PGRI Kota Cimahi Gelar Konferensi Pemilihan Ketua Baru
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
- visibility 150
- print Cetak

Foto: Ketua PGRI Terpilih Juli Supriyadi Tahun 2025
CIMAHI,RI- Baru baru ini Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cimahi menggelar Konferensi pemilihan ketua dan pengurus baru. bertempat di Aula gedung SMKN 1 Cimahi, kecamatan Cimahi selatan kota Cimahi
Ketua Panitia, H. Asep Irawan., S.Pd, dalam laporannya menyampaikan latar belakang digelarnya konferensi ini, yakni untuk melakukan penyegaran organisasi melalui pemilihan kepengurusan baru PGRI Kota Cimahi.
Dasar pelaksanaan kegiatan ini berpedoman pada:
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI,
Keputusan Rapat Pleno PGRI Kota Cimahi,
Keputusan Rapat Koordinasi dengan jajaran pengurus.
Dalam paparannya, Asep Irawan juga menjelaskan bahwa maksud dan tujuan konferensi adalah untuk menyusun arah kebijakan baru yang akan membawa PGRI Kota Cimahi menjadi organisasi yang lebih kuat dan adaptif, sejalan dengan semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Acara ini dihadiri oleh sekitar 120 peserta, yang merupakan utusan dari berbagai satuan pendidikan dan wilayah kerja di Kota Cimahi.
Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kota Cimahi, Apit Partakusumah, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para undangan terhormat, termasuk Walikota Cimahi yang diwakili Asisten 3, serta Ketua DPRD Kota Cimahi.dan Kadisdik kota Cimahi
“Terima kasih atas kehadiran Bapak Walikota dan Ketua DPRD Kota Cimahi. Ini merupakan bentuk nyata dukungan kepada dunia pendidikan,” ucapnya.
Apit juga mengakui bahwa layanan kepada anggota PGRI belum sepenuhnya maksimal. Ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus harapan agar ke depan organisasi mampu melayani kebutuhan anggota secara lebih baik.
Terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap pertama, Apit berharap prosesnya segera dilaksanakan. Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan harapan besar terhadap kepemilikan gedung PGRI Cimahi yang telah selesai dibangun.
“Alhamdulillah, gedung PGRI sudah berdiri. Kami berharap segera diberikan kejelasan secara legal dan administratif, agar kami dapat berkegiatan di rumah sendiri, bukan lagi menumpang di tempat orang lain,” ujarnya.
Ketua PGRI Kota Cimahi terpilih melalui Konferensi PGRI Kota Cimahi tahun 2025 Juli Supriyadi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota PGRI Kota Cimahi yang telah memberikan kepercayaan.
ini satu hal yang perlu disikapi adalah merupakan tanggung jawab yang cukup berat
Kami paham, bahwa PGRI merupakan organisasi besar juga profesi yang membawahi seluruh guru yang ada di kota Cimahi program-program yang tentunya nanti kita akan kembangkan berdasarkan apa yang digariskan dalam AD ART menjadi rujukan
Juli ucapkan terima kasih kepada panitia atas kerja keras dan dedikasinya dalam menyukseskan acara ini.tutupnya
Sementara itu Ketua PGRI Jawa Barat H. Akhmad Juhana, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya menegaskan bahwa forum tertinggi organisasi di tingkat kota adalah konferensi PGRI.
Ia menjabarkan tiga fungsi utama konferensi:
Melaporkan program dan kegiatan selama lima tahun ke belakang.
Menyusun program kerja ke depan yang relevan dan progresif.
Melaksanakan pemilihan pengurus baru proses yang paling dinamis dan krusial dalam organisasi.
“PGRI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan juga organisasi perjuangan dan kesejahteraan bagi para guru,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa PGRI lahir hanya 100 hari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, sebagai simbol perjuangan pendidikan nasional. Tantangan terbesar saat ini, lanjutnya, adalah memperjuangkan hak-hak guru, khususnya dalam hal status dan pengakuan profesionalisme.
Persoalan terkait P3K, menurutnya, merupakan simpul yang masih perlu dituntaskan di daerah meskipun diatur oleh kebijakan pusat. Ia mengingatkan bahwa PGRI harus berjalan dengan tiga kaki:
Loyalitas terhadap organisasi dan profesi,
Kredibilitas dalam menjalankan tugas dan memperjuangkan aspirasi,
Kapabilitas, yaitu meningkatkan kompetensi guru agar adaptif dengan perubahan zaman.
Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, S.H, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi guru dalam mencetak generasi masa depan bangsa. Ia berharap anak-anak Cimahi menjadi orang besar di masa depan karena sentuhan para guru hebat.
“Saya punya hubungan batin dengan profesi guru. Ayah saya adalah seorang guru di kampung, dan istri saya juga seorang guru. Maka saya sangat menghargai perjuangan para pendidik,” ungkapnya.
Ia juga mengucapkan selamat menjalankan konferensi dan berharap hasilnya membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan di Cimahi.
Acara konferensi dibuka secara resmi oleh Walikota Cimahi yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten 3). Harjono, mengatakan dalam sambutannya, ia menyampaikan permohonan maaf dari Walikota Cimahi yang berhalangan hadir dan menyampaikan salam hangat kepada seluruh peserta konferensi.
Dalam kesempatan tersebut, Harjono menguraikan beberapa poin penting terkait kebijakan pemerintah daerah terhadap guru:
SK P3K direncanakan akan turun pada 1 Juni, bersamaan dengan penyesuaian gaji.
Formasi P3K tahun lalu menerima sekitar 500 orang guru baru.
Guru honorer yang masih aktif akan mendapatkan insentif tambahan, dengan nilai yang jika dijumlahkan dapat melebihi gaji reguler.
Tidak ada satu pun guru honorer di Cimahi yang dirumahkan, saat ini hanya tersisa 169 orang guru honorer.
Gaji ke-13 akan dibayarkan pada bulan Juni mendatang.
Ia juga menyinggung tantangan besar dunia pendidikan yang kini menghadapi transisi lintas generasi guru, dari generasi Baby Boomer, Milenial, hingga Gen Z. Ketiganya kini berada dalam satu ruang kerja dan sistem pendidikan yang sama.
“Generasi Z sangat peka terhadap tren digital. Mereka mudah memviralkan sesuatu, baik positif maupun negatif. Maka, guru perlu membekali diri agar tetap relevan dan menjadi panutan di tengah era digitalisasi yang pesat,” ujarnya.
Harjono menutup sambutannya dengan apresiasi kepada Ketua DPRD yang senantiasa mendukung PGRI serta mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Cimahi.pungkasnya. R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar