Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polres Pasuruan Ajak Generasi Muda Gereja GBIS Perangi Bahaya Narkoba Dan Miras

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 82
  • print Cetak

PASURUAN,RI-  Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti ibadah Minggu pagi di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Hosana Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu, 7 Juni 2026.

Di tengah semangat kebersamaan jemaat, hadir sosok dari kepolisian yang membawa pesan penting bagi masa depan generasi muda. Mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.35 WIB, KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos memenuhi undangan jemaat untuk memberikan pencerahan dalam khotbah Minggu pagi bertema memerangi narkoba dan Miras

Demi menyelamatkan kehidupan generasi muda, khususnya para pemuda gereja.

Kehadiran jajaran kepolisian di tengah rumah ibadah bukan sekadar bentuk silaturahmi, melainkan bagian dari upaya pembinaan dan penyuluhan melalui pendekatan Cooling System yang menyejukkan kehidupan sosial masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, KBO Binmas Polres Pasuruan menegaskan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian melalui langkah nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Dengan bahasa yang lugas namun mudah dipahami, Iptu Bambang Hariyadi mengajak para generasi muda jemaat untuk mengenal lebih dekat bahaya narkoba yang kini menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Melalui tayangan slide proyektor, jemaat diperlihatkan berbagai jenis narkoba dari Golongan I, II, hingga III, lengkap dengan nama dan gambarnya, seperti ganja, heroin, morfin, kokain, sabu, dan ekstasi.

Penjelasan itu diberikan secara rinci agar generasi muda mampu mengenali serta menjauhi ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.

Tak hanya mengenalkan jenis-jenis narkoba, penyuluhan tersebut juga mengupas dampak buruk yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan zat terlarang, mulai dari kerusakan kesehatan fisik dan mental hingga hancurnya masa depan seseorang. Dengan penuh perhatian, KBO Binmas juga memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan serta cara membentengi diri agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

Menariknya, penyampaian materi tidak hanya berhenti pada pendekatan hukum dan kesehatan semata. Dalam suasana yang sarat nilai spiritual, Iptu Bambang turut menyelipkan pesan-pesan moral melalui ayat-ayat dalam Injil Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru yang mengingatkan tentang larangan mabuk-mabukan dan perilaku yang merusak tubuh serta kehidupan. Pendekatan ini membuat materi terasa lebih dekat dengan kehidupan jemaat dan semakin mudah diterima oleh para peserta yang hadir.

Kehangatan acara semakin terasa ketika sesi tanya jawab interaktif dibuka untuk seluruh jemaat, para pemuda gereja, pendeta, hingga guru-guru pelayanan ibadah. Dialog berlangsung akrab, penuh antusiasme, sekaligus menjadi ruang berbagi pemahaman mengenai bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Interaksi tersebut menciptakan suasana yang hidup, menunjukkan kuatnya kepedulian bersama dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif zaman.

Di akhir kegiatan, Pendeta Otniel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Binmas Polres Pasuruan atas kepedulian dan kesediaannya meluangkan waktu memberikan penyuluhan kepada jemaat gereja. Harapan besar pun tumbuh dari kegiatan ini, agar seluruh jemaat, khususnya generasi muda, semakin memahami bahaya narkoba, berani menolak peredarannya, serta menjadi bagian dari gerakan bersama dalam memerangi narkoba demi masa depan yang lebih baik.( mjb/tg)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RDP Komisi I DPRD Kota Probolinggo Bahas Nasib Perwali Bantuan Hukum Yang Masih Menunggu Harmonisasi

    RDP Komisi I DPRD Kota Probolinggo Bahas Nasib Perwali Bantuan Hukum Yang Masih Menunggu Harmonisasi

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Komisi I DPRD Kota Probolinggo mendorong Pemerintah Kota Probolinggo agar segera menuntaskan Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai aturan pelaksana Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Bantuan Hukum. Desakan tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Probolinggo di Ruang Utama DPRD Kota Probolinggo, Senin (6/7/2026). RDP […]

  • Hadiri Haul Abuya Assayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maaliki, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama Jaga NKRI

    Hadiri Haul Abuya Assayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maaliki, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama Jaga NKRI

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K, M.Si bersama rombongan pejabat utama Polres Pasuruan menghadiri Haul Abuya Assayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki yang ke-20 di Masjid Ceng Ho Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin (25/03 2024). Dalam kunjungannya, Kapolres Pasuruan juga didampingi oleh Kapolsek Pandaan Kompol Marwan, SH, Kasat Lantas, Kasi Humas Polres Pasuruan […]

  • Danramil 0819/06 Nguling Kapten Arm Yuwono, Hadiri Sosialisasi Evaluasi P4K

    Danramil 0819/06 Nguling Kapten Arm Yuwono, Hadiri Sosialisasi Evaluasi P4K

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Danramil 0819/06 Nguling, Kapten Arm Yuwono menghadiri sosialisasi Evaluasi Program Perencanaan Persalinan Pencegahan dan Komplikasi (P4K) yang diadakan di Puskesmas Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan. Kamis (16/3/2023). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan informasi mengenai pentingnya perencanaan persalinan yang baik untuk mencegah terjadinya komplikasi dan risiko kematian ibu dan bayi saat melahirkan. […]

  • ‘Berjuang di Negeri sendiri dari gadis sampe jadi nenek-nenek untuk mendapatkan Keadilan’ atas tanah warisan orangtuanya yang  ‘diklaim milik ‘Pemkab  Madiun dengan Modal “Hak Pakai” bukan “Hak Milik,”. 

    ‘Berjuang di Negeri sendiri dari gadis sampe jadi nenek-nenek untuk mendapatkan Keadilan’ atas tanah warisan orangtuanya yang  ‘diklaim milik ‘Pemkab  Madiun dengan Modal “Hak Pakai” bukan “Hak Milik,”. 

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Jakarta RI,- Tetap berjuang dan terus berjuang atas tanah warisan orangtuanya sendiri yang sebagian diduga ‘diserobot’oleh Pemkab Madiun dalam hal ini dinas Pendidikan dan Puskesmas di desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun Jawa Timur.                          Dan meski sudah dipakai dan digunakan oleh Pemkab Madiun dengan gratis selama puluhan tahun tidak serta merta Ny Erni Biantari Ningsih […]

  • Polres Blitar Kota Gandeng Perguruan Silat Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan

    Polres Blitar Kota Gandeng Perguruan Silat Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Kamis, 23 Mar 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Kota Blitar, RI – Polres Blitar Kota menggelar Rapat Koordinasi antar perguruan Silat menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul fitri 1444 H/2023 M, di Gedung Patriatama, Selasa (21/03/2023). Hadir dalam Rapat Koordinasi tersebut Wakapolres Blitar Kota Kompol Yoyok Dwi Purnomo, Kabagops Kompol Lahuri, Kasat Narkoba AKP Sujarwo, Kasat Intel Iptu Brahma, Kapolsek Jajaran, perwakilan kodim0808 […]

  • Kepengurusan LSM LIRA Kota Probolinggo Masih Solid, Walikota Lira : Kami Masih Menjalanan Aktifitas Sesuai Visi Misi DPP Lira

    Kepengurusan LSM LIRA Kota Probolinggo Masih Solid, Walikota Lira : Kami Masih Menjalanan Aktifitas Sesuai Visi Misi DPP Lira

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Probolinggo RI.- Adanya polemik terkait pergantian Walikota LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Probolinggo yang dinilai tidak berdasar, menimbulkan penafsiran beragam utamanya dari pengurus dan anggota Lira kota Probolinggo. Isu pergantian Walikota Lira yang dihembuskan Louis Hariona dan mencuat di beberapa media online, dianggap jauh dari mekanisme yang sebenarnya harus dilalui termasuk jika memang ada pergantian, tidak […]

expand_less