Breaking News
light_mode
Trending Tags

315 KK Desa Ganggang Dilanda Kekeringan, Bupati Gresik Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih

  • account_circle Pom py
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • print Cetak

315 KK Desa Ganggang Dilanda Kekeringan, Bupati Gresik Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih

GRESIK, RI — Kekeringan berkepanjangan mulai menekan kehidupan masyarakat Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Persediaan air bersih yang kian menipis membuat ratusan kepala keluarga harus mengandalkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik. Pada Rabu (30/9/2026), bantuan air bersih disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak kekeringan di Desa Ganggang.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, sedikitnya 315 kepala keluarga (KK) terdampak keterbatasan sumber air bersih di wilayah tersebut.

Bantuan air bersih yang disalurkan melalui BPBD Kabupaten Gresik sebanyak dua tangki dalam dua ritase dengan kapasitas 11.000 liter. Sementara itu, Forum Zakat (FOZ) Gresik turut memperkuat bantuan dengan menyalurkan lima tangki berkapasitas total 25.000 liter.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir langsung dalam proses penyaluran. Tidak sekadar memantau, Bupati turut guyub bersama warga membantu memasukkan air ke berbagai wadah dan jeriken yang telah disiapkan masyarakat.

Suasana gotong royong pun terlihat di lokasi. Warga membawa wadah air masing-masing untuk menampung bantuan yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan mereka di tengah kemarau yang belum berakhir.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak kekeringan.

«“Saya Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik, mengucapkan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan juga berterima kasih kepada semua yang berperan, termasuk Forum Zakat,” ujar Fandi.»

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap persoalan air bersih di wilayah Balongpanggang perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak menghadapi kesulitan seorang diri saat musim kemarau.

«“Kita memberikan perhatian dan kepedulian terkait air bersih di Kecamatan Balongpanggang. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat buat masyarakat banyak. Sukses selalu Forum Zakat dan berkah,” imbuhnya.»

Warga: Hampir Dua Bulan Mengalami Kekeringan

Bantuan tersebut disambut rasa syukur oleh warga. Aji (30), warga Dusun Tanggulangin, Desa Ganggang, mengatakan persediaan air bersih di wilayahnya mulai menipis setelah hampir dua bulan mengalami kekeringan.

«“Alhamdulillah senang, dikarenakan persediaan air sudah menipis. Terima kasih bantuan air datang. Karena sudah hampir dua bulan di sini kekeringan,” ungkap Aji.»

Menurutnya, persoalan tidak hanya menyangkut ketersediaan air, tetapi juga kualitas sumber air yang masih dapat dimanfaatkan warga. Air dari sumber yang tersedia disebut terasa asin sehingga kurang layak digunakan untuk sejumlah kebutuhan rumah tangga.

«“Harapannya tidak berhenti di sini. Setelah melihat kondisi desa, semoga ada solusi yang lebih berkesinambungan bagi warga masyarakat di sini. Terima kasih Bapak Bupati,” lanjutnya.»

Ucapan terima kasih juga disampaikan Sarni (65), warga Dusun Tanggulangin. Ia berharap bantuan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan air.

«“Terima kasih Bapak Yani, kami dikirimi air. Semoga sehat semuanya. Terima kasih nggih,” ujar Sarni.»

Hal serupa disampaikan Liana (51), warga Dusun Tanggulangin. Ia menyebut bantuan air bersih sangat membantu warga yang kini menghadapi menipisnya persediaan air.

«“Terima kasih airnya, membantu kami yang kekeringan air bersih ini. Karena bulan ini air bersih menipis, hanya air asin sumber yang ada. Terima kasih,” katanya.»

Sejumlah Wilayah Gresik Turut Terdampak

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Gresik, penyaluran bantuan air bersih juga telah dilakukan di sejumlah wilayah yang mengalami dampak kekeringan, di antaranya Desa Tenggor, Desa Dohoagung, Desa Deliksumber, Desa Ganggang, dan Desa Sidowungu.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan ketersediaan air bersih masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik selama musim kemarau.

Pemkab Gresik terus melakukan koordinasi bersama berbagai unsur terkait untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Selain pemenuhan kebutuhan air bersih secara darurat, harapan warga agar tersedia solusi yang lebih berkesinambungan juga menjadi bagian penting dalam penanganan persoalan air di wilayah terdampak.

