Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bukti Baru Diserahkan, Kasus Pengeroyokan Wartawan di DPRD Probolinggo Uji Kometmen Polres Probolinggo.

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 99
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Kasus dugaan pengeroyokan terhadap wartawan di halaman Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo belum juga menemukan titik terang. (14/03) Namun langkah terbaru korban yang kembali mendatangi Mapolres Probolinggo dengan membawa bukti tambahan menjadi sinyal kuat bahwa perkara ini tidak boleh berhenti di tengah jalan.

Fabil Is Maulana, wartawan yang menjadi korban dalam insiden tersebut, kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di Unit Pidum Satreskrim Polres Probolinggo pada Jumat (13/3/2026). Kedatangannya bukan sekadar memenuhi undangan klarifikasi penyidik, tetapi juga untuk menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti baru yang diharapkan mampu memperkuat proses penyelidikan.

Didampingi penasihat hukumnya, korban tiba sekitar pukul 09.00 WIB di Mapolres Probolinggo. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang sebelumnya telah diajukan setelah insiden kekerasan yang terjadi pada 25 Februari 2026 di halaman Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo, Desa Rondokuning, Kecamatan Kraksaan.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi saat korban sedang menjalankan tugas jurnalistik. Ironisnya, lokasi kejadian justru berada di lingkungan lembaga legislatif, tempat yang seharusnya menjadi simbol demokrasi dan keterbukaan, bukan arena kekerasan terhadap insan pers.

Dalam dokumen kepolisian, penyelidikan diarahkan pada dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum sebagaimana diatur dalam KUHP. Penyidik saat ini masih mendalami keterangan saksi-saksi untuk mengungkap siapa saja pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Namun bagi kalangan jurnalis, persoalan ini bukan sekadar perkara penganiayaan biasa. Ini adalah soal perlindungan profesi pers dan kebebasan kerja jurnalistik. Jika seorang wartawan bisa dipukul saat menjalankan tugas, maka yang dipukul sebenarnya bukan hanya individu, tetapi juga kebebasan informasi.

Sebelumnya Kapolres Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif, menegaskan bahwa kasus penganiayaan terhadap wartawan tersebut menjadi atensi khusus dan pihaknya berkomitmen menuntaskannya sesuai prosedur hukum yang berlaku. Bahkan polisi mengaku telah mengidentifikasi terduga pelaku dan sedang memanggil sejumlah saksi untuk memperkuat alat bukti.

Pernyataan itu tentu menjadi harapan sekaligus janji yang kini sedang diuji publik.

Awak media menilai, komitmen yang telah disampaikan Kapolres Probolinggo tidak boleh berhenti pada pernyataan normatif. Penegakan hukum harus dibuktikan dengan langkah konkret: mengungkap pelaku, menetapkan tersangka, dan membawa perkara ini hingga ke meja hijau.

Sebab dalam kasus kekerasan terhadap jurnalis, diamnya hukum sering kali menjadi pesan buruk: seolah-olah profesi wartawan boleh dipukul tanpa konsekuensi serius.

Langkah korban menyerahkan bukti tambahan menjadi momentum penting bagi penyidik untuk bergerak lebih cepat. Dengan alat bukti yang semakin lengkap, tidak ada alasan bagi aparat untuk berlama-lama dalam tahap penyelidikan.

Publik, terutama komunitas pers di Probolinggo, kini menunggu apakah komitmen yang pernah diucapkan Kapolres benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.

Jika hukum bekerja tegas, maka kasus ini bisa menjadi pesan kuat bahwa kekerasan terhadap wartawan tidak akan ditoleransi.

