Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tokoh Masyarakat Kecam Lambannya Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa di Kubu Raya

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
  • visibility 347
  • print Cetak

Kubu Raya, RI – Kalimantan Barat – Kasus dugaan korupsi dana desa yang melibatkan Kepala Desa Sungai Belidak, Juliansyah, di Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya, terus mendapat perhatian serius dari masyarakat.

Meskipun kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian, penanganannya dinilai lamban dan belum menunjukkan perkembangan berarti.

Hal ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat, yang sebelumnya telah melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk tuntutan terhadap penegakan hukum yang adil.

Tokoh masyarakat setempat, H. Efendi Usman, pada hari Rabu, 23/10/24 .sekira pukul .07.00.malam dikediamannya menyampaikan kritik tajam terhadap aparat penegak hukum (APH) Polres Kubu Raya yang dianggap lamban dalam menangani kasus tersebut.

Ia mendesak pihak kepolisian untuk segera mengambil langkah tegas, termasuk menangkap Kepala Desa Juliansyah yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana desa sebesar Rp 240 juta.

“Kasus ini sudah dilaporkan sejak lama, namun hingga kini, kepala desa tersebut masih terlihat tenang, seolah-olah kebal hukum,” ujar H. Efendi dalam pernyataannya.

“Saya juga mendengar bahwa kepala desa tersebut yakin kasus ini tidak akan diproses lebih lanjut.

Jika uang yang disalahgunakan dikembalikan, kasus ini dianggap selesai.

Jika seperti ini, hukum menjadi tidak adil.

Bagaimana hukum bisa dijalankan dengan benar jika penyalahgunaan dana hanya diakhiri dengan pengembalian uang?”

Lebih lanjut, H. Efendi menyoroti masalah pengadaan barang yang diduga fiktif, seperti pengadaan jeruk dan pupuk yang seharusnya disertai tanda tangan pihak terkait, namun hingga saat ini belum ada bukti otentik terkait hal tersebut.

Sebagai mantan Kepala Desa Sungai Belidak periode 2001-2004, H. Efendi juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Inspektorat Daerah Kubu Raya.

Menurutnya, inspektorat seolah tidak berperan dalam pengawasan selama bertahun-tahun, meskipun kasus ini sudah berlangsung cukup lama.

“Kami akan melakukan aksi demo besar-besaran! Inspektorat tampaknya membiarkan kasus ini.

Sejak zaman saya menjadi kepala desa, dari tahun 2001 sampai 2004, inspektorat tidak pernah turun ke desa.

Sekarang pun mereka hanya diam,” ujar H. Efendi dengan nada geram.

Ia juga mempertanyakan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam kasus ini, mengingat dugaan adanya permainan antara BPD dan kepala desa dalam pengelolaan anggaran desa.

Efendi menuduh BPD terlibat dalam pengalokasian anggaran yang tidak proporsional.

“Saya tanya BPD, kenapa rakyat hanya diberi pekerjaan senilai Rp 7,5 juta, sementara proyek senilai Rp 40 juta dialokasikan? Jawaban BPD adalah, ‘Kamu mau pekerjaan ini, kamu mau.’ Ini jelas ada permainan antara BPD dan kepala desa,” kata H. Efendi.

Ia juga menyinggung soal anggaran operasional BPD yang tidak jelas penggunaannya.

“Dulu, ketika saya menjabat, anggaran sebesar 30% digunakan untuk operasional BPD.

Tapi sekarang, ke mana anggaran itu? Apakah pernah diaudit? Ini harus diperiksa, karena saat ini BPD terkesan licik,” lanjutnya.

Masyarakat berharap aksi ini dapat memancing perhatian lebih dari pihak berwenang, khususnya inspektorat, agar segera melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran desa dan memeriksa keterlibatan BPD dalam dugaan korupsi tersebut.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak inspektorat maupun BPD terkait tuduhan ini.

“Saya juga telah bertanya kepada pihak-pihak terkait, termasuk RT dan tokoh masyarakat, apakah mereka pernah menandatangani dokumen pengadaan jeruk dan pupuk.

Namun, mereka semua menyatakan tidak pernah menandatangani apa pun terkait pengadaan itu,” tambahnya.