Bagi warga Desa Ganggang, air yang datang bukan sekadar bantuan. Di tengah sumber air yang semakin terbatas, setiap tangki air menjadi penopang kebutuhan dasar masyarakat untuk melewati musim kemarau. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Cimahi Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri 2026–2028

    Pemkot Cimahi Kukuhkan Forum Anak Jati Mandiri 2026–2028

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 44
    • 0Komentar

      CIMAHI,RI– Pemerintah Daerah Kota Cimahi menegaskan kembali pentingnya investasi pada generasi muda dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026. Acara yang digelar di Selasar Gedung B Pemkot Cimahi pada Kamis (27/8/2026) ini dikombinasikan dengan pengukuhan pengurus baru Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi Periode 2026–2028. Mengangkat tema lokal “Miara Bumi, […]

  • Aliansi Masyarakat Peduli Neneng, Berikan Apresiasi Kepada Polres Sumenep Dalam Penanganan Kasus KDRT

    Aliansi Masyarakat Peduli Neneng, Berikan Apresiasi Kepada Polres Sumenep Dalam Penanganan Kasus KDRT

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Polres Sumenep Madura Jawa Timur menerima audiensi dari Aliansi Masyarakat Peduli Neneng bertempat di ruang Vidcon Polres Sumenep. Selasa (15/10/2024) Audiensi ini dipimpin oleh koordinator Ahmad Hanafi, yang merupakan perwakilan dari pihak keluarga korban. Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan dukungan serta apresiasi terhadap langkah cepat Polres Sumenep dalam menangani kasus kekerasan dalam […]

  • Suksesnya Kegiatan Panen Bawang Merah Abung Jayo Oleh Gapoktan Sumber Rejeki Kecamatan Abung Selatan

    Suksesnya Kegiatan Panen Bawang Merah Abung Jayo Oleh Gapoktan Sumber Rejeki Kecamatan Abung Selatan

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Lampung UtaraRI,- Desa Abung Jayo, 24 Agustus 2023 – Sukses meraih hasil panen yang membanggakan, kegiatan panen bawang merah yang dilakukan oleh Gapoktan Sumber Rejeki di Desa Abung Jayo telah menjadi sumber kegembiraan. Acara panen ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Asisten III Pak H. Sopyan, SP. MM., Kadis TPH Tomy Suciadi, S. […]

  • Masyarakat Kalbar Menyambut Baik Prubahan Status FKIP PGRI Menjadi Universitas PGRI

    Masyarakat Kalbar Menyambut Baik Prubahan Status FKIP PGRI Menjadi Universitas PGRI

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Pontianak ,RI – Target penerimaan siswa baru Universitas PGRI Pontianak yang idealnya sebanyak 1600 mahasiswa, namun dikarenakan ada penambahan 6 Frody baru. Kemudian lagi ada perubahan status Nama IKIP PGRI menjadi Universitas PGRI sehingga disaat penfaftaran Mahasiswa baru digelombang pertama yang mendaftar kurang lebih hanya Seribu Maha siswa ungkap Rektor Universitas PGRI Pontianak Muhamad Firdaus […]

  • Warga Resah Dengan Keberadaan Pembuangan Kotoran Ayam Sembarangan

    Warga Resah Dengan Keberadaan Pembuangan Kotoran Ayam Sembarangan

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 404
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Warga Desa Domas Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, mengeluh dengan keberadaan kotoran ayam, disamping menimbulkan bau yang sangat menyengat juga di kawatirkan terjadinya pencemaran terhadap sumber air. Pembuangan limbah kotoran ayam ini, di buang ditempat atau lahan bekas galian apalagi dekat dengan lahan pertanian. Menurut warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya setelah […]

  • Unjuk Rasa Organda Pemalang Tolak Kebijakan Wajib Masuk Tol

    Unjuk Rasa Organda Pemalang Tolak Kebijakan Wajib Masuk Tol

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Unjukrasa Organda Pemalang Tolak Kebijakan Wajib Masuk Tol (Foto Imam/RI) Pemalang, RI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) Kabupaten Pemalang, hari ini Rabu (8/5/2025) mengadakan aksi damai di gedung DPRD Pemalang. Aksi yang dipimpin langsung oleh ketua Organda Pemalang Andi Rustono tersebut berlangsung lancar dan aman dengan melibatkan berbagai komunitas, seperti sopir […]

expand_less