Namun jika sebaliknya, kasus ini berjalan lambat tanpa kejelasan, maka bukan hanya korban yang merasa dikhianati, tetapi juga publik menilai  penegakan hukum di Probolinggo tidak bernyali.

apakah hukum benar-benar berdiri untuk melindungi kerja jurnalistik, atau justru diam ketika wartawan dipukul di depan mata demokrasi.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Hari Pelanggan Nasional dengan Program Spesial “KALCER” dari PLN ULP Kepulauan Kangean

    Sambut Hari Pelanggan Nasional dengan Program Spesial “KALCER” dari PLN ULP Kepulauan Kangean

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- Dalam rangka menyambut Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) ULP Kepulauan Kangean menghadirkan program spesial bagi seluruh pelanggan setia PLN, yaitu “KALCER” (Kado Listrik Ceria) dengan promo Diskon 50% untuk Tambah Daya Listrik. Program ini khusus ditujukan untuk pelanggan dengan sambungan listrik 1 fasa dari semua golongan tarif, sebagai bentuk apresiasi PLN atas dukungan […]

  • Sinergi dan Galang Rakyat Tapal Batas, Kodam XII/Tpr Gagalkan Penyelundupan 6,4 Kilogram Sabu

    Sinergi dan Galang Rakyat Tapal Batas, Kodam XII/Tpr Gagalkan Penyelundupan 6,4 Kilogram Sabu

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Kubu Raya ,RI – Bersinergi dan galang rakyat yang ada di wilayah tapal batas, Kodam XII/Tanjungpura melalui Satgas Pamtas RI-MLY Yonkav 12/BC berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 6,4 Kilogram Sabu di jalur tidak resmi perbatasan Indonesia-Malaysia, Desa Saparan, Jagoi Babang, Bengkayang. Hari ini barang bukti beserta 3 orang diduga pelaku diserahkan oleh Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI […]

  • Proyek Museum Pemalang 4,7 M, Diduga ada Kongkalikong Lelang Proyek diluar Kota Pemalang

    Proyek Museum Pemalang 4,7 M, Diduga ada Kongkalikong Lelang Proyek diluar Kota Pemalang

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    Pemalang,RI – Proyek pembangunan gedung museum Pemalang , senilai Rp.4.750.000.000 , yang dikerjakan oleh CV NUSA INDO KARYA Semarang , diduga dikerjakan asal asalan dan tidak memenuhi standar konstruksi. Proyek yang didanai dari APBD Pemalang TA 2023 itu juga diduga telah terjadi kong kalikong dalam pelaksanaan lelang. Ketika ditelusuri di LPSE Kabupaten Pemalang , proyek […]

  • Maksimalkan Pelayanan dan Sinergi Media, Kabid Humas Polda Kalbar Pimpin Apel Perdana

    Maksimalkan Pelayanan dan Sinergi Media, Kabid Humas Polda Kalbar Pimpin Apel Perdana

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kabid Humas Polda kalbar maksimal kan pelayanan   ​PONTIANAK, RI – Mengawali masa tugasnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalimantan Barat yang baru, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., memimpin apel pagi perdana di lapangan apel Mapolda Kalbar. (Selasa, 13/1/2026) ​Dalam arahannya, Kabid Humas menekankan pentingnya penguatan peran Humas sebagai jembatan informasi antara […]

  • Terjadi Bencana Alam Pohon Asam Tumbang Yang Melintang Di Tengah Jalan PUD Desa Gardu Barat Kecamatan Ganding

    Terjadi Bencana Alam Pohon Asam Tumbang Yang Melintang Di Tengah Jalan PUD Desa Gardu Barat Kecamatan Ganding

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 305
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Kamis tanggal 5 Januari 2023 sekira pukul 08.00 WIB, di Jalan PUD Jalan Kabupaten termasuk Dusun Talambung Laok Desa Gadu Barat, telah terjadi Bencana Alam berupa pohon asam tumbang atau roboh ukuran lebar diameter 150 cm dikarenakan faktor usia. Kejadian tersebut diketahui roboh pada hari Kamis tanggal 5 Januari 2023, sekira pukul […]

  • Wabup Alif Dorong Kader HMI dan KOHATI Jadi Mitra Kritis dan Solutif Pembangunan Daerah

    Wabup Alif Dorong Kader HMI dan KOHATI Jadi Mitra Kritis dan Solutif Pembangunan Daerah

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Foto Wabup Alif Dorong Kader HMI dan KOHATI Jadi Mitra Kritis dan Solutif Pembangunan Daerah.(kom) Gresik, RI – Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan daerah saat menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Persiapan Gresik di Gedung GNI, Minggu (19/10). Mengusung tema “Kemerdekaan Pendidikan […]

expand_less