Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Kota Probolinggo Terima Audiensi GP Ansor, Bahas BOSDA dan Kesejahteraan Guru Ngaji

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 42
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo menggelar audiensi bersama Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Probolinggo di Ruang Kerja Komisi III DPRD, membahas sejumlah persoalan krusial di dunia pendidikan, khususnya terkait dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) serta kesejahteraan guru honorer dan guru ngaji. Rabu (06/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo, Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, para ketua komisi yakni Komisi I, II, dan III, Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo Salamul Huda, SH, serta jajaran anggota Ansor.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Probolinggo Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani menyampaikan apresiasi atas kehadiran GP Ansor dalam forum audiensi tersebut. Ia menyebut pertemuan ini sebagai bentuk tabayun atau klarifikasi bersama terkait isu-isu yang berkembang di masyarakat, terutama mengenai BOSDA dan honor guru ngaji.

“Terima kasih kami sampaikan kepada sahabat-sahabat Ansor yang telah hadir untuk melakukan tabayun. Alhamdulillah dalam pertemuan ini kita mencapai kesepakatan bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa DPRD bersama pimpinan dan para ketua komisi berkomitmen untuk mengawal kebijakan BOSDA dalam pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2026 serta APBD 2027. Selain itu, DPRD juga akan mendorong peningkatan kesejahteraan guru ngaji, khususnya di lembaga pendidikan seperti RA, MTs, dan MI.

“Kami sepakat untuk mengupayakan pengembalian honor guru ngaji menjadi Rp500 ribu. Ini akan kami perjuangkan dalam pembahasan anggaran ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat sejumlah temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di antaranya ketidaksesuaian penerima bantuan, seperti guru dengan jumlah murid kurang dari 10 tetap menerima bantuan, serta adanya penerima yang mendapatkan bantuan berulang setiap tahun. Hal ini juga sempat menjadi perhatian dalam audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait adanya informasi nominal bantuan sebesar Rp300 ribu hingga Rp800 ribu yang telah diterima sebagian guru ngaji, pihak DPRD mengaku belum menerima laporan resmi dan akan melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Kami juga sudah konfirmasi ke Dinas Pendidikan, tidak ada SK yang menyatakan pengangkatan guru hingga lima tahun seperti yang beredar. Saat ini sebagian besar guru sudah masuk dalam skema PPPK dan memiliki SK dari wali kota serta terdata dalam Dapodik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, SH, dalam penyampaiannya menyoroti sejumlah isu yang menjadi perhatian organisasi, termasuk penghapusan total anggaran BOSDA pada 2026 serta penurunan anggaran honor guru ngaji dari Rp6 miliar menjadi Rp4 miliar.

“Kami mempertanyakan kebijakan tersebut, termasuk penurunan honor guru ngaji dari Rp500 ribu menjadi Rp250 ribu. Kami meminta DPRD memperjuangkan hak-hak guru swasta dan guru ngaji di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Ia juga menyinggung perubahan aturan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 35 Tahun 2025 yang merupakan perubahan kedua atas Perwali Nomor 18 Tahun 2024 tentang petunjuk teknis pemberian BOSDA. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa tambahan penghasilan bagi tenaga pendidik swasta diberikan setelah masa kerja minimal lima tahun, berbeda dengan aturan sebelumnya yang hanya dua tahun.

“Perubahan dari dua tahun menjadi lima tahun ini sangat memberatkan. Ini yang kami sampaikan dalam audiensi,” tegasnya.

Salamul Huda menambahkan bahwa hasil audiensi menunjukkan adanya kesepakatan DPRD untuk memperjuangkan kembali anggaran BOSDA dan peningkatan kesejahteraan guru ngaji pada tahun anggaran 2027. Namun, ia juga menyayangkan tidak diindahkannya rekomendasi DPRD sebelumnya oleh pemerintah kota terkait besaran honor guru ngaji.

“Harapan kami, pemerintah kota bisa lebih bijak. Jika gaji RT dan RW bisa mencapai Rp1 juta, seharusnya kesejahteraan guru ngaji dan lembaga pendidikan swasta juga menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa GP Ansor akan terus mengawal kebijakan tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi lanjutan sebagai bentuk perjuangan aspirasi masyarakat.

Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal sinergi antara DPRD dan elemen masyarakat dalam memperjuangkan kebijakan pendidikan yang lebih adil dan berpihak pada tenaga pendidik, khususnya guru honorer dan guru ngaji di Kota Probolinggo.(Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Sumenep Menerima Kunjungan Tim Itwasda Polda Jatim Dalam Rangka Wasops Lilin Semeru 2021

    Polres Sumenep Menerima Kunjungan Tim Itwasda Polda Jatim Dalam Rangka Wasops Lilin Semeru 2021

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 339
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Polres Sumenep menerima Kunjungan Tim Itwasda Polda Jatim Dalam Rangka Wasops Lilin Semeru 2021.Tenpat Aula Sutanto Polres Sumenep Jl Urip Sumoharjo No.35 Desa Kolor Kec Kota Kab Sumenep Madura Jawa Jatim. Senin 27 Desember 2021. Pukul 08.45. Wib. Kasubag humas Polres  Sumenep menjelaskan  AKP Widiarti S. SH. menjeskan kegiatan Wakapolres Sumenep Kompol […]

  • Kapolres Jombang Berhasil Meringkus Pengedar Narkoba

    Kapolres Jombang Berhasil Meringkus Pengedar Narkoba

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 337
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Pada hari Selasa (3/11/2020) pukul 10.00 WIB, Kapolres mengadakan  Konferensi Pers yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang Agung Setyo Nugroho, S.IK didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mochamad Mukid, SH dan AKP Hariyono Kabag Humas Polres Jombang. Dalam Konfenrensi Pers tersebut menjelaskan dari kasus tersebut sejumlah barang bukti berupa Sabu 16,39 gram, pipet kaca […]

  • Wujudkan Pelajar Tertib & Disiplin Pos Ramil Mojoanyar Bareng Polsek Tertibkan Knalpot Brong Di Lingkungan Sekolah

    Wujudkan Pelajar Tertib & Disiplin Pos Ramil Mojoanyar Bareng Polsek Tertibkan Knalpot Brong Di Lingkungan Sekolah

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 353
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Sebagai langkah dan upaya pembinaan terhadap generasi muda salahsatunya memberikan edukasi tentang tata tertib berlalulintas dikalangan pelajar. Hal ini dilakukan oleh Pos Koramil Mojoanyar bersama Polsek Mojoanyar menggelar razia dan penertiban knalpot brong di lingkungan sekolah yakni SMKN 1 Mojoanyar, Dusun Wonoayu dan SMPN 2 Mojoanyar, Dusun Damarsi Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, […]

  • Cimahi Raih Predikat UHC Pratama: Bukti Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat

    Cimahi Raih Predikat UHC Pratama: Bukti Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    CIMAHI,RI- Pemerintah Kota Cimahi kembali meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Pratama. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, pada ajang UHC Awards 2026 yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Selasa. (27/1/2026) Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, dan dihadiri Kepala BPJS Kesehatan […]

  • Warung Lare Oseng Kang Hari, Dengan Menu Favorit Nasi Goreng Sakaratulmaut

    Warung Lare Oseng Kang Hari, Dengan Menu Favorit Nasi Goreng Sakaratulmaut

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 657
    • 0Komentar

    BANYUWANGI – RI, Banyuwangi merupakan salah satu Kabupaten yang terkenal dengan kulinernya. Tak ayal jika jika orang bepergian ke Banyuwangi, salah satu yang dinantikan adalah wisata kulinernya. Di Banyuwangi ada namanya Tempat Makan atau Warung yang namanya “Warung Lare Oseng Kang Hari” yang bertempat di Jalan Kapten Ilyas 200 meter barat Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi. […]

  • 1 Warga Hari Ini Dinyatakan Positif Covid-19 Dan 1 PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19 Di Kabupaten Pasuruan, Meninggal Dunia Hari Ini

    1 Warga Hari Ini Dinyatakan Positif Covid-19 Dan 1 PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19 Di Kabupaten Pasuruan, Meninggal Dunia Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya menerangkan bahwa PDP yang meninggal dunia adalah seorang perempuan (50) dari Kecamatan Sukorejo. Diterangkan warga tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan dari Daerah pandemic atau kontak erat Pasien yang terkonfirmasi Covid-19. Melainkan adalah warga yang datang ke RSUD Bangil pada Jumat […]

expand_less