Perayaan Natal Bersama Pemda Intan Jaya: Momen Persatuan, Kasih, dan Damai di Tanah Sugapa
- account_circle Pom py
- calendar_month Jumat, 12 Des 2025
- visibility 53
- print Cetak

Intan Jaya , RI — Suasana penuh sukacita tampak di Lapangan Apel Kantor Bupati Intan Jaya pada Jumat (12/12/2025) ketika sekitar 700 warga, unsur Forkopimda, TNI–Polri, tokoh adat, dan tokoh agama berkumpul dalam Ibadah Perayaan Natal Bersama Pemda Intan Jaya. Hadir Bupati Aner Maisini, Wakil Bupati Elias Igapa, Sekda Aser Mirip, Dansektor Barat Koops TNI Habema Kolonel Inf Arif Budi Situmeang, para perwira TNI–Polri, serta pimpinan gereja dari berbagai denominasi.
Kebersamaan tampak kuat saat para pemimpin daerah dan prajurit TNI berdiri berdampingan membaca liturgi. Kehadiran TNI yang menyatu dengan masyarakat menjadi simbol bahwa keamanan dan kasih dapat berjalan seiring.
Bupati Aner Maisini mengajak seluruh warga menjadikan Natal sebagai momentum memperkuat persaudaraan. Ia menyampaikan bahwa Pemda telah menyiapkan 48 ton bahan makanan untuk didistribusikan ke distrik-distrik menjelang Natal.
Ia juga mengumumkan program besar tahun 2026, MBG (Makan Bergizi Gratis), yang memberdayakan petani lokal melalui pembelian langsung hasil kebun masyarakat.
“Pemda ingin masyarakat bekerja dan menikmati hasilnya. Buka lahan, berkebun, dan mari kita bangun Intan Jaya dari tanah kita sendiri,” ujar Bupati.
Pemda turut memberikan apresiasi kepada pemenang Pondok Natal, Petani Kopi terbaik, dan Tim Penanganan Konflik yang berkontribusi positif sepanjang tahun 2025.
Kolonel Inf Arif Budi Situmeang menegaskan komitmen TNI dalam menjaga kedamaian bersama masyarakat.
“Natal adalah simbol persatuan. TNI akan selalu bersama masyarakat Intan Jaya untuk menjaga harapan dan kedamaian,” katanya.
Kapten Arh Supriono menambahkan,
“Kami terhormat bisa beribadah dan bersukacita bersama masyarakat. TNI dan rakyat adalah satu keluarga.”
Kehadiran prajurit yang membaur dengan warga dan mengenakan noken khas Papua menunjukkan penghormatan terhadap budaya setempat.
Ibadah dipimpin Pastor Yance Yogi dan Pdt. Hans Wakerwa yang menekankan kasih, toleransi, dan rekonsiliasi.
“Natal adalah waktu memperbaiki hubungan dan kembali menjadi saudara,” pesan Pastor Yance.
Seluruh kegiatan berjalan aman dan tertib, dengan masyarakat, pejabat daerah, serta TNI–Polri terlihat saling berinteraksi hangat. Perayaan ini menjadi bukti bahwa Intan Jaya adalah rumah besar bagi semua, serta perlambang bahwa persatuan adalah kekuatan menuju masa depan yang lebih damai dan sejahtera.( mjb, tg)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar