Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polda Jatim Grebek Kantor Pinjol Ilegal Di Surabaya Dan Sidoarjo

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
  • visibility 359
  • print Cetak

SURABAYA – RI, Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, ungkap kasus Pinjaman Online (Pinjol) yang meresahkan warga, pengungkapan ini dilakukan di dua lokasi berbeda. Satu lokasi diungkap di Surabaya, dan satu lagi di Kabupaten Sidoarjo.

“Untuk pengungkapan pinjol di surabaya, dilakukan pada 15 Oktober 2021, dari pengungkapan ini, penyidik berhasil mengamankan ASA, (30) warga Perum Samudra Residence, RT 01 RW 25, Kelurahan Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor Provinsi Jabar,” jelas Irjen Nico Afinta, usai konfrensi pers di Mapolda Jatim, Senin (25/10/2021).

ASA sendiri berposisi sebagai (Desk Collection-Pengirim pesan SMS penagihan).

“Selain itu satu tersangka lain yakni, RH alias A, (28) warga KP. Ciaruteun, RT 01/ RW 02, Desa Cimanggui, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jabar. Yang tinggal di Jalan Tim Asih, gang 2 RT 04/ RW 08, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Provinsi Jabar,” tambahnya.

Untuk tersangka RH alias A ini, selaku (Desk Collection – Pengirim data).

Setiap pesan singkat melalui WhatShapp atau yang dikirim ke pinjol, para tersangka menggunakan kata – kata atau kalimat yang tidak pantas.

Tersangka RH alias H, meminta kepada tersangka SAS, untuk mengirim pesan penagihan ke para Debitur yang berisi kalimat yang tidak pantas dan ancaman.

“Sedangkan para tersangka digaji oleh perusahaan sebesar Rp 4.200.000, selain itu, para tersangka mendapat fasilitas dari perusahaan berupa kuota internet serta mendapat insentif/ bonus dari pekerjaan jika penagihan tersebut berhasil,” katanya.

“Jika penagihan mencapai 65 persen dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu. Maka tersangka akan mendapat Rp 162.000, jika 70 persen, dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu, maka tersangka akan mendapatkan Rp 200.000. Jika 75 persen, mendapat Rp 250.000. Dan intensif/ bonus itu diluar dari gaji bulanan mereka,” lanjutnya.

Polda Jatim akhirnya mengungkap pinjol ini, setelah adanya laporan dari masyarakat pada Desember 2020. Dimana BSB, selaku Debitur meminjam ke pinjol atas nama aplikasi “RUPIAH MERDEKA DAN DANA NOW”.

“Sekira bulan Februari 2021, pinjaman debitur atas nama BSB, di aplikasi “RUPIAH MERDEKA dan DANA NOW”, sudah lunas. Namun, pada bulan Juli 2021, pelapor menerima tagihan dari beberapa pinjol lain diantaranya, KSP PLANET BAHAGIA, KSP BOS DUIT, DANA HEBAT dan LUCKY UANG,” cetusnya.

Pada bulan Juli 2021, pelapor akhirnya membuat pengaduan ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Atas dasar laporan tersebut, bulan Agustus 2021, Penyidik melakukan serangkaian proses penyelidikan, yang akhirnya bisa mengungkap pinjol di surabaya.

Sedangkan barang bukti yang disita dari tersangka ASA, dua unit HP, dua unit laptop, dan satu unit charger, sedangkan dari tersangka RH alias A, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit HP dan laptop.

Sementara itu, penyidik juga mengungkap di Kabupaten Sidoarjo, yang dilakukan pada 7 Oktober 2021. Penyidik telah meringkus tersangka, APP, (27) warga Surabaya, kelahiran Kabupaten Jombang. Yang bekerja di PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA.

Dengan posisi bagian (Desk Collection).

“Tersangka sendiri diringkus pada hari Jumat (15/10/2021), sekira pukul 14.00 WIB. Yang dilakukan di rumahnya di Kedinding, Kota Surabaya. Dari keterangan tersangka, petugas kemudian melakukan penggeledahan di kantor PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA, yang berlokasi di daerah Sukomanunggal, Kota Surabaya,” jelasnya.

PT . DUYUNG SAKTI INDONESIA sendiri, dipimpin oleh seseorang bernama, SR dan HRD atas nama QNK. Perusahaan ini sendiri tidak terdaftar pada OJK (Otoritas Jasa Keungan). Nama pinjaman online (pinjol) dari PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA antara lain, UNTUNG CEPAT, RUPIAH CEPAT, PUNDI UANG, PINJAM CAIR, MONEY KU, MAU TUNAI, KREDIT DASH, GIFT TUNAI, GET UANG, DOMPET SHARE, DANA CHARGE, BULL DANA, SAKU MED, SAKU KILAT, RUPIAH AID, FAST RUPIAH, CASH HUT, SIAP TUNAI, MONEY PRO, RUPIAH EXPRESS, GIFT TUNAI, LAJU TUNAI, SUKA GESIT, UR MONEY, UANG SAKU, PINJAM DULU, PINJAM CASH, MONEY PRO, MONEY PLUS, KREDIT KILAT, KREDIT DANA, DOMPET APPLE, DANA MAYA, DANA MAJU, MONEY GOODSHOW DANA dan MONEY CHARGE.

“Dari 36 Pinjaman Online yang di miliki oleh PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA. Hanya ada satu yang legal sesuai yang terdaftar di OJK, atas nama aplikasi Rupiah Cepat,” sebut dia.

Dari pengungkapan ini, polda jatim berhasil mengamankan barang bukti antara lain, hasil cetak screen shot chat whatsapp antara korban (M) dan tersangka. 21 unit hanphone, 14 laptop, charger laptop, 70 buah bungkus Kartu Perdana dari berbagai profeder.

