Breaking News
light_mode
Trending Tags

Warga Desa Lapa Laok Dungkek dan Mantan Kades Tuding BPN Sumenep Banyak Oknum Mafia Terkait Pengajuan Sertifikat 18 Tahun Belum Terbit.

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
  • visibility 306
  • print Cetak

Sumenep – RI,Senin 27/05/24 kemarin sejumlah warga Lapa Laok Dungkek mendatangi kantor Pertanahan (BPN) Sumenep. Mereka menagih terbitnya sertipiakat yang dimohon sejak 18 tahun yang lalu yang selalu dijanjikan oleh setiap pergantian pimpinan kepala BPM yang berganti, bahkan mereka tidak segan melakuan teriakan bahwa Kantor BPN penuh atau banyak dengan mafia meskipun tidak bisa dibilang semuanya.
Sebut saja Suk ud (60) kepala Desa Lapa Taman pada perode 2013 menuding BPN mengatakan bahwa ada indikasi banyak oknum sarang mafia yang perlu diberantas agar tidak menjadi duri di tubuh organisasi atau perkantoran (baca; BPN).
“Sudah banyak korban masyarakat yang kena dan terlena oleh janji janji mafia atau oleh oknum pertanahan yang tak bertnggungjwab,” tandasnya.
Karenanya, menurutnya ia, meminta berhati hati kepada masyarakat pemohon sertipikat untuk ekstra hati hati jika hendak melakukan permohonan untuk sertipikat tanah.
Lalu ia mencontohkan kasus warganya yng hingga belasan tahun belum juga diterbitkan seftipikatnya bahakan warganya yang telah mengantongi atau telah terbit SHM no. 215 buku seri tanah AW. 885010 luas 10.178 m2 an. Suhardi desa Lapa Laok Kec. Dungkek Kab. Sumenep tahun terbit 2006 dan SHM no. 216 buku seri tanah AW. 885011 luas 9.018 m2 an. Suwardi warga desa Lapa Laok Kec. Dungkek Kab. Sumenep terbit 2006 dan warkah hilang di BPN dan ternyata belum juga ditderbitkan sertipikitanya dan bahkan sebagian data data hilang yang telah di masukkan ke BPN sebagian dihilangkan atau sekeder pura pura dihilangkan dengan maksut tertentu..
“Tepatnya data itu hilang atau sengaja “dihilangkan” oleh oknum yang tidak bertanggung jawab atau pura pura dihilanghkan,” katanya penuh tanya.
Sebagaimana diakui oleh pihak BPN sendiri bahwa sebagian berkas berkas penting itu hilang di BPN. Lalu pertanyaannya hilang yang bertanggungjawab itu siapa?
“Nah, jika pihak BPN yang menghilankannya itu adalah tanggungjawab BPN yang harus bertanggung jawab untuk bertanggungjawab dan memberi solusinya. Dan tentu saja itu tanggung jawab pihak BPN dan bukan dikembalikan kepada pemohon,” katanya.

Akhirnya, karena penantian yang panjang menunggu terbitnya sertipikat yang dimohon itu
Suwardi (45) warga Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, datang menemui Kantor BPN, Senin 27/05/24, kemarin datang ngluruk ke Kantor BPN Sumenep meminta dan menagaih kembali janji janji yang di janjikan oleh setiap pergantian pimpinan.
“Kali ini kami datang kembali dan meminta janji janji setiap peralihan pimpinan itu,”katanya

Rupanya kedatangannya mereka tidak hanya sebatas minta klarifiksi malah menurut Kepala Desa yang pereode yang lama sebut saja Suk Ud tuding BPN banyak terindikasi dengan oknum mafia,
Mereka telah menuding ada banyak oknum BPN yang bermain di dua kaki atau yang biasa disebut mavia pertanahan dan mereka secara blak balakan mengatakan di Kantor BPN ada banyak brutus dan “tikus” yang mengrogoti pemohon sertipikat.
“Saya sangat yakin sekali ada banyak oknum pejabat yang nakal dengan memperdaya calon pemohon sertipikat,” kata salah seorang yang namaana enggan disebutkan. .
.
Bahwa yang sebenarnya pengajuan permohonan atas nana Saya itu sudah sejak 18 tahun yang lalu dan kami sudah lelah dan capek menunggu janji janji dari BPN Sumenep, dari setiap pergantian pimpinan mereka senanatiasa berjanji. Dan untuk pergantian pimpinan yang sekarang juga berjanji, bisanya hanya janji tok tapi janji hanya tinggal janji,” jelas Suwardi kepada awak media, 28/05/24 dengan nada kesal.
Padahal menurut Suwardi BPN telah menerbitkan SHM no. 215 buku seri tanah AW. 885010 luas 10.178 m2 an. Suhardi desa Lapa Laok Kec. Dungkek Kab. Sumenep tahun terbit 2006 dan SHM no. 216 buku seri tanah AW. 885011 luas 9.018 m2 an. Suhardi desa Lapa Laok Kec. Dungkek Kab. Sumenep terbit 2006 dan warkah hilang di BPN.
“Seperti yang diakui oleh pihak BPN sendiri bahwa berkas berkas penting itu hilang di BPN. Nah, jika pihak BPN yang menghilankannya itu adalah tanggungjawab BPN yang harus bertanggung jawab untuk bertanggungjawab dan memberi solusinya yang tidak merugikan pemohon atau siapapun. Tolong dong BPN lah yang harus bertanggungjawab,” jelasnya Sementara, Kepala Desa Lapa Taman yang lama Suk Od pereode 2013-2019, juga turut mendampingi Suwardi saat mendatangi kantor BPN Sumebep.
Dan ia bersaksi bahwa dirinya saat jadi Kades turut serta kesaksian saat Suwardi hendak mengajukan permohonan atas dua bidang tanah tersebut pada tahun 2013 lalu.
“Ya betul, pada tahun 2013 yang lalu Saya adalah sebagai saksi atas pemohon,” katanya menimpali.
Suk Ud berkeyakinan bahwa dengan tidak kunjung terbitanya sertipikat dua bidang tersebut ada indikasi oknom mafia di dalam kantor BPN.
“Saya sangat yakin di BPN (Badan Pertanahan Sumenep ada indikasi pemainan mafia sepertinya ada okmom yang bermain plintat plintut sebab dua tanah itu bagus dan starategis sehingga banyak orang yang ingin sekali menguasinya,” terangnya.
Dan mestinya jalas mantan kepala Lapa Taman itu langsung menerbitkan dengan merujuk pada keputusan Pengdilan Negeri Sumenp tertanggal 9 Maret tahun 2022 dg nomor 17/Pdt.G/2021Smp.
Dikonfirmasi sebagaimana berita Senin tertanggal 27/5/24 Kepala BPN Sumenep, Moh. Fatan Fahir mengatakan bahwa pihak nya bakal mempelajari ulang dengan cara yang seksama agar taidak yang dirugikan dan berkeadailan.
“Jadi, intinya begini bapak bapak dan saudara saudara, kami dari pihak BPN akan mempelajari ulang agar benar benar dan berkeadilan untuk semua pihak yang dibenarkan secara hukum,” tandasnya.
(Red)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Tatap Muka, Polres Sekadau Gencarkan Kampanye Pilkada Damai

    Melalui Tatap Muka, Polres Sekadau Gencarkan Kampanye Pilkada Damai

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sekadau, RI – Polda Kalbar – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban jelang Pilkada Serentak 2024, Sat Binmas Polres Sekadau menggelar kampanye Pilkada damai melalui tatap muka dengan masyarakat. Kegiatan ini merupakan upaya preventif yang rutin dilakukan Polres Sekadau dalam Operasi Mantap Praja Kapuas. Pada Senin (30/9), KBO Sat Binmas Polres Sekadau, IPDA Joner […]

  • Bangun Keakraban Polres Kubu Raya Adakan Coffee Morning Bersama Wartawan

    Bangun Keakraban Polres Kubu Raya Adakan Coffee Morning Bersama Wartawan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 197
    • 0Komentar

    KYBU RAYA,RI – Dalam upaya mempererat hubungan antara Kepolisian dan Para Jurnalis, Polres Kubu Raya menggelar kegiatan Coffee Morning bersama wartawan di Nasi Kapuas, Jalan Mayor Alianyang, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Rabu (26/2/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, didampingi sejumlah Pejabat Utama Polres […]

  • Perkuat Sinergitas Diawal Tugas, Kapolres Jember Kunjungi DPRD

    Perkuat Sinergitas Diawal Tugas, Kapolres Jember Kunjungi DPRD

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    JEMBER, RI – Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim menerima kunjungan silaturahmi dari Kapolres Jember yang baru AKBP Bobby Adimas Condroputra, yang di dampingi Wakapolres, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Intel dan Kanit Pidter, pada Senin (21/4/2025). Kunjungan mantan Kapolres Lamongan tersebut disambut hangat oleh Ketua DPRD Jember, H Ahmad Halim yang didampingi Wakil […]

  • Kades Kalianget Barat Terus Mendesak Kades Kacongan Terkait Tanah Pecatonnya Yang Tidak Ada Kepastian Keberadaanya

    Kades Kalianget Barat Terus Mendesak Kades Kacongan Terkait Tanah Pecatonnya Yang Tidak Ada Kepastian Keberadaanya

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 337
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Dari hasil investigasi Radar Indonesia Sidik Kasus terkait Tanah Pecaton Desa Kalianget Barat yang sampai saat ini belum jelas, Suharto sebagai Kades Desa Kalianget Barat tidak terima atas statement Kades Kacongan mengenai Tanah Pecatonnya yang ada di Desa Kacongan karena sampai saat ini dirinya tidak pernah merasakan hasilnya dan mendapat ganti rugi […]

  • Antisipasi Omicron, Polres Tuban Gelar Pamor Keris Gabungan Sasar Tempat Keramaian

    Antisipasi Omicron, Polres Tuban Gelar Pamor Keris Gabungan Sasar Tempat Keramaian

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 261
    • 0Komentar

    TUBAN – RI, Responsif terhadap peningkatan kasus Omicron baru-baru ini dan tak ingin perkembangannya menyebar di Wilayah Kabupaten Tuban, Tim Gabungan Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris) yang di pimpin oleh Kasat Samapta AKP Chakim Amrullah, S.H., M.H., melaksanakan Patroli malam hari, Jum’at (11/02). Patroli kali ini menyasar sejumlah tempat keramaian di […]

  • Polres Pasuruan Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan

    Polres Pasuruan Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Polres Pasuruan Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan PASURUAN, RI – Polres Pasuruan melalui Bag SDM bersama Satbinmas dan Satlantas melaksanakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Paham Artificial Intelligence (AI) di kalangan pelajar. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan literasi dan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Kapolres Pasuruan,RI – […]

expand_less