnalis dan pimpinan organisasi jurnalis, saya memahami bahwa media perlu pemirsa. Media menghidupi diri sendiri. Bukan dihidupi Pemerintah. Jadi perlu menampilkan sesuatu yang bombastis bahkan yang kontroversial sekalipun. Walau tak pelak, memang ada media yang transaksional dengan Pemerintah sebagai interaksi yang saling menguntungkan. Simbiosis mutualisme.

Saya sadari media memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap calon Presiden dan Wakil Presiden. Terutama dalam konteks debat, seringkali pemenang debat diposisikan sebagai “orang baik” dan pantas dipilih. Sedangkan yang kalah dianggap sebaliknya.

Namun saya ingin mengingatkan kita semua bahwa kecerdasan berbicara atau “pintar ngomong”, tidak mencerminkan keberhasilan dalam menjalankan tugas kepemimpinan atau mencerminkan ke pawaiannya dalam bekerja atau menyelesaikan tugas tanggung jawabnya.

Banyak saya kenal bahkan berkawan dan bermitra dengan orang orang dengan tipe “pintar ngomong” atau pandai berbicara, namun relatif tidak bisa bekerja. Jadi pemimpin pun juga bukan klasifikasi pemimpin yang hebat, bahkan cenderung “kepala batu”, egois dan tidak bisa menerima pendapat orang lain.
Saya analogikan ke KS, “ Penipu, pelaku tindak kriminal pasal 378 KUHPpun, rata rata memiliki kecerdasan berbicara atau pintar ‘ngomong’ “. “ Berprofesi Penipu harus pintar ‘ngibul’ agar bisa mempedaya calon mangsanya ”. “ Kalau berprofesi penipu, tidak pintar ngomong, namanya penipu ‘bloon’ ”. Disambut tawa ngakak KS.

Sebaliknya, orang yang kurang pandai berbicarapun belum tentu jiwa kepemimpinannya kecil. Belum tentu tidak bisa bekerja. Maksud saya, tidak bisa pemenang debat atau orang yang pandai berbicara diklasifikasikan sebagai orang yang layak dipilih menjadi pemimpin, apalagi Presiden dan Wakil Presiden. “Penguasa” Negara Indonesia.

Saya mengajak rekan-rekan wartawan untuk tidak terjebak dalam narasi sempit bahwa pemenang debat adalah satu-satunya pilihan yang baik. Narasi seperti ini pembodohan publik. Kriteria pemimpin yang sungguh sungguh melibatkan integritas, keberanian, dan kemampuan untuk memimpin dengan bijaksana.

Saya juga ingin mengingatkan, dalam menjalankan kampanye, fokus harus diberikan pada substansi program dan visi misi calon dipadukan dengan kemampuan kita menilai, ‘rasionalkah yang dicanangkan calon pemimpin kita itu’. Sebagai masyarakat yang cerdas dan kritis, kita juga harus mampu menilai calon berdasarkan rekam jejak, integritas, dan komitmen mereka terhadap kesejahteraan rakyat. Bukan hanya pada kemampuan berbicara. Yang sering terjebak dalam retorika ciptaan orang orang ‘pinter’, justru sebagian besar masyarakat awam yang tingkat rasionalitasnya relatif rendah.

Terakhir, sebagai Ketua Umum PJI, saya mengajak seluruh jurnalis untuk tetap berkomitmen pada etika jurnalistik dan independensi. Kita tidak boleh terjebak dalam kepentingan politik praktis yang endingnya menggiring masyarakat kepada opini-opini yang bersifat subyektif. Mari bersama-sama menjaga kemerdekaan pers dan memberikan informasi yang bermutu kepada masyarakat.
(Red)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Motor Berknalpot Tidak Standar Terjaring Razia Gabungan TNI-Polri

    Puluhan Motor Berknalpot Tidak Standar Terjaring Razia Gabungan TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Kab. Pekalongan,radarindonesiaonline.com– Razia gabungan TNI-Polri yang digelar di wilayah Kedungwuni menjaring puluhan motor dengan knalpot tidak standar (brong), Minggu (07/01/24) malam. Giat Razia yang dipimpin Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H, digelar pada 4 titik, diantaranya, depan Polsek kedungwuni, simpang 4 Podo, Bebekan, dan pertigaan Alfamart Kedungwuni. “Kami dari pihak Kepolisian […]

  • Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Pasokan Beras Tetap Stabil

    Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Pasokan Beras Tetap Stabil

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Pasokan Beras Tetap Stabil Pasuruan , RI – Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota bersama Dinas Pertanian dan Disperindag Kota Pasuruan melaksanakan pengecekan harga serta ketersediaan beras di sejumlah pasar tradisional, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pengendalian dan pengawasan harga beras sekaligus menjaga […]

  • Pro Night Culture Festival 2024 Merajut Warna Budaya di Kota Probolinggo

    Pro Night Culture Festival 2024 Merajut Warna Budaya di Kota Probolinggo

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Probolinggo,RI-Suasana malam di depan Kantor Wali Kota Probolinggo, Sabtu (7/12), berubah menjadi panggung budaya yang semarak. Barisan penari berkostum etnik, kereta kencana berwarna-warni, dan berbagai atraksi seni lainnya memukau ribuan mata yang hadir dalam Pro Night Culture (PNC) Festival Tahun 2024. Acara ini digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo sebagai bentuk pelestarian dan […]

  • Dandim 0815/Mojokerto Pimpin Upacara Bendera Hari Senin

    Dandim 0815/Mojokerto Pimpin Upacara Bendera Hari Senin

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 434
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Kodim 0815/Mojokerto Beserta jajaran Korem 082/CPYJ menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Cikaran, Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (26/08/2024). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., diikuti seluruh Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Militer Kodim 0815/Mojokerto. Upacara Pengibaran Bendera Merah […]

  • Kapolres Sampaikan Pentingnya Netralitas Dalam Rakor Eksternal Operasi Mantap Praja Semeru 2024

    Kapolres Sampaikan Pentingnya Netralitas Dalam Rakor Eksternal Operasi Mantap Praja Semeru 2024

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Polresta Pasuruan,RI – Polres Pasuruan Kota kembali menggelar rapat koordinasi (rakor) eksternal dalam rangka persiapan Operasi Mantap Praja Semeru tahun 2024. Agenda rapat kali ini tidak hanya membahas soal teknis operasional, namun juga menyoroti pentingnya menjaga netralitas antara ASN, TNI dan Polri dalam setiap kegiatan terkait pengamanan. Selasa (13/8/2024). Dalam sambutannya, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP […]

  • Ning Ita Minta Prameswari, PSC dan PMI Tetap Maksimal Layani Warga Meski Puasa

    Ning Ita Minta Prameswari, PSC dan PMI Tetap Maksimal Layani Warga Meski Puasa

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Ning Ita Minta Prameswari, PSC dan PMI Tetap Maksimal Layani Warga Meski Puasa Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meminta tim Prameswari, Public Safety Center (PSC) 119, hingga Palang Merah Indonesia (PMI) tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meski sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Pesan itu disampaikan saat kegiatan monitoring dan evaluasi […]

expand_less