Breaking News
light_mode
Trending Tags

20 Tahun Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah, Pedagang Kue Surabi Bertahan Dengan Modal Pas-pasan

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
  • visibility 330
  • print Cetak

BANTEN – RI, Lapak reyot berbahan kayu, bambu dan beratap plastik, berukuran dua kali tiga meter persegi menjadi perhatian. Kepulan asap dari percikan api, berbahan bakar kayu membuat sekeliling lapak berwarna hitam dan kusam.

Kuat bising suara mesin terdengar dari kendaraan yang hilir mudik. Menandakan posisi lapak jajanan khas Sunda dan sebagian besar pula Jawa itu hanya beberapa senti meter saja berada di pinggir jalan ke Jalur Kawasan Kesultanan Banten di Kecamatan Kasemen. Itu berlangsung sejak Tahun 2000.

Penjual Kue Surabi, Kartika terlihat lincah mangaduk adonan yang terdiri dari tepung dan kelapa. Setelah tercampur, adonan itu dimasukkan ke empat tungku tanah liat yang dibuat khas untuk cetakan Kue Surabi. Tak membutuhkan waktu lama, Kue Surabi itu bisa disajikan. Begitu berulang.

Tiap hari, tak kurang dari lima liter adonan habis. Miliki dua varian rasa. Manis dan original. Mampu memanjakan lidah para Pelanggan yang berasal disekitar Kelurahan Unyur dan Pelancong ke Pemakaman Sultan Hasanudin Banten, bahkan hanya sekadar lewat ke area tersebut.

Sayangnya, 20 Tahun usaha Kartika yang melanjutkan jejak Ibunya itu belum pernah mendapatkan Bantuan apa pun dari Pemerintah. Termasuk Bantuan Permodalan yang kerap kali dikampanyekan dimana mendorong dan menciptakan peluang Usaha Kecil Menengah untuk kesejahteraan masyarakat.

Kendati demikian, Kartika dan Ibunya tetap berusaha agar dari hari ke hari, usahanya bisa berlangsung untuk menghidupi Keluarganya. “Belum pernah dapat Bantuan. Paling juga ada yang nanya-nanya KTP (Kartu Tanda Penduduk-red) setelah itu hilang lagi,” ujar Kartika saat berbincang dengan Radar Indonesia, Senin (5/10).

Kartika mengaku ingin mengembangkan Usahanya. Tapi, karena terkendala modal akhirnya hanya melanjutkan usaha Ibunya tersebut. “Modalnya pas-pasan. Buat biaya hidup dan nyambung usaha lagi. Mau bagaimana,” katanya.

“Saya enggak tahu kalau soal Bantuan dari Pemerintah. Tapi, dari dulu belum pernah ada. Saya sudah dua tahun lebih bantu Ibu saya. Tapi belum pernah ada,” tambah Kartika.

Kartika berharap, ke depan mengembangkan usahanya. Menurutnya, selain membutuhkan lapak layak, dirinya akan berusaha menambah varian rasa dari Surabi yang kini banyak dikembangkan. (Tantowi)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Menjadi Korban Penganiayaan Pengasuh Pondok, Santriwati Di Kubu Raya Ini Alami Trauma

    Diduga Menjadi Korban Penganiayaan Pengasuh Pondok, Santriwati Di Kubu Raya Ini Alami Trauma

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 324
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Kabar mengenai penganiayaan di salah satu pondok pesantren di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya mengejutkan masyarakat dari info yang beredar bahwa ada bebrapa santri putri yang sering menjadi korban penganiayaan tersebut. Salah satu Santriwati yang mengaku menjadi korban penganiayaan tersebut ketika ditemui dikediamannya menunjukkan sekujur tubuhnya lebam-lebam biru akibat […]

  • Kirab Budaya Mojo Bangkit, Menghiasi HUT Kota Mojokerto Ke 104

    Kirab Budaya Mojo Bangkit, Menghiasi HUT Kota Mojokerto Ke 104

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 351
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO – RI, “Kirab Budaya Mojo Bangkit” di gelar kembali oleh Pemerintah Kota Mojokerto dalam rangkaian Hari Jadi Kota Mojokerto ke–104, parade budaya ini digelar hari ini Sabtu, tanggal 25 Juni 2022, dengan start Lapangan Raden Wijaya Surodinawan dan finish di Pendopo Sabha Kridhatama Rumah Rakyat. Berbagai macam seni budaya ditampilkan dalam “Kirab Budaya […]

  • Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke – 96 Tingkat Kab. Tasikmalaya

    Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke – 96 Tingkat Kab. Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Kab. Tasikmalaya, RI – Senin, ( 28/10/24), Pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 tingkat Kab. Tasikmalaya di gelar lapangan Kantor SETDA Kab. Tasikmalaya.Pejabat Bupati Sentara Tasikmalaya Yedi Rahmat, bertindak sebagai inspektur upacara.Dalam sambutnya beliau, mengajak kepada para pemuda dan pemudi untuk bersama-sama membangun Kabupaten Tasikmalaya menjadi lebih baik, harapnya. Lanjutnya masyarakat Bersatu Sambut Pemilu […]

  • Resahkan Masyarakat, Polres Mojokerto Kota Tindak Puluhan Knalpot Brong

    Resahkan Masyarakat, Polres Mojokerto Kota Tindak Puluhan Knalpot Brong

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Polres Mojokerto melakukan penindakan terhadap puluhan sepeda motor berknalpot brong atau racing yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota pada Sabtu (20/01/2024). Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, S.I.K., M.H. memimpin Apel Cipta Kondisi yang diikitu oleh Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Supriyono, S.Sos., M.H. beserta Pejabat Utama. Turut hadir […]

  • Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Musholla Depan Kediaman Mantan Bupati Lumajang Terus Berlanjut

    Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Musholla Depan Kediaman Mantan Bupati Lumajang Terus Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Lumajang, RI – Keberadaan Musholla Miftahul Huda yakni di Jl. Kalimas RT 02 RW 10 Kelurahan Rogotrunan, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur pernah menjadi sorotan publik dikarenakan letak musholla tersebut berada di depan kediaman mantan Bupati Lumajang Cak Thoriq. Musholla tersebut pernah mendapatkan anggaran sebesar Rp 300.000.000,- dana hibah dari bidang kesra, Rencana Anggaran Biaya […]

  • Ketua Partai Hanura Berprinsip ” Tanpa Masyarakat ” Saya Bukan Siapa – Siapa.

    Ketua Partai Hanura Berprinsip ” Tanpa Masyarakat ” Saya Bukan Siapa – Siapa.

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Pemalang, RI – Pendaftaran Bakal calon legislatif ke KPUD,untuk tahun 2024 di tubuh Partai Hanura Kabupaten Pemalang berjalan lancar.Tujuh kader terbaik bakal calon legislatif di partai tersebut kedatangannya ke KPU di lakukan dengan cara yang cukup sederhana. Meskipun kedatangannya secara sederhana.Partai yang julukannya sebagai ” Hati Nurani Rakyat ” mengharap kembali berjaya.dengan target kursi yang […]

expand_less