Uri uri budaya leluhur gerebek Syawal kirap 500 ketupat UPT SDN Randusari kota Pasuruan
- account_circle Pom py
- calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
- visibility 63
- print Cetak

Uri uri budaya leluhur gerebek Syawal kirap 500 ketupat UPT SDN Randusari kota Pasuruan.
Pasuruan , RI –
Sebanyak 500 ketupat yang dibentuk seperti gunungan ketupat dikirap dan sekaligus diperebutkan oleh siswa siswi SDN Randusari kota Pasuruan yang digelar dalam ” Ngeluhurake Budaya Nyambung Tresna kirap ketupat budaya leluhur UPT SDN Randusari kota Pasuruan ,Sabtu pagi (04/04/2026).
Tradisi budaya kirab ketupat ini digelar sepekan setelah hari raya idul Fitri yang biasa di sebut gerebek Syawal ,sebanyak 500 ketupat di tata seperti gunungan dan ditandu keliling kejalan sejauh 500 meter sepanjang jalan Gatot subroto kecamatan gading Rejo kota Pasuruan oleh puluhan siswa UPT SDN Randusari kota Pasuruan.
Uniknya gunungan ketupat ini setiap ketupat bukan isi ketupat melainkan berisi beberapa peralatan sekolah seperti penghapus ,tempat lorotan pensil ,permen dan berisi uang yang nantinya akan di rebut oleh 343 para siswa siswi dengan menggunakan baju adat Jawa kuno usai di tandu dibawa keliling dan digelar prosesi untuk di berikan kepada sesepuh untuk di doakan.
Selaku kepala sekolah UPT SDN Randusari Yuli winanti MPD mengatakan ,” Ini adalah kirab ketupat dengan rangkaianya setelah di doakan gunungan ketupat diarak kejalan dengan ditandu para puluhan siswa yang mengikuti.
” Seluruh wali murid mengumpulkan ketupat kosong tanpa isi dan nanti diisi oleh sekolah yang nantinya di isi bukan ketupat melainkan alat alat sekolah seperti penghapus dengan filosofi menghapus kesalahan ,lorotan untuk mempertajam batin dan ada beberapa uang dengan berbagai sodakoh,” kata Yuli.
” Dan selanjutnya ditaruh ditatah seperti gunungan dan nanti ditandu oleh anak anak anak berkeliling dan selanjutkan diberikan simbolis kepada orang yang dituakan lalu gunungan ketupat itu diperebutkan oleh anak anak sendiri ,” tutupnya.( mjb)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar