Strategi Peluang Investasi dan Pengembangan Pariwisata menjadi topik acara Sarasehan.
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
- visibility 66
- print Cetak

KOTA MOJOKERTO, RI – Dalam meningkatkan Kepariwisataan, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Mojokerto menggelar acara dengan Tema “Sarasehan Pengembangan Pariwisata Kota Mojokerto Inovatif dan berkelanjutan.
Acara yang digelar pada hari senin 16 Maret 2026 di Ruang Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan dimulai dari pukul 15.30 WIB sampai selesai.
Beberapa tamu undangan yang hadir diantaranya Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, Dinas Kominfo Kota Mojokerto, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Mojokerto berserta awak media yang sudah bekerja sama dengan Diskominfo.
Kegiatan kolaborasi antara Diskominfo dan Disporapar Kota Mojokerto dibuka oleh Kepala Dinas Disporapar Kota Mojokerto Ani Wijaya S E, MM.
Dalam sambutannya Ani Wijaya mengatakan bahwa acara ini merupakan acara silaturahmi kemudian yang kedua adalah pemaparan investasi beberapa destinasi wisata yang akan ditawarkan kepada investor Agar bisa berkembang dan berkelanjutan.
Juga disampaikan berikutnya di masing masing Komunitas dan OPD diharapkan sedikitnya satu kali dalam satu tahun akan menyelenggarakan iven di Kota Mojokerto.
Dalam kesempatan yang sama Walikota Mojokerto Ika Puspitasari dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keamanan dan kenyamanan karena sekarang ini seluruh wilayah se-jawa Timur masih masih ditetapkan dalam kondisi siaga satu bencana berdasarkan SK Walikota yang berlaku sampai 30 Maret 2026.
Artinya kita wajib perhatian terhadap krisis keadaan terjadinya bencana hal ini dipicu faktor intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan mengakibatan beberapa tanggul jebol yang harus kita waspadai Bersama, tegasnya.
Neng Ita juga menyampaikan mengenai perkembangan ekosistem destinasi wisata, baik bagi Seni Budaya dan pelaku UMKM Kota Mojokerto.
Dalam hal ini Pemerintah Kota Mojokerto membuka peluang investasi meliputi beberapa pointer, agar swasta bisa masuk dalam bidang pengelolaan yang berkelanjutan.
Ning Ita, sapaan akrab wali kota menambahkan bahwa penguatan sektor pariwisata menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengingat Kota Mojokerto memiliki keterbatasan sumber daya alam sehingga sektor jasa dan perdagangan menjadi potensi utama.
Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto yang sempat melambat hingga 2,79 persen pada 2023 akibat penutupan beberapa pabrik rokok kini kembali menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut berada pada kisaran 5,32 hingga 5,34 persen.
“Angka tersebut sebenarnya sudah berada pada titik normal pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto. Namun melalui penguatan sektor pariwisata serta peluang investasi yang kita buka seluas-luasnya, kita berharap pertumbuhan ekonomi dapat meningkat lebih cepat,” terangnya.
Lebih lanjut, Ning Ita menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata memiliki dampak luas terhadap berbagai sektor, mulai dari UMKM, industri kreatif, perhotelan, hingga transportasi. Dari sekitar 29 ribu UMKM di Kota Mojokerto, lebih dari 16 ribu di antaranya bergerak di sektor kuliner yang sangat berkaitan dengan aktivitas pariwisata.
Data pemerintah daerah juga menunjukkan tren positif dari sektor tersebut, mulai dari peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
“Kalau kita kelola dengan baik, data menunjukkan progres yang positif. Kunjungan wisatawan meningkat, tingkat hunian hotel bertambah, dan PAD dari sektor pariwisata juga terus naik,” katanya.
Ke depan, Pemkot Mojokerto juga menggelar One OPD One Event yang diharapkan mampu menarik lebih banyak investor sekaligus meningkatkan aktivitas pariwisata di daerah. Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap sektor pariwisata dapat menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto secara berkelanjutan.
Kemudian acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan berbuka bersama. (Rdwn)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar