TNI Cukur Rambut Warga Papua, Bangun Kedekatan dan Cerminkan Persatuan
- account_circle Pom py
- calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
- visibility 124
- print Cetak

Foto TNI Potong Rambut Warga Papua Dalam Rangka Bangun Kedekatan
Intan Jaya, RI – Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak di halaman TK Holomama dan TK Mamba, Pos Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan. Pada hari Minggu yang cerah ini, personel Satgas kembali menunjukkan komitmen mereka dalam merangkul dan melayani masyarakat Papua melalui kegiatan komunikasi sosial berupa cukur rambut gratis bagi warga.
Dalam kegiatan tersebut, tampak Prada Rettob dan rekan-rekannya dengan cekatan memangkas rambut bapak Gembala Neptinus Sani dan Jhon Sani, dua tokoh masyarakat dari Kampung Mamba, serta sejumlah anak-anak kampung yang dengan antusias ikut bergiliran.
“Ini bukan sekadar potong rambut. Ini bentuk perhatian kami kepada saudara-saudara kami di Papua. Kami ingin mereka merasa dihargai dan dicintai, sebagaimana kami mencintai tanah ini,” ujar Prada Rettob, salah satu personel yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Kehangatan terpancar dari wajah para warga yang hadir. Bagi masyarakat Kampung Mamba, kegiatan ini bukan hal sepele. Ini adalah simbol kedekatan, kasih, dan penghargaan dari para prajurit TNI yang selama ini menjadi bagian dari keseharian mereka.
“Kami sangat senang dengan kehadiran Satgas. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga membantu kami dengan tulus. Anak-anak juga senang, merasa diperhatikan,” ungkap Bapak Neptinus Sani sambil tersenyum.
Dan TK Holomama, Lettu Inf Sugianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen Satgas dalam membangun harmoni di tengah masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan TNI yang ramah, yang hadir tidak hanya dalam kondisi darurat, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Melalui aksi kecil seperti ini, kami menjalin hati, bukan hanya menjaga batas,” jelasnya.
Sementara itu, Dansatgas Yonif 500/Sikatan Letkol Inf Danang Rahmayanto, S.I.P., M.M., memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif personel di lapangan.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan wajah humanis TNI yang sesungguhnya. Kami tidak datang hanya untuk menjalankan misi keamanan, tapi juga untuk merawat nilai-nilai persaudaraan dan persatuan bangsa. Papua adalah bagian utuh dari Indonesia, dan rakyatnya adalah saudara kita,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan penuh keakraban. Anak-anak tertawa riang, para tokoh masyarakat tersenyum penuh haru, dan prajurit TNI tetap rendah hati menjalankan tugas kemanusiaan mereka.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, semangat persatuan dan kedamaian terus ditanamkan, bahwa TNI dan rakyat adalah satu, bersaudara dalam semangat cinta Tanah Air.( red Yonif 500 Sikatan/mjb, tg)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar