Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perumdam Kota Probolinggo Turut Meriahkan Pawai Budaya Hari Jadi ke-666 dengan Membawa Cerita Harmony Nusantara

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • visibility 242
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Suasana Kota Probolinggo tampak semarak dengan digelarnya Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Probolinggo ke-666, Sabtu (27/9/2025). Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan utama untuk menyaksikan ragam penampilan yang disuguhkan oleh berbagai peserta, mulai dari instansi pemerintahan, pelajar, komunitas seni, hingga perusahaan daerah. Salah satu yang menarik perhatian publik adalah penampilan dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Bayuangga Kota Probolinggo yang mengusung tema “Harmony Nusantara”.

Dalam pawai budaya kali ini, Perumdam Bayuangga membawakan sebuah kisah sejarah dan legenda dari tanah Jawa, yakni cerita tentang Kerajaan Ngurawan di timur Sungai Brantas, Kediri. Kerajaan ini dipimpin oleh Prabu Amiseno yang memiliki dua anak, Putri Dyah Ayu Sanggalangit atau Dewi Sanggalangit, serta Raden Tubagus Putut yang kemudian dikenal sebagai Patih Pujonggo Anom atau Bujang Garong.

Keindahan dan keanggunan Dewi Sanggalangit terkenal hingga ke luar kerajaan, bahkan terdengar oleh Prabu Kono Sewandono dari Kerajaan Bantar Angin. Kisah ini sarat makna tentang kecantikan, kehormatan, serta persatuan. Dalam pawai, cerita tersebut divisualisasikan melalui atraksi teatrikal, kostum megah, dan iringan musik tradisional yang memadukan nuansa Jawa dan Nusantara, mencerminkan semangat keberagaman yang harmonis.

Penampilan rombongan Perumdam Bayuangga menjadi salah satu yang paling ditunggu. Para peserta tampil dengan busana adat penuh warna yang menggambarkan karakter tokoh dalam kisah kerajaan. Dewi Sanggalangit ditampilkan dengan gaun kebesaran berornamen emas, melambangkan keanggunan dan kebijaksanaan. Sementara itu, para pengiringnya mengenakan kostum prajurit yang gagah, lengkap dengan senjata tradisional.

Selain pertunjukan teatrikal, rombongan Perumdam Bayuangga juga menghadirkan tarian kolosal yang menggambarkan harmoni dalam keberagaman. Gerakannya yang dinamis berpadu dengan alunan gamelan serta musik daerah Nusantara, membuat penonton terpukau dan bertepuk tangan meriah.

Direktur Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo, Indra Sovia Jalal, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaannya dalam pawai budaya ini merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan daerah terhadap masyarakat.

“Tentunya kami ikut berpartisipasi dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Probolinggo. Sebagai perusahaan plat merah, kami selalu berkomitmen untuk membangun dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah. Di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Probolinggo, semoga kota ini semakin jaya, masyarakat semakin sejahtera, dan Perumda semakin bisa memberikan kualitas layanan terbaik untuk masyarakat,” ungkap Indra Sovia Jalal.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa melalui pawai budaya ini, Perumdam ingin menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman, sebagaimana yang tergambar dalam kisah “Harmony Nusantara”. “Budaya adalah jati diri bangsa. Dengan melestarikannya, kita bisa terus menanamkan nilai kebersamaan dan keharmonisan kepada generasi penerus,” imbuhnya.

Kehadiran rombongan Perumdam Bayuangga disambut dengan antusias oleh masyarakat yang memadati jalur pawai. Banyak warga yang mengabadikan momen dengan kamera ponsel, bahkan sebagian anak-anak tampak bersemangat mengikuti gerakan tarian para peserta. Atmosfer meriah ini memperlihatkan betapa kuatnya keterikatan masyarakat dengan budaya lokal serta kecintaan mereka pada perayaan Hari Jadi Kota Probolinggo.

Dengan mengusung tema “Harmony Nusantara”, Perumdam Bayuangga tidak hanya menampilkan sebuah kisah legenda, tetapi juga memberikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk. Keharmonisan yang ditampilkan dalam pawai menjadi refleksi semangat Probolinggo sebagai kota yang berakar kuat pada budaya, sekaligus terbuka terhadap modernitas.

