Aliansi L3GAM Ajukan Permohonan Audiensi ke Perumdam Bayuangga Terkait Tata Kelola dan Isu Integritas Internal
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- visibility 29
- print Cetak

PROBOLINGGO, RI – Sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Aliansi L3GAM resmi melayangkan surat permohonan audiensi kepada Direktur Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo. Langkah ini diambil guna meminta klarifikasi serta informasi mendalam mengenai manajemen dan tata kelola perusahaan umum daerah tersebut.
Dalam surat bernomor 0015/L3GAM/IV/2026 tertanggal April 2026, Aliansi L3GAM yang terdiri dari gabungan lembaga seperti LPLH TN, Libas’88, LIN, G-APKM, AMPP, dan Madas Nusantara, menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Daaar Hukum dan Urgensi Transparansi
Aliansi menyertakan delapan dasar hukum utama dalam permohonannya, mulai dari **UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik** hingga berbagai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) dan Peraturan Walikota terkait pengelolaan BUMD dan sistem penyediaan air minum.
Menurut perwakilan aliansi, tujuan utama dari audiensi ini adalah:
Penegakan Aturan : Memastikan tata kelola pemerintahan yang baik sesuai dengan Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB).
Peningkatan Fungsi Organ : Mendorong agar Perumdam Bayuangga dikelola oleh personel yang memenuhi syarat secara integritas dan profesionalisme.
Isu Integritas Internal Jadi Sorotan
Salah satu poin krusial yang melatarbelakangi permohonan audiensi ini adalah adanya isu yang berkembang mengenai komposisi personel di internal Perumdam Bayuangga. Aliansi L3GAM menyoroti dugaan adanya anggota Satuan Pengawasan Internal (SPI) yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi.
“Kami meragukan integritas terhadap perusahaan jika isu mengenai anggota SPI yang merupakan mantan narapidana korupsi tersebut benar adanya. Hal ini perlu diklarifikasi demi menjaga nama baik dan kinerja perusahaan,” tulis aliansi dalam poin alasan tuntutannya.
Salah satu anggota Aliansi L3GAM, menyampaikan bahwa diduga ada dua orang yang perlu mendapat perhatian dalam masalah ini. “Tidak hanya mempertanyakan integritas anggota SPI, kami juga menemukan salah seorang personi dalam kelompok Humas yang juga perlu dipertanyakan tentang kapasitas, kinerja dan pemenuhan syarat rekrutmen,” jelas Didit Laksana Ketua LPLH TN Pribolinggo.
Menunggu Tanggapan Perumdam Bayuangga
Hingga berita ini diturunkan, surat tersebut telah diterima oleh pihak terkait, sebagaimana terlihat dari stempel resmi Perumdam Bayuangga yang tertera pada dokumen. Masyarakat dan pihak aliansi kini menunggu jadwal pertemuan resmi untuk membahas transparansi manajemen dan kepastian informasi mengenai isu-isu yang beredar demi keberlangsungan pelayanan air bersih di Kota Probolinggo. (Tim)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar