

ACEH – RI, Komunitas Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Cabang Kabupaten Pidie, menggelar pertemuan silaturrahmi sesama Anggota. Kegiatan yang berlangsung di lokasi Objek Wisata Geunie Kecamatan Tangse, Minggu pekan lalu juga mengikutsertakan Anggota Keluarga masing-msing. Kehadiran Club Pemotor ini juga mendapat dukungan baik dari masyarakat khususnya kaulamuda.
Ketua TKCI Pidie, Ir. Muhammaddiah Hasan, kepada Radar Indonesia di Beureunuen mengatakan, TKCI yang di pimpinnya kini hanya baru berusia satu bulan. Atau dengan kata lain TKCI Pidie disahkan dengan Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat (SK-DPP) tertanggal 5 Oktober 2020. TKCI yang bermarkas di Kecamatan Peukanbaro (Lampohsaka) disahkan setelah tiga bulan terbentuk.

Hingga saat ini jumlah Peserta hanya baru 18 orang (18 unit Kijang). Sekretaris TKCI, Masrul Junaidi. Sementara Bendahara, yaitu Ajral Muksin. Pengurus juga dilengkapi dengan beberapa bidang. Ditambahkan, karena baru disahkan maka Komunitas TKCI merasa perlu melaksanakan ajang silaturrahmi sekaligus sebagai wujud kekompakan sesama Anggota. Mereka berparade ke Geuni-Tangse.
Diakui Muhammadiah bahwa, para Anggota sangat senang atas kehadiran TKCI ini. Buktinya, begitu gagasan ini dibentuk pada Juli 2020 lalu, berikutnya setiap Jum’at malam atau malam Sabtu mereka menggelar pertemuan sesama Anggota.

Sedangkan sebelumnya, untuk mencari masukan atau pengalaman terhadap TKCI, beberapa Anggota juga pernah bersilaturrahmi langsung dengan TKCI Kabupaten lain seperti dengan TKCI Cabang Banda Aceh, Lhokseumaweserta dan Kota Langsa.
Bahkan dengan TKCI luar Aceh pun juga melaksanakan hal sama. Yaitu dengan TKCI Kota Medan, Pematang Siantar serta TKCI Tanah Karo. Ditanya bagaimana perkembangan lanjutan setelah TKCI ini disahkan DPP, M. Diah mengatakan, ada kemungkinan jumlah Pesertanya terus bertambah. “Dalam dua hari terakhir beberapa Peserta juga ingin bergabung memperkuat TKCI ini,” ungkap Muhammaddiah. (ag)


Tidak ada komentar