Satgas Yonif 500/Sikatan Jalin Komsos dengan Tenaga Pengajar, Suara Hati untuk Masa Depan Pendidikan Intan Jaya
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Senin, 25 Agt 2025
- visibility 125
- print Cetak

Satgas Yonif 500/Sikatan Jalin Komsos dengan Tenaga Pengajar
INTAN JAYA,RI- Kehadiran prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan di tengah masyarakat kembali membawa harapan baru. Pada Senin (25/8), sepuluh personel dipimpin oleh Sertu Priyo melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di TK Mamba Kotis bersama masyarakat setempat.( 25/08/2025)
Dalam kesempatan tersebut, personel Satgas menyapa dan berdialog hangat dengan Osea Maiseni, seorang tenaga pengajar dari Kampung Kusage, Distrik Sugapa. Dengan penuh harap, Osea menyampaikan isi hatinya terkait kondisi pendidikan di kampungnya.
“Sekolah Dasar kami di Kusage telah dibakar oleh kelompok OPM pada 13 Agustus lalu. Anak-anak kami kehilangan tempat belajar. Kami mohon agar Pemerintah Daerah Intan Jaya segera membangun kembali sekolah tersebut. Kami juga berharap aparat keamanan tetap hadir di kampung kami, agar anak-anak bisa kembali belajar dengan aman,” ungkap Osea dengan suara lirih namun penuh keyakinan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kelompok OPM bukanlah pejuang rakyat Papua, melainkan musuh bersama yang telah merampas masa depan generasi muda. “Mereka sudah menghancurkan harapan anak-anak kami. Kami tidak ingin masa depan Intan Jaya dikubur oleh kekerasan,” tegasnya.
Sertu Priyo mewakili personel Satgas Yonif 500/Sikatan menegaskan komitmen TNI untuk terus berada di sisi rakyat Papua. “Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Suara hati seperti yang disampaikan oleh Bapak Osea adalah dorongan bagi kami untuk terus berjuang bersama rakyat. Pendidikan adalah masa depan Papua, dan TNI akan selalu mendukung agar generasi muda Intan Jaya bisa belajar dengan damai,” ujarnya.
Kegiatan Komsos berlangsung penuh keakraban, ditandai dengan saling berbagi cerita, pemberian bantuan, serta jabat tangan hangat antara prajurit TNI dan masyarakat. Suasana ini menjadi simbol persatuan, bahwa TNI dan rakyat adalah satu tubuh yang tidak bisa dipisahkan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kehadiran TNI memberikan rasa tenang, sekaligus menumbuhkan optimisme bahwa pendidikan di Intan Jaya akan kembali bangkit meski sempat dirundung kegelapan akibat ulah kelompok bersenjata.( red Yonif 500 Sikatan/mjb, tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar