Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Kota Probolinggo Terima Audiensi GP Ansor, Bahas BOSDA dan Kesejahteraan Guru Ngaji

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 129
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo menggelar audiensi bersama Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Probolinggo di Ruang Kerja Komisi III DPRD, membahas sejumlah persoalan krusial di dunia pendidikan, khususnya terkait dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) serta kesejahteraan guru honorer dan guru ngaji. Rabu (06/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo, Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, para ketua komisi yakni Komisi I, II, dan III, Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo Salamul Huda, SH, serta jajaran anggota Ansor.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Probolinggo Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani menyampaikan apresiasi atas kehadiran GP Ansor dalam forum audiensi tersebut. Ia menyebut pertemuan ini sebagai bentuk tabayun atau klarifikasi bersama terkait isu-isu yang berkembang di masyarakat, terutama mengenai BOSDA dan honor guru ngaji.

“Terima kasih kami sampaikan kepada sahabat-sahabat Ansor yang telah hadir untuk melakukan tabayun. Alhamdulillah dalam pertemuan ini kita mencapai kesepakatan bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa DPRD bersama pimpinan dan para ketua komisi berkomitmen untuk mengawal kebijakan BOSDA dalam pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2026 serta APBD 2027. Selain itu, DPRD juga akan mendorong peningkatan kesejahteraan guru ngaji, khususnya di lembaga pendidikan seperti RA, MTs, dan MI.

“Kami sepakat untuk mengupayakan pengembalian honor guru ngaji menjadi Rp500 ribu. Ini akan kami perjuangkan dalam pembahasan anggaran ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat sejumlah temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di antaranya ketidaksesuaian penerima bantuan, seperti guru dengan jumlah murid kurang dari 10 tetap menerima bantuan, serta adanya penerima yang mendapatkan bantuan berulang setiap tahun. Hal ini juga sempat menjadi perhatian dalam audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait adanya informasi nominal bantuan sebesar Rp300 ribu hingga Rp800 ribu yang telah diterima sebagian guru ngaji, pihak DPRD mengaku belum menerima laporan resmi dan akan melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Kami juga sudah konfirmasi ke Dinas Pendidikan, tidak ada SK yang menyatakan pengangkatan guru hingga lima tahun seperti yang beredar. Saat ini sebagian besar guru sudah masuk dalam skema PPPK dan memiliki SK dari wali kota serta terdata dalam Dapodik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, SH, dalam penyampaiannya menyoroti sejumlah isu yang menjadi perhatian organisasi, termasuk penghapusan total anggaran BOSDA pada 2026 serta penurunan anggaran honor guru ngaji dari Rp6 miliar menjadi Rp4 miliar.

“Kami mempertanyakan kebijakan tersebut, termasuk penurunan honor guru ngaji dari Rp500 ribu menjadi Rp250 ribu. Kami meminta DPRD memperjuangkan hak-hak guru swasta dan guru ngaji di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Ia juga menyinggung perubahan aturan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 35 Tahun 2025 yang merupakan perubahan kedua atas Perwali Nomor 18 Tahun 2024 tentang petunjuk teknis pemberian BOSDA. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa tambahan penghasilan bagi tenaga pendidik swasta diberikan setelah masa kerja minimal lima tahun, berbeda dengan aturan sebelumnya yang hanya dua tahun.

“Perubahan dari dua tahun menjadi lima tahun ini sangat memberatkan. Ini yang kami sampaikan dalam audiensi,” tegasnya.

Salamul Huda menambahkan bahwa hasil audiensi menunjukkan adanya kesepakatan DPRD untuk memperjuangkan kembali anggaran BOSDA dan peningkatan kesejahteraan guru ngaji pada tahun anggaran 2027. Namun, ia juga menyayangkan tidak diindahkannya rekomendasi DPRD sebelumnya oleh pemerintah kota terkait besaran honor guru ngaji.

“Harapan kami, pemerintah kota bisa lebih bijak. Jika gaji RT dan RW bisa mencapai Rp1 juta, seharusnya kesejahteraan guru ngaji dan lembaga pendidikan swasta juga menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa GP Ansor akan terus mengawal kebijakan tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi lanjutan sebagai bentuk perjuangan aspirasi masyarakat.

Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal sinergi antara DPRD dan elemen masyarakat dalam memperjuangkan kebijakan pendidikan yang lebih adil dan berpihak pada tenaga pendidik, khususnya guru honorer dan guru ngaji di Kota Probolinggo.(Suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Pemerintah Pusat, Bupati Vandiko Siapkan Samosir Jadi Sentra Bawang Putih Nasional

    Gandeng Pemerintah Pusat, Bupati Vandiko Siapkan Samosir Jadi Sentra Bawang Putih Nasional

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    SAMOSIR, RI –  Pemerintah Kabupaten Samosir optimis menjadi sentra bawang putih. Upaya itu ditandai dengan kunjungan lapangan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama tim Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, BRIN serta Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II ke Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Kabupaten Samosir, Selasa (5/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk […]

  • Sat Reskrim Polres Sumenep Berantas Perjudian Online Togel

    Sat Reskrim Polres Sumenep Berantas Perjudian Online Togel

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 365
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Sat Reskrim Unit Resmob Polres Sumenep yang di Pimpin Kanit Resmob Ipda Sirat, S.H., telah mengamankan 2 orang Pelaku Perjudian (Judi Togel) di Kecamatan Pasosongan Kabupaten Sumenep Madura  Jawa Timur, Sabtu 20 Agustus 2022. Bandar Judi Online  bernama Royhanun Najib bin Sabik beralamat Dusun Tegal Barat Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep dan […]

  • Sumenep Launching Satgas Perlindungan Perempuan Dan Anak

    Sumenep Launching Satgas Perlindungan Perempuan Dan Anak

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 354
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama dengan Polres Sumenep meresmikan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) peresmian tersebut digelar di Ruang Aula Sutanto Polres Sumenep Jalan Urip Sumoharjo No. 35 Desa Pabian Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.  Madura Jawa Timur, Selasa (09/08/2022). Dengan jumlah penduduk penduduk 1.124.436 jiwa, Kabupaten Sumenep berkomitmen menciptakan situasi yang […]

  • Penetapan Cagar Budaya Bangunan Bersejarah

    Penetapan Cagar Budaya Bangunan Bersejarah

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    CIMAHI,RI- Pemerintah Kota Cimahi kembali mengesahkan bangunan bersejarah sebagai bagian dari cagar budaya. Ketiga situs bersejarah yang kini dilindungi undang-undang ialah Rumah Kebon Kopi atau Gedung Anom, SMP Negeri 1 Cimahi (bekas Hollandsche Inlandsche School), dan Rumah Dinas Wadan Pusdikhub (Officier Woning). Seremonial penetapan bangunan Abbatoir Cimahi sebagai Cagar Budaya Kota Cimahi dilaksanakan di Rumah […]

  • PROGRAM PENINGKATAN SDM PETANI TEBU JAWA TIMUR MELALUI KEGIATAN PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN TEBU DI PUSAT PENELITIAN PERKEBUNAN GULA INDONESIA (P3GI) PASURUAN

    PROGRAM PENINGKATAN SDM PETANI TEBU JAWA TIMUR MELALUI KEGIATAN PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN TEBU DI PUSAT PENELITIAN PERKEBUNAN GULA INDONESIA (P3GI) PASURUAN

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 461
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Provinsi Jawa Timur memegang peran penting dalam pergulaan nasional. Dalam kurun 10 tahun terakhir (2011 – 2020), rata – rata areal tebu seluas 194.336 ha atau 44,13 % dibanding areal secara Nasional 440.405 ha, sedangkan rata – rata produksi gula sebesar 1.113.757 ton atau 47,78 % dibanding produksi secara Nasional 2.330.963 ton. […]

  • Polres Kubu Raya Intensifkan Pengawasan Sawmill, Legalitas Pengolahan Kayu di Sungai Ambawang Diselidiki

    Polres Kubu Raya Intensifkan Pengawasan Sawmill, Legalitas Pengolahan Kayu di Sungai Ambawang Diselidiki

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Dalam rangka mencegah dan menindak berbagai potensi pelanggaran hukum, Polres Kubu Raya terus mengintensifkan patroli dan pengawasan di wilayah hukumnya. Salah satunya melalui patroli skala besar yang dilakukan Tim Jatanras Satreskrim Polres Kubu Raya bersama personel Polsek Sungai Ambawang dengan menyasar sebuah lokasi pengolahan kayu (sawmill) di Dusun Pancaroba, Desa Pancaroba, […]

expand_less