TNI Hadir Menguatkan di Tengah Duka: Anjangsana Satgas Yonif 500/Sikatan di Kampung Bilogai
- account_circle Pom py
- calendar_month Minggu, 14 Des 2025
- visibility 51
- print Cetak

Intan Jaya ,RI — Kehadiran TNI tidak hanya dirasakan dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam setiap denyut kehidupan masyarakat. Hal itulah yang tercermin dalam kegiatan anjangsana dan takziah yang dilaksanakan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Minggu (14/12/2025).
Sebanyak 13 personel TK J2 Kout Satgas Yonif 500/Sikatan yang dipimpin langsung oleh Wadan Satgas, Mayor Inf. Redo R. Effendy, S.S.T.Han., S.I.P., menyambangi kediaman Bapak Petrus Zanambani untuk menyampaikan belasungkawa atas kedukaan yang tengah dialami keluarganya. Dalam suasana haru dan penuh kehangatan, Satgas turut menyerahkan bantuan sosial berupa bahan makanan serta perlengkapan pemakaman sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat.
Wadan Satgas Yonif 500/Sikatan, Mayor Inf. Redo R. Effendy, menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat Papua adalah bagian dari komitmen untuk selalu dekat dan peduli.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi sebagai saudara. Di saat duka seperti ini, sudah menjadi kewajiban kami untuk turut menguatkan dan meringankan beban masyarakat. TNI akan selalu ada bersama rakyat Papua,” ujarnya.
Kegiatan anjangsana ini mendapat sambutan hangat dari keluarga almarhum dan warga sekitar. Rasa haru dan syukur tampak jelas saat bantuan diserahkan, disertai ungkapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Satgas Yonif 500/Sikatan.
Melalui kegiatan kemanusiaan seperti ini, Satgas Yonif 500/Sikatan terus menegaskan bahwa kehadiran TNI di Tanah Papua bukan semata menjalankan tugas negara, tetapi juga menanamkan nilai persaudaraan, kebersamaan, dan persatuan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, mencerminkan terjalinnya hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat Kampung Bilogai.
Anjangsana dan takziah ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah duka, persatuan dan kepedulian adalah kekuatan yang mampu menyatukan hati, demi Papua yang damai dan penuh harapan.( mjb, tg)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar