Tangkal Hacker, Disdukcapil se-Jabar Perketat Keamanan Data Kependudukan via Standar ISO
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 6
- print Cetak

CIMAHI, RI– Ancaman peretasan data di pasar gelap global menjadi alarm serius bagi pengelola data kependudukan. Merespons hal tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) se-Jawa Barat berkumpul di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi.
untuk memperkuat benteng pertahanan informasi.
Dalam rapat koordinasi tersebut, ditekankan bahwa integrasi data kependudukan merupakan pedang bermata dua. Di satu sisi memudahkan layanan, namun di sisi lain rawan kebocoran jika sistem keamanan siber tidak mumpuni. Sebagai langkah konkret, dilakukan penyerahan Sertifikat SNI ISO/IEC 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyatakan bahwa penguatan enkripsi dan mekanisme autentikasi adalah harga mati sebelum integrasi data dilakukan secara luas. “Data ini sangat sensitif. Kita punya modal e-KTP yang kuat, tapi tantangannya adalah bagaimana mengintegrasikannya tanpa memberi celah bagi peretas,” tegas Adhitia R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar