Breaking News
light_mode
Trending Tags

RDP DPRD–PUPR Bahas Evaluasi Proyek Yang Belum Capai Target

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 81
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Sejumlah proyek infrastruktur di Kota Probolinggo kembali menjadi sorotan Komisi III DPRD karena belum mencapai target yang diharapkan. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama Dinas PUPR–PKP, Senin (3/11/2025), dewan meminta penjelasan rinci mengenai kendala yang terjadi serta meminta komitmen nyata dari pihak eksekutif untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek tersebut. RDP ini menjadi momen penting bagi legislatif untuk memantau kinerja proyek sekaligus memastikan aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dapat terealisasi.

Menanggapi evaluasi yang disampaikan oleh DPRD, Dinas PUPR–PKP menegaskan akan mengambil langkah tegas untuk memastikan proyek yang tersendat segera tuntas sesuai jadwal. Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, menjelaskan bahwa pengawasan lapangan akan diperketat, terutama pada proyek yang sudah memasuki fase krusial penyelesaian.

“Pasca-RDP ini, komitmen yang disampaikan pelaksana dan pengawas proyek di ruang rapat harus segera terwujud di lapangan. Kami tidak akan mentolerir kinerja yang lamban atau tidak sesuai standar,” tegas Setyorini. Ia menambahkan bahwa banyak keterlambatan proyek terjadi karena kondisi finansial kontraktor yang tidak sehat. Arus kas yang lemah membuat pasokan material tertunda dan tenaga kerja terbatas, sehingga progres fisik proyek ikut melambat.

Setyorini menekankan pentingnya kepatuhan terhadap komitmen kontrak. Bagi kontraktor yang terbukti wanprestasi, Pemkot Probolinggo akan mengusulkan blacklist secara nasional setelah melalui proses verifikasi oleh Inspektorat. “Sanksi ini bersifat menyeluruh, tidak hanya berlaku di Kota Probolinggo, tetapi berdampak pada kesempatan mereka mengikuti proyek di wilayah lain,” jelasnya.

Selain itu, Setyorini memberikan apresiasi kepada Komisi III DPRD yang terus memberikan penguatan agar pekerjaan infrastruktur tetap mengacu pada metode, target, dan komitmen yang telah disepakati bersama. Ia menegaskan, pengawasan yang ketat dan komunikasi yang intens antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci agar proyek berjalan lancar dan tepat waktu.

Salah satu proyek yang menjadi sorotan utama adalah pembangunan Gedung Inspektorat. Proyek senilai miliaran rupiah tersebut tercatat mengalami dua kali masalah signifikan. Tahun lalu, progres fisik baru mencapai 48 persen, sementara tahun ini kontraktor pengganti justru mencatat progres minus 22 persen. Selain itu, sejumlah proyek lainnya saat ini memasuki tahap Schedule Control Meeting (SCM) 1 dan 2 karena progres fisiknya tidak selaras dengan rencana awal. Dari seluruh evaluasi yang dilakukan, proyek pembangunan di Pondok Pesantren Mifbahul Ulum menjadi satu-satunya pekerjaan yang resmi diputus kontrak karena tidak menunjukkan progres nyata.

“Proyek itu kami putus kontrak karena tidak ada kemajuan signifikan. Kalaupun dipercepat dengan berbagai metode, hingga batas P1 hanya bisa mencapai sekitar 50 persen,” ujar Setyorini. Keputusan tegas ini sekaligus menjadi peringatan bagi kontraktor lain agar menepati komitmen kerja mereka.

Dari sisi legislatif, Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, menekankan pentingnya RDP untuk mendapatkan gambaran riil kondisi proyek di lapangan. Menurutnya, capaian proyek sangat bervariasi, ada yang progresnya baik, namun tidak sedikit yang minus tajam. Untuk proyek-proyek dengan capaian minus, dewan menuntut penjelasan rinci serta komitmen penyelesaian yang jelas.

“Koordinasi yang baik harus melibatkan pihak berwenang, bukan sekadar perwakilan yang tidak memiliki kapasitas mengambil keputusan. Ke depan, komunikasi dengan PUPR, Bagian PBJ, dan Inspektorat akan diperkuat. Selain itu, proses lelang harus lebih selektif agar hanya kontraktor yang siap secara teknis dan finansial yang terpilih,” tegas Muchlas.

RDP ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemkot dan DPRD untuk memperkuat sistem pengawasan proyek infrastruktur, memastikan akuntabilitas, serta menekan risiko keterlambatan yang merugikan masyarakat. Langkah tegas, pengawasan ketat, dan koordinasi lintas pihak diharapkan mampu membawa proyek infrastruktur di Kota Probolinggo selesai tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir di Ajang Internasional World Surf League Championship Tour 2022,Polresta Banyuwangi Berikan Pengamanan

    Hadir di Ajang Internasional World Surf League Championship Tour 2022,Polresta Banyuwangi Berikan Pengamanan

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    BANYUWANGI – RI, Pantai Plengkung atau G-Land yang menjadi lokasi ajang Internasional World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022 tanggal 28 Mei sampai dengan 6 Juni 2022, memang memiliki karakteristik ombak tersendiri. Hal ini menjadi pemikat para peselancar dari seluruh dunia untuk datang ke pantai yang ada di dalam Kawasan Taman Nasional […]

  • Jelang Libur Natal Dan Tahun Baru, Kapolres Probolinggo Tinjau Terminal Dan Stasiun Hingga Pos Pantau

    Jelang Libur Natal Dan Tahun Baru, Kapolres Probolinggo Tinjau Terminal Dan Stasiun Hingga Pos Pantau

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – RI, Menjelang libur Natal 2021 dan tahun baru 2022, Kapolres Probolinggo bersama unsur Forkopimda Kabupaten Probolinggo meninjau di Terminal Jorongan dan Stasiun Leces serta Pos Pantau di wilayah Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo, Selasa (21/12) pagi. Pelaksanaan peninjauan diawali di Terminal Jorongan untuk memeriksa sopir dan kernet serta kelengkapan surat-surat dan kelayakan kendaraan. Selain […]

  • Bakti Sosial dan Parade Budaya PMR Meriahkan HUT ke-80 PMI di Gresik

    Bakti Sosial dan Parade Budaya PMR Meriahkan HUT ke-80 PMI di Gresik

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Foto Bakti Sosial dan Parade Budaya PMR Meriahkan HUT ke-80 PMI di Gresik. (Kom) Gresik, RI – Semangat kemanusiaan mewarnai Kabupaten Gresik ketika Palang Merah Indonesia (PMI) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 PMI. Bersama Pemerintah Kabupaten Gresik, PMI menggelar rangkaian Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025. Ribuan anggota Palang […]

  • Kapolres Kubu Raya Apresiasi Peran Tokoh Lintas Etnis, Adat dan Agama dalam Menjaga Keamanan

    Kapolres Kubu Raya Apresiasi Peran Tokoh Lintas Etnis, Adat dan Agama dalam Menjaga Keamanan

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Foto kegiatan Kapolres kubu raya dalam rangka Melakukan bukber dengan.para tokoh adat di kubu raya KUBU RAYA,RI – Kepolisian Resort (Polres) Kubu Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya. Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, melakukan silaturahmi dengan sejumlah tokoh adat, agama, dan pemuda lintas etnis yang tergabung dalam Perkumpulan Merah […]

  • SMAN 1 Kandat Dapat Traffic Light dan Smartboard 75 Inci untuk Tingkatkan Keselamatan dan Mutu Pembelajaran

    SMAN 1 Kandat Dapat Traffic Light dan Smartboard 75 Inci untuk Tingkatkan Keselamatan dan Mutu Pembelajaran

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KEDIRI,RI- SMAN 1 Kandat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan dan mutu pembelajaran bagi seluruh warganya. Dalam waktu dekat ini, dua fasilitas baru telah hadir di lingkungan sekolah, yaitu pembangunan Traffic Light di depan sekolah dan bantuan papan digital (Smartboard) berukuran 75 inci dari Kemendikdasmen. Proyek pembangunan traffic light sudah dimulai minggu lalu dan akan […]

  • Diduga Banyak Kejanggalan Polisi Adakan Pembongkaran Makam

    Diduga Banyak Kejanggalan Polisi Adakan Pembongkaran Makam

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Foto: Pembongkaran Makam GRESIK, RI – Polisi tengah menyelidiki kematian NA, 24 tahun, wanita dua anak asal Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, Gresik yang meninggal dunia akibat diduga bunuh diri. Penyelidikan ini menindaklanjuti laporan pihak keluarga korban yang melaporkan adanya dugaan kejanggalan. Karena ada banyak luka lebam pada jenazah NA warga Jogodalu Benjeng GresikTerbaru, kepolisian melakukan […]

expand_less