

LUMAJANG – RI, PG Jatiroto adalah Perusahaan Gula terbesar di Pulau Jawa, Perusahaan ini berdiri sejak zaman Kolonial Belanda. Sudah banyak Perusahaan Gula di Tanah Air yang pasang surut sepanjang sejarah, PG Jatiroto tetap exsis dan berdiri kokoh.
PG tersebut terletak di Desa Kaliboto Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang Jatim. Ditemui Awak Media Radar Indonesia.com di Ruang Kerjanya, Senin (21/12/2020) Ubaidilah Staf Hukum dan Aset PG Jatiroto menegaskan atas adanya keterlambatan pembayaran terhadap Petani Tebu Mitra PG Jatiroto. Di sebabkan karena sistem Management masih menunggu harga Pasar naik.
“Kalau di bilang terlambat kami akui memang iya, tapi disitu kan ada harapan dari tebu yang sudah disetor ke PG Jatiroto itu kadarnya baik atau tinggi,” kata Ubaidilah pada Awak Media.
Sambil menunggu siapa tahu harga gula tinggi, tapi ada sebagian para Mitra Petani Tebu yang di bayar lebih dulu oleh PG.
“PG yang nalangi dulu, untuk bayar Petani dan sisanya nanti kita bayar, sebelum transfer ke masing-masing rekening pasti ada pemberitahuan dulu,” imbuhnya.
Menurut dia, “untuk tahun depan PG Jatiroto belum bisa memastikan, apakah Mitra PG Petani langsung dibayar kita belum bisa memastikan yang jelas tetep terbayar. Saat giling kemarin harga gula 11.000 per kg untuk itu kita belum bisa memastikan,” pungkasnya. (sir)


Tidak ada komentar