Masyarakat Desa Sungai Belidak kini berharap agar kasus ini segera mendapat kejelasan hukum, dan Kepala Desa Juliansyah dapat dimintai pertanggungjawaban atas dugaan penyalahgunaan dana desa.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Kubu Raya belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

*Juan

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsat Surabaya Timur Dikepung Isu Pungli, Permintaan Maaf Polda Jatim Dinilai Hanya Formalitas

    Samsat Surabaya Timur Dikepung Isu Pungli, Permintaan Maaf Polda Jatim Dinilai Hanya Formalitas

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SURABAYA, RI – Komitmen perbaikan layanan publik di Samsat Surabaya Timur kini tengah menjadi sorotan tajam. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai rekan media di lapangan, meski Bidang Humas Polda Jawa Timur telah menyampaikan permohonan maaf resmi terkait dugaan praktik percaloan dan pungutan liar (pungli), kondisi nyata di lokasi dilaporkan belum menunjukkan perubahan yang berarti. […]

  • Ardian Saputra hadiri Sholawatan Di Keraton Ratu Di Puncak

    Ardian Saputra hadiri Sholawatan Di Keraton Ratu Di Puncak

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Lampung Utara. RI Wakil Bupati Lampung Utara menghadiri Sholawatan di keraton ratu di puncak Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi Kota bersama Habib Abdurrahman Bin Hasan Al Haddad dan Majelis Sema’an Al-Qur’an Jantiko Mantab Dzikrul Ghofilin, Jum’at (8/9/2023) Acara Sholawatan yang dipimpin oleh Habib Adurrahman al Hadad, dikediaman Tokoh Lampung Utara Ahmad Akuan Abung gelar Nadikiang […]

  • TINGKATKAN LITERASI SISWA, SEKOLAH DIWARUNGASEM GANDENG PWOIN UNTUK PELATIHAN PENULISAN JURNALIS

    TINGKATKAN LITERASI SISWA, SEKOLAH DIWARUNGASEM GANDENG PWOIN UNTUK PELATIHAN PENULISAN JURNALIS

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 332
    • 0Komentar

    KAB.BATANG, RADARINDONESIAONLINE.COM – -Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia serta instansi-instansi pendidikan dibawahnya terus berupaya meningkatkan minat baca dan literasi para generasi muda khususnya Siswa SMP Adanya program sekolah tentang literasi diharapkan sebagai salah satu upaya atau langkah awal untuk meningkatkan literasi dan numerasi di sekolah-sekolah yang ada. Tim Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara […]

  • Babinsa Koramil 08/Rejoso Bersama Tiga Pilar Tidak Bosan Berikan Himbauan Prokes 5 M

    Babinsa Koramil 08/Rejoso Bersama Tiga Pilar Tidak Bosan Berikan Himbauan Prokes 5 M

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 286
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Puluhan Aparat Gabungan Tim Satgas penanganan dan penegakkan disiplin Prokes Wilayah Kecamatan Rejoso melakukan Operasi Masker sekaligus memberikan himbauan 3M guna mencegah penyebaran wabah pandemi. Tim Gabungan tersebut sebanyak 20 orang terdiri dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, Banser dan Perangkat Desa Sadengrejo Kecamatan Rejoso, Kamis (11/02/21). Saat Operasi berlangsung tersebut tampak Anggota […]

  • Rotan 1,5 Meter dan 125 Pukulan: Fakta Kekerasan di Kubu Raya

    Rotan 1,5 Meter dan 125 Pukulan: Fakta Kekerasan di Kubu Raya

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang menimpa seorang santriwati berinisial DA (17) di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Kubu Raya kini memasuki babak baru. Berkas perkara beserta tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Mempawah untuk proses hukum lebih lanjut. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres […]

  • Implementasi Asta Cita, Polsek Gempol Gandeng Gapoktan Kembangkan Budidaya Lele

    Implementasi Asta Cita, Polsek Gempol Gandeng Gapoktan Kembangkan Budidaya Lele

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    PASURUAN, RI – Dalam rangka mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Kapolsek Gempol KOMPOL Indro Susetiyo, melakukan pengecekan kolam budidaya ikan lele di Dusun Winong, Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/4/2025). Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara aparat kepolisian dengan masyarakat desa, khususnya kelompok tani (Gapoktan), dalam […]

expand_less