Modus yang dilakukan tersangka ini, tersangka menggunakan akun whatsapp dengan foto profil dan nama tidak sesuai aslinya, mengaku dari aplikasi pinjaman online “DOMPET SHARE” mengirimkan pesan berisi foto wajah korban dan foto KTP korban ke akun whatsapp korban disertai kalimat “bagus ini foto dan KTP ini diviralkan yaa”. Sehingga korban merasa takut dan terancam foto wajah dan KTP nya disebarkan.

“Kronologisnya, pada hari Rabu, 29 September 2021, pelapor meminjam pada aplikasi pinjaman online ” MONEY KU”, yang menginduk pada aplikasi “RUPIAH MAJU” sejumlah Rp. 1.023.000. Yang kemudian sekitar tanggal 07 Oktober 2021, pinjaman tersebut telah dilunasi oleh pelapor sebesar Rp 1.860.000,” pungkasnya.

Dan dihari yang sama, pelapor menerima pesan masuk dari terlapor akun Whatsapp yang mengaku dari pihak Aplikasi Pinjaman Online “DOMPET SHARE”. Yang juga menginduk pada aplikasi pinjaman online ” RUPIAH MAJU” melalukan penagihan dengan cara mengirimkan pesan berisi foto wajah korban dan foto KTP serta mengancam akan menyebarkan data pribadi pelapor.

Dari pengungkapan ini, para tersangka akan dikenakan Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) Pasal 29 Jo Pasal 45B UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (mjb /red humas)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari ke-8 Ops Patuh Kapuas 2025: Tilang Manual Naik 80%, Korban Jiwa Laka Lantas Zero

    Hari ke-8 Ops Patuh Kapuas 2025: Tilang Manual Naik 80%, Korban Jiwa Laka Lantas Zero

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Memasuki hari ke-8 pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2025, Polda Kalimantan Barat mencatat dinamika yang menarik dalam penegakan hukum dan pengawasan lalu lintas. Berdasarkan data yang dirilis Ditlantas Polda Kalbar, terdapat 1.079 tilang manual yang diterbitkan selama delapan hari pelaksanaan, mengalami lonjakan sebesar 80% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Sementara itu, jumlah […]

  • Kuasa Hukum Muhidin Soroti Prosedur Penyidikan, Minta Dugaan Pelanggaran Hukum Acara Diuji di Persidangan

    Kuasa Hukum Muhidin Soroti Prosedur Penyidikan, Minta Dugaan Pelanggaran Hukum Acara Diuji di Persidangan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Muhidin’s attorney highlighted the investigative procedures, asking that the alleged violations of procedural law be tested in court. PALU ,RI— Tim kuasa hukum Muhidin mempertanyakan sejumlah prosedur dalam proses penyidikan perkara kecelakaan lalu lintas yang menjerat kliennya. Mereka menilai terdapat sejumlah aspek yang perlu diuji secara objektif, mulai dari proses pemeriksaan pada tahap penyidikan, pendampingan […]

  • Polres Sambas Tangkap Seorang DPO Kasus Pencabulan Anak di SelakauPolres Sambas Berhasil Tangkap Seorang DPO Kasus Pencabulan Anak, Buron Sejak Juli 2024

    Polres Sambas Tangkap Seorang DPO Kasus Pencabulan Anak di SelakauPolres Sambas Berhasil Tangkap Seorang DPO Kasus Pencabulan Anak, Buron Sejak Juli 2024

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 451
    • 0Komentar

    SAMBAS,RI – Unit PPA Satreskrim Polres Sambas bersama Unit Reskrim Polsek Selakau berhasil menangkap seorang pria berinisial H (54) karena kasus pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas. H menjadi buronan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 8 Juli 2024 lalu. Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, […]

  • Apresiasi Pengabdian Prajurit, Pangdam XII/Tpr Pimpin Upacara Penyambutan Satgas Pasca Bencana Yonzipur 6/SD

    Apresiasi Pengabdian Prajurit, Pangdam XII/Tpr Pimpin Upacara Penyambutan Satgas Pasca Bencana Yonzipur 6/SD

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Pangdam XII/Tpr sambut satgas pasca bencana Yonzipur 6/ SD ​KUBU RAYA,RI– Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.M., memimpin upacara penyambutan purna tugas Satgas Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam Yonzipur 6/Satya Digdaya di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tpr, Sabtu (14/3/2026) sore. ​Para prajurit ini kembali ke markas setelah menuntaskan misi kemanusiaan selama empat […]

  • Ajari Anak Sejak Dini, Kasat Lantas Polres Pasuruan Berikan Edukasi Tertib Berlalulintas

    Ajari Anak Sejak Dini, Kasat Lantas Polres Pasuruan Berikan Edukasi Tertib Berlalulintas

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pasuruan , RI – Satlantas Polres Pasuruan dari unit Kamseltibcar lantas melakukan kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak), dan Halal Bihalal kepada seluruh murid TPQ yang mengikuti pengajian di masjid Darussalam Polres Pasuruan. Rabu, (10/5/2023). Halal bihalal yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. yang diwakili oleh Kasat Lantas Polres […]

  • Kasus Campak di Cimahi Merangkak Naik, Dinkes: Mayoritas Pasien Belum Divaksin!

    Kasus Campak di Cimahi Merangkak Naik, Dinkes: Mayoritas Pasien Belum Divaksin!

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    CIMAHI, RI– Tren kasus penyakit campak di Kota Cimahi menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan memasuki pertengahan April 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi melaporkan sebanyak 237 warga masuk kategori suspek, di mana 28 orang di antaranya telah dikonfirmasi positif melalui uji laboratorium. Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati, mengungkapkan bahwa lonjakan ini terlihat jelas dalam waktu […]

expand_less