Partisipasi Perumdam Bayuangga dalam Pawai Budaya Hari Jadi Kota Probolinggo ke-666 menjadi bukti bahwa perusahaan daerah tidak hanya berperan dalam penyediaan layanan publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam melestarikan budaya, mempererat persaudaraan, serta membangun citra positif bagi Kota Probolinggo.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPD Sulawesi Tengah Perketat Verifikasi Kredit, Tegaskan Komitmen Lindungi Data dan Hak Nasabah

    BPD Sulawesi Tengah Perketat Verifikasi Kredit, Tegaskan Komitmen Lindungi Data dan Hak Nasabah

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PALU,RI– Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan data serta melindungi hak-hak nasabah melalui penerapan prosedur verifikasi kredit yang ketat, transparan, dan sesuai dengan standar operasional perbankan yang berlaku. Palu 15/6/2026 Penegasan tersebut disampaikan oleh Pimpinan Divisi Administrasi dan Kebijakan BPD Sulawesi Tengah, Imade Surata, yang menjelaskan bahwa setiap proses pengajuan […]

  • Kapolres Pasuruan Kota Angkat Anak Korban Tewas Sekeluarga Tertabrak Kereta Sebagai Anak Asuh

    Kapolres Pasuruan Kota Angkat Anak Korban Tewas Sekeluarga Tertabrak Kereta Sebagai Anak Asuh

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KOTA PASURUAN – RI, Muhammad Sholeh Marzuqi (14), anak sulung Korban satu keluarga yang tewas tertabrak Kereta Api (KA) menerima santunan dari Jasa Raharja. Total santunan yang diberikan kepada Sholeh selaku ahli waris yakni Rp 112 juta. Santunan diberikan langsung ke Sholeh di Kantor Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Selasa (3/1/2023). Saat menerima santunan, Sholeh mengenakan […]

  • Gugus Tugas Polsek Kejayan Pantau Tanaman Jagung di Tanggulangin, Wujudkan Asta Cita Ketahanan Pangan

    Gugus Tugas Polsek Kejayan Pantau Tanaman Jagung di Tanggulangin, Wujudkan Asta Cita Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PASURUAN, RI – Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polsek Kejayan melaksanakan pemantauan tanaman jagung di Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Rabu (10/6/2026). Kegiatan dimulai pukul 11.45 WIB ini merupakan tindak lanjut implementasi Asta Cita Presiden RI dalam bidang ketahanan pangan. Dipimpin langsung Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo, S.H., M.H., Gugus Tugas turun ke lahan pertanian milik warga […]

  • Ribuan Warga Tumpah Ruah, Road to Kilau Raya MNCTV Semarakkan HUT ke-108 Kota Mojokerto

    Ribuan Warga Tumpah Ruah, Road to Kilau Raya MNCTV Semarakkan HUT ke-108 Kota Mojokerto

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 67
    • 0Komentar

      Kota Mojokerto, RI – Lapangan Surodinawan dipenuhi ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan Road to Kilau Raya MNCTV dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Mojokerto, Sabtu (20/6) malam. Warga dari berbagai wilayah Kota Mojokerto dan sekitarnya tumpah ruah menikmati hiburan yang menjadi salah satu rangkaian perayaan hari jadi kota. Suasana semakin meriah […]

  • Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sertakan Materi Pelecehan Seksual di SMP 11 Kota Pasuruan

    Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sertakan Materi Pelecehan Seksual di SMP 11 Kota Pasuruan

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Polresta Pasuruan , RI – Kasat Binmas Polres Pasuruan Kota Iptu Hajir Sudarmo SH, turut menjadi pengambil apel dan narasumber dalam kegiatan penguatan profil pelajar Pancasila di SMP 11 Kota Pasuruan. Dalam materi yang disampaikan, kasat Binmas fokus membahas isu pelecehan seksual untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para pelajar. Jum’at(17/11/2023). Kegiatan tersebut bertujuan […]

  • Warga Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polres Sumenep Lakukan Penanganan

    Warga Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polres Sumenep Lakukan Penanganan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUMENEP ,RI- Seorang warga lanjut usia di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur miliknya sendiri pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban berinisial J (76), perempuan, warga Dusun Libiliyan, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat setelah sebelumnya korban dilaporkan hilang oleh keluarga […]

expand_less