TNI dan Warga Papua Bersatu dalam Damai dan Doa di Barak Pengungsian Mamba Bawah
- account_circle Pom py
- calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
- visibility 356
- print Cetak

FotoSuasana warga di barak pengungsian mamba bawah
Papua , RI— Dalam suasana sejuk pegunungan Papua, harmoni dan kebersamaan terjalin erat di Barak Pengungsian Mamba Bawah, Kampung Mamba, Distrik Sugapa. Sebanyak 23 personel TNI dari TK Mamba Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan yang dipimpin oleh Lettu Arh. Supriono (Pabintal) melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama sekitar 30 warga pengungsi yang berasal dari Kampung Agisiga, Sugapa Lama, dan Hitadipa.
Dalam kegiatan yang penuh kehangatan tersebut, personel Satgas dan warga umat Kristiani bersama-sama melantunkan puji-pujian dan doa dalam ibadah bersama yang menyentuh hati. Alkitab dibagikan dengan penuh rasa hormat, sembako diserahkan sebagai bentuk kepedulian, dan bendera Merah Putih dikibarkan di pelataran barak sebagai simbol kesatuan bangsa.
“Kami tidak hanya hadir untuk menjaga, tapi juga untuk merangkul. Bersama masyarakat Papua, kami ingin membangun damai dalam kasih dan persaudaraan,” ujar Lettu Arh. Supriono dengan mata berkaca-kaca usai kegiatan ibadah.
Masyarakat pengungsi pun menyambut kegiatan ini dengan penuh sukacita. Senyum tulus tampak di wajah anak-anak saat menerima biskuit dari para prajurit. Beberapa warga bahkan menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kehadiran TNI yang tidak hanya membawa rasa aman, tetapi juga menghadirkan sentuhan kemanusiaan di tengah kondisi sulit.
Bp. Apinus Yarinap, salah satu tokoh masyarakat pengungsi mengatakan, “Kami merasa tidak sendiri. TNI datang bukan hanya dengan seragam, tapi dengan hati. Kami sangat bersyukur.”
Kegiatan ini menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya menjadi penjaga kedaulatan, namun juga sahabat dan pelayan masyarakat. Persaudaraan antara TNI dan warga Papua terus tumbuh kuat, membuktikan bahwa cinta tanah air dan kemanusiaan dapat menyatu dalam langkah bersama membangun damai di Bumi Cenderawasih.
Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh makna meneguhkan semangat NKRI Harga Mati di tengah pelukan kasih antara tentara dan rakyatnya.( mjb/tg)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar